
Diana ,Arya dan Kevin berdiri mengejar tata
Diana mencari tata yang ternyata ada di parkiran mobil duduk jongkok di bawah
setelah melihat sahabatnya datang,tata langsung berdiri sambil memeluk sahabatnya itu
"Di,apa sih salah gw."hanya itu kata yang keluar di mulut tata sebelum akhirnya dia pingsan
"ta..tata .bangun ta,,kak bantuin dong bawa ke mobil"
ujar Diana bingung melihat sahabatnya dan memanggil kakak nya
"menyusahkan saja gadis ini"gerutu Arya
Diana memangku kepala tata di jok belakang
Kevin ada di balik kemudi dan Arya di samping Kevin
"kak,bawa kerumah nya aja kak langsung "
perintah Diana
"kenapa GK kerumah sakit aja "bantah Arya
"udah lah kak bawel"
"temen lu itu rapuh banget sih,ditinggal nikah aja udah keok"ucap Arya sambil mendengus kesal
"kakak itu tau apa sih tentang cinta,tata ini kalau sudah cinta itu setulus hati kak,emang kak Thania..upszss ..sory kak"ucap Diana keceplosan
Arya diam
Kevin pun tau apa yang di pikirkan tuan nya
__ADS_1
pasti kenangan pahitnya yang dulu
"bener ini dek rumahnya?lumayan gede trs kenapa dia kerjA di perusahaan kita?apa dia mata2"curiga Arya
dari belakang tangan Diana udah menepuk pundak Arya
"jangan gila kak,sampai saat ini saja tata gak tau siapa aku,dia kerja di perusahaan kita krna PGN mandiri dan bidang perusahaan papi nya gak cocok dengan dia"
Kevin turun mengetok pintu ruMah dan mbok Jumi yang membukakan pintu
setelah dirasa smuanya sudah siap
akhirnya tata di gotong Arya untuk di tidurkan di ruang tamu
ternyata papi dan mami nya datang
dan kaget sambil menangis melihat anaknya pingsan seperti ini
."apa yang terjadi Diana?"
"anu Tante,lebih baik biar tata nanti yang menjelaskan.diana takut salah bicara tan"
ucap Diana gugup
"jangan bilang ini ada hubungan nya dengan Hary"tanya papi tata dengan intonasi seperti ingin menerkam mangsa nya
"iya om"jawab Diana terbata-bata
"Anggoro kamu segera pulang telpon juga Arthur untuk pulang,sudah jangan banyak tanya"
seperti ini lah ucapan papi
tak lama dari itu tata sadar dan kepalanya pusing
__ADS_1
setelah melihat sekeliling dia menemukan sosok maminya dan langsung memeluk maminya
"mi,,hiks..hiks.."hanya itu yang bisa kluar dari mulut tata dan tak lama pula tata kembali pingsan
"maaf om saya mau permisi kembali ke kantor dulu"ucap Diana
"jangn dulu kalian kembali,sebelum tata siuman,karna om ingin tahu dengan jelas detail masalah nya"
nada bicara om nya tegas
Arya dan Kevin saling pandang
hingga Diana pun ikut memandang keduanya sambil mengangkat bahunya tanda tak mengerti
tok..tok..tok..
setelah mbok Juni membuka pintu terlihat Hary masuk rumah dengan wajah yang takut.
"assalamualaikum om..Tante"
ucap Hary sopan
"masih berani kamu menginjakan kakimu dirumahku setelah apa yang sudah kau perbuat terhadap putri kesayangan ku haaaa"ucap papi sambil mencengkeram kerah baju Hary
"Pi,,lepasin"
ucap tata lemah setelah mengetahui ada keributan
smuanya telah berkumpul di ruang keluarga,Anggoro dan Arthur juga
lebih parahnya lagi Kevin dan Arya ikut terlibat dalam kasus ini
jangan lupa vote ya guys
__ADS_1
maaf jika ada salah typo