Boss Tampan Ku

Boss Tampan Ku
keputusan berpisah?


__ADS_3

Seperti biasa,tata pagi ini akan kerumah sakit menemui mertuanya.setelah sarapan,Anna berpamitan kepada semuanya.


"sampai kapan kau akan menjadi baby sitter mereka"ucapan pak Gunawan sontak menghentikan langkah tata.


"Pi,plis jangan mulai lagi"ucap tata segera pergi meninggalkan rumahnya.


tata sudah tiba di rumah sakit tempat mertuanya di rawat,tetapi sesampainya di ruangan itu sudah ada Thania dan beberapa rekan bisnis papa mertuanya.


"assalamualaikum"ucap tata


"oh jadi dia menantu yang selalu kau banggakan?cantik-cantik tetapi pelakor"ucap salah satu teman mertuanya


"jangan libatkan dia,dia tidak tahu apa-apa"


ucap ibu jeny membela menantunya


"jadi bagaiman?kau akan tetap membela dia dan melihat perusahaan mu hancur?"ancam salah seorang lelaki berjas rapi itu


"apa susahnya kau nikahkan kembali Arya dan Thania setelah itu kasih wanita ini sejumlah uang.itu sudah lebih dari cukup untuk menghapus nama buruk kalian di mata investor yang lain"seorang wanita cantik berpakaian elegant dengan rambut di sanggul seolah mengejek tata

__ADS_1


"nanti akan ku pikirkan lagi,sekarang kalian boleh pergi.aku ingin berbicara dengan menantuku"ucap pak amar


semuanya pun pergi,dan Thania masih tertinggal disini,


"kenapa kau tak pergi ?"ucap sang nenek yang berada disana juga


"kan aku juga menantu keluarga atmadjaya nek"ucap Thania santai dengan menyilangkan tangan di dada


"sudah jangan mulai berdebat,kau pulanglah dulu.nanti kami akan menghubungimu lagi"ucap pak amar pasrah dan Thania pun pergi meninggalkan ruangan ini dengan menyenggol bahu tata.


"awww"ucap tata


"nak,telfon Arya suruh kemari,dia sedang berada di kantin"ucap ibu jeny.


"baik pa"


Tak berapa lama Arya pun segera masuk keruangan orang tuanya,.setelah semuanya berkumpul,pak amar menjelaskan perihal kedatangan Thania beserta para pemegang saham terbesar di perusahaan nya.pak amar ingin terus mempertahankan pernikahan anaknya walau efek dari ini semua adalah kebangkrutan pada bisnis yang sudah di gelutinya puluhan tahun.ibu jeny dan nenek hanya bisa menangis,begitu pun dengan tata.disini yang paling bimbang adalah Arya,disisi lain dia sangat mencintai istrinya,tetapi disisi lain juga dia tak mungkin egois membiarkan orang tua dan ketiga adiknya hidup tak berkecukupan.thania sungguh licik,dengan modal nama besarnya mantan model internasional dia bisa mengambil hati para pemegang saham di atmadjaya group untuk membantunya melawan keluarga pak amar.hingga pilihan terburuk adalah menikahkan kembali Arya dan Thania maka mereka tak akan menarik sahamnya.atau tetap bertahan dengan tata tetapi semua orang akan menarik saham dan bisa dikatakan pak amar akan bangkrut.


"pa,tata ikhlas jika memang pernikahan kami harus di sudahi sampai disini..hikz..hikz..tata gak mau pa dengan keegoisan kami mengakibatkan perusahaan papa bangkrut ataupun kesehatan papi memburuk"Arya memeluk istrinya sambil menangis,ibu jeny pun turun dari ranjangnya dan menghampiri menantunya

__ADS_1


"kau sungguh berhati mulia nak,maafkan ketidakberdayaan kami..hu..hu..hu"Isak tangis ibu jeny menambah keadaan semakin mencengkam,Diana dan sikembar yang baru tiba pun masih bingung dengan apa yang terjadi di ruangan ini.


"baiklah pa,Arya pun sependapat dengan tata.arya adalah seorang kakak dan tidak mungkin saya membiarkan adik-adik saya hidup tak berkecukupan.arya rela bercerai dengan tata"Arya menghadap tembok menyembunyikan kesedihannya.


Diana dan sikembar pun diberitahu tentang kejadian yang terjadi barusan oleh sang nenek.


"dasar manusia ular,tak puas dia sudah menyakiti keluarga kami"Diana mulai kesal


"biar aku aja ma yang kasih dia pelajaran"Shania ingin pergi namun ditahan oleh pak amar.


"sekarang waktunya berfikir jernih nak,bukan mementingkan emosi.diamlah sebentar biar kakakmu yang mengambil keputusan"


.


.


jangan lupa bayar aku dengan vote kalian ya guys


mampir juga di karya ku yang lain nya

__ADS_1


__ADS_2