Bukan Janda Tapi Perawanan

Bukan Janda Tapi Perawanan
Salah masuk ruangan kantor


__ADS_3

"Saat anjel tiba di dalam kantor terlihat banyak orang pada bergerumuh di ruang itu." Orang-orang di sana pada berbisik-bisik kelihatan nya mereka menunggu pengumuman." Apakah orang-orang di sana sedang menyambut wakil CEO yang baru."


Karena penasaran anjel yang tadi nya akan menaiki lift pun berubah pikiran." Anjel pun berbalik badan menghampiri dan berlari menuju kerumunan orang-orang banyak." Tanpa berpikir lagi anjel menyelinap di dalam kerumunan di situ,, anjel mencari ke 3 sahabat nya."


"Anjel mengamati wajah orang di sana melihat kiri dan kanan namun tak menemukan sahabat nya itu." Di mana sahabat-sahabat ku sekarang."? Siapa mereka semua terlihat sangat asing bagi ku."? Aku belum pernah melihat mereka sama sekali."


Di mana sih ke 3 sahabat ku itu."?? Ke 3 nama sahabat anjel itu David, Desti, Diah." Mengapa mereka belum datang juga."? Anjel mencemaskan 3 sahabat nya itu sekaligus rekan kerja di kantor." Khawatir dengan sahabat itu akan terlambat menyambut wakil CEO yang baru."


"Kalau begitu mari acara nya kita mulai saja." Terlihat pria berpakaian rapi sedang berbicara di depan orang-orang." Anjel pun langsung langsung berdiri dengan tegap fokus ke depan dan tidak lagi memperhati kan di sekitar nya karena anjel fokus dengan pria yang sedang berbicara di depan nya."


Oke,, semua tolong di perhatikan saat saya sedang berbicara." Karena perusahaan telah mengirim kan obat-obatan dan bahan makanan ke luar negeri Alhamdulillah sudah mendarat dengan selamat di sana."


"Jadi hari ini saya akan memilih di antara kalian yang akan mewakili perusahaan untuk terbang ke sana." Kalian yang terpilih akan menjadi suka relawan di sana selama 2 bulan." Yang perlu kalian ingat di sana selain membantu korban yang sedang mengalami musibah kalian juga harus membagikan obat-obatan dan makanan di sana secara merata dan adil."


Jangan sampai ada yang terlewat kan ingat dengan baik-baik." Anjel begitu fokus memperhati kan orang itu saat berbicara." Anjel mendengar kan siapa yang akan di kirim ke luar negeri untuk menjadi sukarelawan di sana." Oh aku kira membicarakan wakil CEO baru,, ternyata membahas suka relawan."


"Tiba-tiba tubuh anjel merasa lemas dan kepala pusing kunang-kunang." Aduh,, kok tiba-tiba aku pusing sih."? Aku harus kuat jangan sampai pingsan di sini." Perusahaan NUSANTARA sudah terkenal dengan kemurahan hati nya membantu orang-orang yang terkena musibah di berbagai negara di sana."

__ADS_1


Termasuk negara yang sudah di kirim obat-obatan dan bahan makanan ke sana." Mudah-mudahan bukan aku yang terpilih ke luar negeri." Karena aku gak bisa ninggalin junior di rumah sendiri selama 2 bulan kasian dia pasti kesepian dan rindu sama aku."


"Tanpa sadar anjel berteriak saat mengingat anak ke sayang nya itu." Ah Ya ampun,, junior Raffa." Saat anjel membuka mata nya semua orang menatap nya." Dasar si anjel itu janda beranak satu." Yang ada di otak dan pikiran nya cuma Raffa.... Raffa melulu gak ada yang lain."!!


Anjel di ejek oleh salah satu karya yang sudah mengenal dan mengetahui setatus anjel adalah janda muda beranak satu." Setiap ada acara atau pesta dia selalu menolak yaitu karena anak Raffa yang selalu buat alasan terus."


"Sabung karyawan lain nya yang mengejek dan menertawa kan anjel." Dasar janda aneh." Mendengar orang lain berbisik dan menghina nya anjel sama sekali tidak memperduli kan nya." Anjel sama sekali tidak merasa malu sama sekali."


Waktu itu saat mendaftar di perusahaan NUSANTARA anjel mengaku bahwa diri nya adalah seorang janda beranak satu." Karyawan di sana tidak ada yang tahu kalau junior Raffa adalah anak angkat yang di temukan di depan rumah kontrakan nya."


"Karena kasih sayang dan cinta nya yang tulus anjel menutupi jati diri anak nya demi nama baik Raffa jadi anjel berusaha menikmati akting nya di depan orang-orang lain." Saya mohon maaf semua nya,, kalau begitu saya permisi dulu."


"Maaf aku salah masuk ruangan ini." Jadi tolong lepas kan aku." Aku haru bilang gimana lagi kalau aku ini bukan relawan yang akan di kirim ke luar negeri." Aduh aku harus gimana lagi ini." Gumam anjel di dalam hati."


Tiba-tiba ada seorang pria yang menarik tangan nya juga." Cepat dong kita harus berangkat sekarang menuju pintu itu." Anjel mencoba untuk ke luar dari ke rumunan secara diam-diam." Dan kemudian berhasil berlari ke belakang ke rumunan menuju lift di sebelah kanan."


Tanpa di sadari dari arah berlawanan ada beberapa orang berjalan ke arah nya ketika ia sedang berlari." Dan akhir nya anjel menabrak orang itu karena tabrakan itu tidak bisa di hindari oleh anjel karena terburu-buru pergi dari ke rumunan."

__ADS_1


"Aaah,, BRUK."!!


Aduh Maaf,, maaf kan saya pak telah menabrak." Anjel tak sengaja menabrak pria tinggi sekitar seratus delapan puluh cm,, kulit putih dan badan yang kekar." Sedang kan anjel hanya memiliki tinggi badan seratus enam puluh lima cm." Hidung anjel yang sedikit lancip menabrak dengan keras hingga terasa sangat sakit."


Apa maaf."? Terdengar suara berat dan juga tegas di hadapan nya anjel." Anjel segera bangkit dari posisi duduk saat terjatuh dan berusaha menatap orang yang di tabrak barusan." Saat anjel mau melihat siapa yang di tabrak nya barusan tiba-tiba tangan nya di tarik oleh seorang pria hingga terseret ke samping."


"Kemudian mulut anjel di tutup dengan menggunakan tangan lalu pria itu berbisik di telinga anjel." Dasar bodoh kamu." Dia itu CEO baru kita,, kamu jangan cari masalah dengan nya apa kamu ingin cari mati hah."? Hah apa yang kamu bilang tadi."? Anjel merasa terkejut hingga sampai membukak mulut nya."


Anjel tak menyangka orang yang telah tabrak barusan adalah CEO baru." Wajah pria itu tampan,, mata yang sedikit sipit,, hidung yang lancip dan juga gagah." Tetapi tatapan CEO baru terhadap anjel sangat tajam seakan mau menerkam mangsa nya."


"Seperti nya pria itu telah marah ke pada anjel karena gak sengaja menabrak nya." Tiba-tiba terdengar suara pria gendut jelek yang kemarin sempat menjabat wakil CEO cadangan berkata ke pada pria itu." Ayo William,, kita harus cepat pergi ke aula."


Baik lah,, om." Pria yang bernama William itu tidak lagi menatap anjel yang masih berdiri di samping nya." William kemudian berjalan menuju aula di ikuti pemimpin perusahaan yang lain." Setelah William pergi tangan anjel di tarik oleh teman nya."


"Ayo anjel kita lewat sana aja."? Itu jalan pintas menuju aula supaya kita bisa lebih dulu sampai sana sebelum pak William." Eeeh tunggu,, Desti tunggu dulu dong jangan cepat-cepat kaki ku sakit nih."! Terpaksa anjel mengikuti langkah kaki sahabat nya itu yang sedikit berlari menuju jalan pintas membuat kaki anjel sakit."


Auh,, seperti nya kaki anjel tadi tekilir saat sahabat nya Desti menggeret nya." Desti terus menggeret tanggan anjel hingga akhir nya sampai di aula lebih dulu di banding kan CEO baru." Di ruangan yang sangat begitu luas dan juga terang jendela nya yang di penuhi kaca."

__ADS_1


Semua para karyawan sudah pada berkumpul di kursi nya masing-masing yang sudah di siap kan oleh perusahaan Nusantara." Anjel dan Desti lebih memilih duduk di kursi yang paling belakang sendiri untuk menghindari perhatian orang-orang di sini."


Karena mereka berdua telah datang terlambat di acara penyambutan CEO baru." Tidak lama kemudian muncul para pemimpin perusahaan memasuki ruangan aula." Mereka semua duduk di meja depan termasuk pria gendut jelek itu sebenar nya adalah adik dari ayah nya William."


__ADS_2