Boss Tampan Ku

Boss Tampan Ku
akting thania


__ADS_3

"Dia adalah teman Diana Pi..mi"ucap tata sengaja memotong perkataan thania.semua orang yang melihatnya hanya kaget dengan perubahan sikap tata..


"aku merindukan mu Pi,"tata langsung memeluk papinya..


"lihatlah bang,dia sudah menikah tapi tetap saja manja seperti ini"


tata bergantian memeluk maminya dan ada sedikit rasa mengganjal yang di rasakan maminya terhadap anakny.


"apa kau baik2 saja nak?"ucap mami sambil memegang pipi anaknya


"tentu mi,aku hanya merasa sangat merindukan kalian"kembali tata memeluk maminya..


"nak Arya maafkan tingkah manja anak kami ya,kau harus bersabar menghadapi sifatnya ini"ucap mami kepada menantunya..


Thania yang merasa di acuhkan kembali mencubit anaknya agar segera menangis lagi..dia sengaja agar semua melihat kearahnya..


tata yang melirik semua gerak gerik Thania pun angkat bicara..

__ADS_1


"mbak,itu anaknya nangis sedari tadi katanya minta jalan2 keluar.kok masih disini aja?"ucap tata dengan lantang


"iya maaf mengganggu kalian ya,memang ini anak saya tidak tahu tempat kalau menangis"ucap Thania


"ya pasti mengganggu mbak,karna sedari tadi mbak nya sendiri yang nyubitin anaknya ."jawaban tata sengaja ingin membuat Thania malu


"maaf saya permisi"ucap Thania dengan wajah merahnya,dalam hati dia sudah menyumpai macam2 wanita itu..


"sayang kau ini kenapa berbicara seperti itu kepada tamu di keluarga mertuamu?"ucap mami nya..


"gakpapa mi,tata cuma pusing GK bisa istirahat denger suara nangis terus dari tadi"


"ya beda mi,anak kandung sama ank tiri"ucap tata nyeplos


"husst anak tiri apa,kamu nikahnya sama nak Arya bukan sama duda tua..hahah"ucap mami dan mendapatkan tawa papinya saja.semuanya seakan bingung untuk mengatasi permasalahan ini.


Disaat orang tua tata berpamitan kepada semuanya,kini tata kembali memeluk mereka dengan erat hingga sang mami menoleh kepada papinya..

__ADS_1


"ada apa sih ta,kok sedari tadi kamu seperti ini?"ucap mami..


"gakpapa mi,love u"ucap mami nya..


akhirnya mereka pergi meninggalkan rumah kediaman atmadjaya.mama jeny menggandeng menantunya untuk masuk kedalam rumah.betala terkejut nya mereka melihat Thania dan anaknya sudah berada di ruang tamu.


"ini sudah malam cepat tidur dan masuk kamar!"perintah pak amar terhadap bekas menantunya itu.


"maaf pa, kebiasaan anak saya harus minta gendong dulu baru bisa tidur,saya sudah capek dari tadi gendong dia.mas Arya tolong gantian gendong anakmu biar dia cepat tidur"ucap Thania memelas pada Arya


"jaga batasanmu!!kau sudah untuk kubiarkan masuk di rumahku lagi dan jangan mengharapkan lebih dari itu"ucap pak amar..


"pa,tidak bisa kah kalian menerima darah daging kalian sendiri,aku hanya ingin meminta gendong anaknya saja bukan minta warisan!"teriak Thania yang frustasi dengan sikap semuanya.


"tutup mulutmu,jangan kasar terhadap papaku"ucap Arya


"sudahlah nak,tolong bawa istri mu keatas dia butuh istirahat"ucap mama jeny.thania pun tak tinggal diam dia langsung memegang tangan tata..

__ADS_1


"mbak tolong ijinkan anak kami mendapatkan kasih sayang ayahnya.kau wanita kan pasti kau tahu bagaimana sedihnya anak usia balita seperti ini yang tidak pernah mendapat kan kasih sayang ayah kandungnya sendiri..hikz..hikz.."sengaja Thania memelas lagi kepada tata karna dirasa tata adalah wanita lemah


__ADS_2