
"Ini adalah kisah gadis yang bernama Anjelina liffia Novalita yang berusia sembilan belas tahun."!!
Seperti nya kalau gak salah kemarin Anjel pulang ke rumah orang tua nya." Tapi orang-orang lihat anjel membawa anak kecil? Ha... Ha... Ha,, ya benar gadis baru berumur sembilan belas tahun sudah hamil di luar nikah."
"Seandai nya dulu aku tahu kalau anjel itu wanita murahan aku akan ajak dia tidur dengan ku. Lihat deh itu payu darah nya sangat besar sekali? Seperti nya payu darah nya anjel sering di remas-remas banyak lelaki deh."
Ya,, kau betul sekali." Kuliah di kota kok jadi seperti itu! Bukan cari ilmu setinggi langit tapi dia malah mendapat kan anak." Orang-orang pada mencibir dan memfitnah anjel yang tidak-tidak." Anjel mendengar kan langsung dari mereka ke Tika ke luar rumah."!!
"Selama 2 tahun anjel kuliah di kota terus kembali ke kampung halaman nya dengan membawa bayi berusia 3 bulan." Itu membuat para tetangga sekitar pada mencibir dan bergosip memandang rendah diri nya wanita murahan sebagai gadis yang melahirkan bayi di luar nikah."
Anjel,, apa kamu dengar orang-orang pada bergosip tentang kamu? Tanya Nita-ibu nya dengan nada kesal." Kamu lho bikin ibu mu malu hah." Jika emang kamu benar menemukan bayi itu di depan Kontrak kamu,, kenapa kamu gak lapor petugas setempat seperti RT/RW di sana."?? Mengapa kamu bawa pulang ke rumah ini."?? Apa mau kamu sih."?? Kamu gak mikir kuliah mu."!!
"Seharusnya kamu itu menyelesaikan kuliah mu dulu." Baru kamu bisa pulang ke rumah." Bukan malah membawa bayi yang tidak tahu siapa orang tua nya." Dan kamu malah memutus kan berhenti kuliah demi bayi ini yang tidak jelas asal usul nya."
Tanya ibu nya yang masih belum puas memarahi anjel." Tidak begitu Bu." Anjel menolak dengan perasaan sedih." Anjel menghapiri ibu nya yang sedang mengendong bayi yang di kasih nama Raffa." Anjel mengambil bayi itu dari gendongan ibu nya Nita."
"Lalu berkata sambil membelai wajah bayi itu dengan tatapan yang penuh dengan kasih sayang yang tulus." Raffa sangat lucu sekali Bu." Aku ingin sekali merawat nya aku sangat menyukai nya kulit nya yang halus putih,, rambut hitam yang tebal dan mata nya seperti boneka mengemas kan sekali Bu."
Biarin aja orang lain berkata aku tidak akan memperdulikan nya."?? Yang penting Raffa bisa selalu bersama ku terus." Ucap anjel lagi sambil menimang bayi itu di gendong nya." Hanya karena bayi yang di temukan nya di depan rumah kontrakan anjel rela di cap wanita murahan oleh orang-orang."
"Gadis yang kuliah di kota tiba-tiba pulang ke kampung halaman nya membawa seorang bayi." Sekarang anjel tidak memperdulikan omongan orang lain tentang diri nya." Aku akan merawat bayi ini walau orang lain menghina nya."
__ADS_1
Anjel,, ini tidak boleh." Teriak ibu Nita yang masih menolak ke inginan putri nya itu." Ibu nya bahkan tidak tersentuh dengan ucapan kata-kata manis putri nya anjel untuk merawat bayi itu." Ibu nya anjel hanya pemilik warung kelontong kecil bukan wiraswasta yang banyak uang nya."
"Ibu tak sanggup menghidupi bayi itu buat biyaya kuliah ibu mu ini masih saja ke sulitan." Kalau kamu tetap saja ingin merawat bayi itu,, rawat saja di rumah kontrakan kamu." Jangan kamu bawa ke rumah ibu."
Beberapa tahun kemudian berlalu kini bayi itu sudah besar dan berusia 4 tahun." Anak itu tumbuh di rumah kontrakan yang sangat sederhana." Di pagi hari Raffa habis mandi dan rambut nya masih sedikit basah."
"Rambut junior hitam tebal di sisir ke samping dan wajah imut nya di penuhi bedak bayi membuat nya terlihat sangat lucu dan menggemaskan." Mama,, Raffa berangkat sekolah sekarang ya."?? Ucap anak itu sambil duduk di kursi."
Ia mandiri memakai sepatu nya sendiri." Sepatu yang pas buat kaki nya yang masih mungil dan tas nya yang di letak kan di atas meja." Raffa tunggu sebentar nak."Anjel yang keluar dari dapur habis memasak keluar dengan terburu-buru."
"Lalu berjalan menuju teras rumah sambil membawa bekal kotak makan." Sini dong,, dimana tas mu nak."? Anjel meraih tas junior yang berada di atas meja." Kemudian memasuk kan bekal makanan yang bergambar kartun super wings ke dalam tas Raffa."
"Nanti kalau sampai hilang anak Mama yang tampan ini tidak bisa masuk rumah dong." Ucap anjel sambil mengelus rambut putra nya tersayang yang sangat halus." Pokok nya mama tenang aja deh." Raffa tidak akan menghilang kan kunci rumah kok."
Anak itu segera berdiri dan Merapi kan seragam sekolah PAUD nya." Dan membuka pintu pagar rumah." Oh ya,, mama." Aku minta tolong Mama jangan panggil aku dengan sebutan Ciku lagi aku kan sudah besar Sekang." Lho,, kok begitu sih."?? Mama suka dengan panggilan Ciku(cinta ku),, Raffa."
"Karena menurut mama Raffa itu memang bayi kecil mungil nya mama." Itu panggilan ke sayang untuk anak itu." Sekarang Raffa malah tidak menyukai panggil itu lagi." Tanpa menghirau kan pertanyaan dari anjel." Raffa pun langsung beranjak pergi." Raffa berangkat sekolah dulu ya mama."?? Dadah mama."
Tangan nya yang masih terlihat mungil melambai pada anjel dan kaki kecil yang imut Raffa berlari ke luar pagar."
Dadah Mama."!!
__ADS_1
Dadah Raffa sayang."!!
"Setiap pagi Raffa selalu di jemput dengan bus sekolah." Ternyata sedari tadi bus itu sudah menunggu Raffa di depan pagar rumah." Tak terasa 5 tahun telah berlalu semenjak ia di usir oleh ibu nya." Dan berhenti kuliah." Melihat putra kecil tersayang tumbuh dengan sehat dan cerdas seperti sekarang ini."
Itu membuat hari-hari nya kuat dan semangat menjalani hidup setiap hari." Setelah melihat putra ke sayang nya berangkat sekolah anjel kemudian masuk ke dalam rumah." Untuk bersiap-siap berangkat kerja."
"Aduh,, seperti nya hari ini aku akan terlambat kerja." Jam berapa ya sekarang sambil memandang jam yang menempel di dinding ya ampun udah jam 8 kurang 5 menit." Habislah aku jika aku terlambat." Anjel segera berlari menuju kamar nya untuk segera memakai pakaian kerja nya."
Aduh,, gawat-gawat deh." Hari ini ada acara sangat penting di kantor." Bos besar akan datang dan memperkenal kan wakil presiden yang baru." Untuk mengganti kan pria buncit yang jelek." Waktu kemarin pernah menjabat sebagai wakil presiden cadangan."
"Semua karyawan wajib datang lebih awal untuk penyambutan acara tersebut." Gumam nya sambil memakai sepatu warna hitam yang berbadan tinggi di depan pintu rumah nya." Tas cangklong kecil yang berisi dompet dan ponsel sudah di cangking nya."!!
Anjel sudah berpakaian rapi dan bersiap berangkat kerja." Mengingat pria jelek yang memiliki perut buncit anjel sangat kesal sekali dan juga marah." Anjel kesal karena beberapa waktu yang lalu pria buncit yang jelek itu hampir saja meleceh kan nya."
"Karena setatus nya yang janda." Untung saja pada waktu itu ada orang yang melihat aksi nya membuat pria buncit jelek itu pergi." Jika tidak ada orang yang lewat waktu itu entah apa yang akan terjadi pada diri nya selanjut nya." Mungkin saja akan berbuat tidak senonoh ke pada nya."
Sampai kapan pun juga anjel tidak akan melupa kan ke jadian pada waktu itu." Anjel memangil taksi di pinggir jalan sambil melambai kan tanggan nya." Taksi... Taksi." Kemudian taksi itu berhenti di hadapan nya." Anjel membukak pintu taksi dan masuk ke dalam mobil itu."
"Pak tolong antar ke kantor NUSANTARA ya."? Baik nona." Mobil pun melaju dengan kencang menuju kantor NUSANTARA sesuai dengan arahan dari anjel." Dua puluh lima menit kemudian taksi sudah sampai di tempat tujuan anjel."
Sebelum turun anjel membayar taksi dulu ke mudian ke luar dan berlari masuk ke dalam gedung kantor." Tanpa sedikit pun memperduli kan orang lain yang berpapasan dengan nya." Pikiran anjel hanya fokus pada pertemuan rapat."
__ADS_1