
"sayang,kamu gak papa?"tanya mami terhadap tata sambil mengelus rambut panjang anaknya
"mami harus lihat tadi mi,bagaimana sikap tegas anak kesayangan mami ini"ucap Anggoro merangkul bahu adiknya.sang papi hanya memperhatikan raut muka anak perempuan Nya itu.
"sini nak,papi mau bicara"ucap papi
mereka semua duduk di kursi ruang tamu,
"bagaimana perasaan hatimu saat ini?"
"tata gak kenapa-kenapa Pi,lihat tuh mata tata gak ada airnya kok..hehe"ucap tata mencoba mencairkan suasana
"bukan itu maksud papi,apa kamu sudah siap bercerai dengan suamimu?"
deg..
ucapan papinya seakan menghentikan nafasnya sejenak dan langsung menoleh
__ADS_1
"mas..,,,"sang mami sudah mendekati suaminya,dan hanya di jawab oleh tatapan mata oleh suaminya
"Pi,keluarga suami tata lagi terkena musibah.tata gak mau di sangka egois dengan meninggalkan mereka disaat seperti ini Pi"
"lantas kau mau bagaimana?kembali kesana?kau sudah melihat sendiri kan sekarang mereka sedang jadi bahan pembicaraan dan namamu juga di seret.kau sudah di anggap pelakor oleh semua orang"
"Pi,seperti yang sudah aku katakan tadi di depan wartawan.kami akan bercerai jika memang kami yang menginginkan nya"ucap tata beranjak pergi dari duduknya
"walau itu papi sendiri yang memintanya kau juga tak akan mau bercerai?"setelah mendengar itu tata menghentikan langkahnya.
"hanya waktu yang bisa menjawab semuanya Pi"
"apa papi tidak terlalu kejam menyuruh anak sendiri untuk berpisah?"mami mencoba membela tata
"kau hanya tahu tentang rasa kasian terhadap anakmu,tetapi kau tidak memperdulikan harga diri anakmu. tanya pada Anggoro,dia juga pasti akan sependapat dengan keputusan ku"
Anggoro dan istrinya hanya bisa diam mendengar perdebatan orang tuanya..
__ADS_1
walau sebenarnya Anggoro sangat kasian terhadap adiknya tetapi dia juga tidak mau jika papi nya sakit kembali
tata memasuki kamar dengan menangis, meratapi nasib rumah tangga nya.dia melihat ponselnya di atas balas,betapa terkejutnya saat mengetahui jika ada 31panggilan dari suaminya dan 7panggilan dari Diana.saat tata akan menelpon suaminya terdengar bunyi pintu kamar tata yang di buka
ceklek...
"mbak aku boleh masuk gak?"tanya Arthur
"ih kau ini badan sudah masuk masih bertanya,sini ada apa adik ku yang manis"tata paling pintar jika menyembunyikan keadaan hatinya.rthur langsung menghamburkan tubuhnya memeluk tata,
"kak,aku sungguh kasian kepadamu tetapi aku tak bisa melakukan apapun untuk melawan papi"ucap Arthur sesenggukan
"haa,kau ini kenapa?memangnya kau power rangers pakai bahasa melawan segala?hahah sana, dasar cengeng"
"kak,ayolah aku tau betul bagaimana sulitnya hatimu saat ini..walau kau kadang menyebalkan tetapi aku sangat menyayangimu kak"
tata merasa tak kuat lagi mendengar penuturan adiknya,dia pun ikut larut dalam kesedihan..tanpa mereka sadari sudah ada Anggoro sedari tadi diambang pintu mendengar semuanya dengan jelas pembicaraan kedua adiknya.
__ADS_1
sama seperti Arthur,Anggoro pun tak bisa melakukan apa-apa untuk membantu adiknya.anggoro pun pergi meninggalkan kedua adiknya itu.
setelah Arthur pergi dari kamar tata,tata mencoba menghubungi Arya,dan betapa terkejutnya tata mengetahui jika kedua mertuanya sedang mengalami serangan jantung lantaran pemberitaan terhadap keluarganya.