Boss Tampan Ku

Boss Tampan Ku
Diana terjebak di lift


__ADS_3

Tata seketika berlari keluar mengikuti teman2nya


Disaat tsta sampai di depan pintu lift,Arya dan Kevin berlarian


dan ternyata yang terjebak di dalam lift adalah Diana


brak..brak Arya memukul2 lift tanda frustasi


"jangan diam saja cepat kalian lakukan sesuatu "teriak Arya pada kerumunan karyawan nyA


"Dek,sabar ya tunggu sebentar"


mendengar Arya memanggil Diana dengan sebutan adek,membuat mata semua karyawan terbelalak hampir tak percaya bahwa sesungguhnya Diana dan bos nya adalah saudara


tata yang melihat Arya frustasi ,dia pun ikut bersedih


bagaimana juga Diana adalah sahabat nya.


Diana hanya diam mematung menyaksikan pemandangan didepan nya ini.


seorang CEO angkuh yang sangat menyebalkan tertunduk lemas meratapi nasib adiknya


setelah hampir 1jam pintu lift terbuka tetapi Diana sudah pingsan


Arya segera mengendong adiknya menuju ke parkiran mobil


tata mengikuti langkah Arya hingga dia mengatakan


"pak bolehkah saya ikut dengan anda"tata seraya menunduk..dan Arya menatapnya sebelum masuk mobil.


"masuklah"


ucap Arya singkat

__ADS_1


"Di,maafin gw."hanya itu kata yang terlintas di bibir tata


selama perjalanan tata menangis


~UGD


tata mendekati kursi Arya


sambil menunggu dokter memeriksa Diana


tata mengutarakan permintaan maaf nya


"pak maafkan saya"pinta Diana memelas


Arya yang sedari tadi memejamkan matanya , Sekarang membuka mata serta menoleh kearah tata


"ini bukan salahmu, berhenti lah menangis "ucap Arya


Arya menceritakan semua alasan Diana kenapa merahasiakan identitas nya selama ini.


Diana hanya ingin mencari teman yang benar2 tulus tanpa mengetahui embel2 nama atmadjaya.


tak lama kemudian dokter keluar ruangan


"bagaimana dok"tanya Arya tergesa2


"keadaan pasien tidak ada yang serius,hanya saja keadaan nya saat ini lemas di karenakan kekurangan oksigen.saya akan memindahkan pasien keruang perawatan"penjelasan dokter seakan diterima oleh Arya


"Diana sudah baik2 saja ta,kau boleh pulang"perintah arya


"pak, bolehkah saya menemani Diana hingga dia siuman?"tanya tata memelas


"ini diluar kantor,jangan terlalu formal.kalay begitu tolong jaga diana.aku akan mengurus administrasi".

__ADS_1


semua keluarga atmadjaya sudah berkumpul


pak amar,ibu jeng dan nenek Sahila beserta Arya dan Kevin sedang menunggu Diana siuman


"nak,sudah sore apa kau tidsk pulang beristirahat?sudah dari pagi kau disini?ucap nenek terhadap tata


.


"gpp nek,setelah Diana siuman nanti,tata akan segera pulang"ucap tata lembut


sedari tadi Arya hanya bersandar pada tembok dan menghadap ke arah tata


"aku dimana"ucap Diana siuman


"nak,ini mama kau dirumah sakit sayang"ucap mama sambil terisak


"ma,Diana takut ma..hikz..hikz.."ucap Diana saat mengingat kejadian tadi pagi


.


"sudahlah nak,papa dan mama akan menjaga mu.kau tenang saja ya"ucap papa nya mendekati putri nya itu


disaat Diana sudah tenang..Diana melihat tata ada di ruangan ini


"ta,Lo ada disini juga?"tanya Diana dengan Suara lemah.


tata masih diam karna sedari tadi air matanya ingin menetes.melihat sahabat nya siuman,tata slalu mengucap syukur


"ta..kita masih sahabatan kan?"tanya Diana kembali dengan meneteskan air mata


papa dan mama nya yang duduk di samping Diana ,seakan menjauh dan memberi kan ruang khusus untuk tata bisa maju mendekat


"dasar bodoh,kenapa kau menanyakan nya haaa"ucap tata sambil merentangkan tangan nya memeluk Diana .

__ADS_1


keduanya menangis


__ADS_2