
keluarga besar pak Gunawan tidak ada yang mengetahui tentang kehamilan putrinya selain arthur,karena tata jarang mual jika berada dirumah.bahkan nafsu makan nya meningkat(mungkin ini yang di namakan hamil kebo).
"dek,kamu tambah gendut deh.makan kok rakus amat"tanya Anggoro yang melihat adik perempuan makan dengan porsi yang banyak
"biarin weeekkk"tata hanya menjawab singkat
tata hari ini berjalan-jalan dengan Arthur menggunakan motor,lantaran permintaan tata yang nyidam ingin menikmati suasana sore hari dengan naik motor.
"berhenti,dek ambilin mangga itu dong"ucap tata menghentikan laju motornya tepat didepan sebuah rumah yang ada pohon mangga nya.
"mbak jangan norak deh,kita beli aja di mall"Arthur enggan menurutinya
"ayo dong dek,plis.kakak udah ngiler banget pengen makan itu buahnya langsung dari pohon"tata merengek kepada sang adik.dengan berat hati akhirnya Arthur menuruti kakaknya untuk berbicara kepada satpam meminta izin untuk mengambil buah mangga.
pak satpam pun tak langsung mengiyakan lantaran ini pohon mangga kesayangan pemilik rumah ini.
Arthur akhirnya mengatakan jika ini semua demi kakaknya yang sedang hamil,dan pak satpam pun masuk kedalam rumah untuk meminta izin pada majikannya,pak satpam memberanikan diri masuk kedalam rumah yang sebenarnya sedang ada tamu hanya demi keinginan wanita hamil ini.
"maaf Bu Ranti,diluar ada seorang ibu hamil muda ingin meminta buah mangga lantaran sedang ngidam ingin memetiknya langsung"ucap pak satpam
__ADS_1
"kenapa harus meminta buah mangga saya?apa itu hanya alasan nya saja?"ucap majikannya itu mengerutkan kening
"tidak Bu Ranti,karena dari penampilannya nampak seperti orang berkecukupan,tetapi mereka datang menggunakan motor"
akhirnya Bu Ranti mengijinkan meminta buah mangga miliknya tetapi hanya satu buah saja.
akhirnya Arthur memanjatkan untuk kakaknya,dan tata begitu antusias melihat buah mangga yang sangat banyak ini.
"itu itu yang atas dek..jangan yang itu bentuknya bulat gak suka.yang atas lagi itu sebelah kiri"teriak tata senang.
"aduh mbak,lagi hamil masih saja menyusahkan.jadinya yang mana"Arthur berteriak.
deg...
"tata"ucap mereka berbarengan
ternyata Bu Ranti adalah sepupu dari ibu jeny yang baru pindah dari Samarinda.
,ibu jeny,nenek,Diana dan si kembar semuanya sedang menatap kearah tata yang antusias mengoceh sambil loncat-loncat .
__ADS_1
"aduh neng,kalau lagi hamil jangan loncat-loncat*ucap pak satpam memegang lengan tata.
"ini..makan tuh sama kulit-kulitnya juga"Arthur dengan marah menyerahkan kepada tata.tata hanya memegang buah mangga ini dan mengelus-eluskan pada bagian perutnya sambil tersenyum.
"ni udah"tata menyodorkan kembali buah mangga kepada Arthur
"makan!!!gak menghargai banget perjuangan gw.liat tuh merah semua di gigit semut "Arthur cemberut
"aduh. aduh..si om Arthur jangan mayah-mayah kan demi ponakan tersayang..muach.."tata mencium pipi Arthur.
betapa terkejutnya tata, Arthur dan pak satpam itu setelah mereka berbalik badan mengetahui jika semua orang sedang menatap nya
"maaf Bu Ranti,ini orangnya yang berisik"ucap Pak satpam menunjuk tata.
.
.
jangan lupa bayar aku dengan vote kalian ya guys
__ADS_1
mampir juga di karya ku yang lain nya