
selepas rapat Arya langsung menghampiri papa nya ,di perusahaan yang masih aktif di pegang papanya itu.
"ada apa nak?"
"pa ayolah ikut denganku ke tempat pak Gunawan"pinta Arya seperti anak kecil
"memangnya ada penting apa ?"
"pa tolong nikahkan kami sekarang"
"kau kira pernikahan itu seperti beli cendol dawet haa"
"ayolah pa kalau tidak,nikahkan kami secara siri dulu"
pak amar langsung menyoyor kepala anakny
"tahan dulu nafsumu,papa akan memindahkan tata ke kantor sini saja.kau ini seperti harimau yang kelaparan"
"kalau tidak di nikahkan secepatnya aku akan melakukan nya sekarang dengan tata.kami sama2 saling mencintai tidak bisa menunggu lagi"
"orang gila saja juga tahu kalau kau menikah berdasarkan cinta,tetapi tidak separah dirimu ini yang semuanya harus di percepat."
akhirnya setelah berdebat panjang lebar dan pak amar mengalah untuk memenuhi keinginan anaknya.dan mereka akhirnya menuju kerumah pak Gunawan,
pak Gunawan sudah pensiun dan perusahaan nya di teruskan oleh Anggoro dan arthur.jadi pak Gunawan selalu berada di rumah.
sesampainya di rumah keluarga Handoyo kala itu sudah menunjukkan pukul 15;00
"ada apa bang amar mendadak kesini tidak menghubungi kami dahulu?"ucap pak amar seraya menggendong cucu nya(anak dari Anggoro)
__ADS_1
"to the points saja gun,aku sudah pusing mendengar rengekan Arya yang slalu minta di percepat pernikahan nya.bagaimana jika Minggu depan kita gelar acara mereka."
"pa,besok pa bukan Minggu depan"protes Arya
"diam.kalau kau tidak setuju minggu depan, tata akan kunikah kan dengan Kevin"ucap sang papa
Arya pun melirik kevin yang sedang menawan tawa..
"diam kau"ucap Arya melihat kearah kevin
"hahaha..nak Arya kenapa terburu buru sekali, bagaimana semuanya bisa selesai selama seminggu bang?"ucap pak Gunawan yang meletakan cucunya ke dalam stroller dan di bawah oleh baby sitter nya itu
"semuanya biar aku yang urus lah gun,ini dia mengancam akan membawa kabur tata jika tidak di nikahkan segera"
"hahah baiklah bang,aku percaya kan semuanya kepada pihak bang amar.seminggu ini akan sangat sibuk nak Arya, jadi tolong beri tata cuti untuk mengurus semuanya ya"
"sehari tidak bertemu putri om ,saya bisa gila apalagi seminggu"
.
"tahan lah seminggu dulu setelah itu anakku adalah milikmu seutuhnya ,oke"
akhirnya hari ini adalah hari terakhir Arya menginjakan kakinya dirumah calon mertuanya..
semuanya sangat sibuk,undangan harus di cetak secepat kilat,semuanya mempunyai tugas masing2 begitupun juga tata yang merasa sangat kelelahan menghadapi waktu yang hanya satu Minggu ini.
Dan hari itu tiba,dimana Arya yang sangat terlihat tampan dengan setelan jas putih selalu tersenyum dengan memperlihatkan lesung pipi nya itu.
pak Gunawan sendiri yang akan menikahkan anaknya..
__ADS_1
kini pak Gunawan berhadapan dengan Arya atmadjaya anak dari sahabatnya itu .
sah..
sah..
sah...
sah..
teriakan demi teriakan terdengar riuh hingga membuat keadaan ballroom hotel bintang 5 ini tampak meriah..
setelah sah menjadi suami istri..
tata memasuki tempat pernikahan nya dan menuju lelaki yang kini menjadi suaminya..
arya merasa tak sabar menunggu tata berjalan kemari,hingga Arya bersiap untuk menjemputnya langsung dan mendapat tarikan oleh papa nya..
"sabar....jangan bikin malu"ucap sang papa
.
.
.
. jangan lupa
like
__ADS_1
coment
dan vote