
"Sejak lama menduda William tidak pernah dekat dengan wanita lain atau pun bersentuhan." Apa lagi dengan wanita yang akan di jodoh kan dengan nya saudara kembar dari almarhum istri nya." Aku... Aku sudah tak nyaman lagi anjel tak bisa menunggu lagi."
Karena reaksi obat yang telah di campur dengan minum nya itu." Sehingga membuat anjel ke hilangan akal sehat nya." Tanpa ia sadari telah melingkar kan tanggan nya ke leher William dan menarik nya hingga jatuh di pelukan nya."
"Tanpa aba-aba anjel mencium bibir William dan ******* nya." Dengan hasrat yang benar-benar sudah menggebu-gebu." Sehingga membuat William terkejut." Ini pertama kali nya anjel mencium seorang pria dan itu pun ciuman pertama nya."
"Walau dia seorang janda beranak satu itu cuma setatus ke bohongan yang di tutup oleh anjel selama ini." Anjel masih perawan dan diri nya belum pernah di sentuh oleh siapa pun selama ini." William pun membalas ciuman bibir anjel karena sedari tadi anjel yang terus menyerang nya."
Eh janda genit,, bisik William di telinga anjel." Dasar janda genit murah ini pertama kali nya aku di sentuh oleh seorang wanita." Wreeak... Wreeak suara gaun anjel yang di sobek oleh William." Ini kan yang kamu ingin kan dari ku ucap William."
"Oke,, karena kamu yang memaksa ku jadi jangan salah kan aku." Aku akan mengabulkan ke ingginan mu." Yang tadi nya William menolak anjel sekarang sudah mulai terangsang karena udah 5 tahun si Otong nya tertidur sekarang udah bangun."
Kamu jangan menyesal kalau si Otong ku belum tertidur lagi jangan pernah menggahiri permainan ini " gertak William." Kemudian mereka memulai pertempuran." William yang sudah berpengalaman pun memulai permainan nya duluan."
"Sehingga membuat anjel tak percaya dengan kendali William." Tiba-tiba anjel menjerit padahal yang pertama yang agresif dan memaksa William." Sekarang memohon ampun ke pada William." Karena anjel tak tahan menahan rasa sakit saat si Otong milik William akan memasuki goa nya yang masih di segel itu karena diri nya masih perawan."
__ADS_1
Sudah-sudah henti kan ini sakit sekali tolong jangan di lanjut kan." Rengek anjel sambil mendorong tubuh William agar menjauh dari tubuh nya sedang kan si Otong milik William masih tertancap di goa nya dan tidak ingin keluar dari sana."
"Lho,, bukan nya tadi kamu yang memohon ke pada ku." Kenapa sekarang kamu ingin menyerah." Cibir William yang semakin ganas melancarkan serangan nya." Itu membuat anjel semakin merintih ke sakitan."
Ya aku,, akui tadi aku yang salah aku mohon maaf,, maafkan aku." Berharap bos nya itu mau mengakhiri permainan panas ini." Meski pun reaksi obat nya belum hilang tapi tidak bisa menghalangi rasa sakit di goa nya itu "
"Anjel benar-benar sudah tak sanggup lagi kalau di lanjut badan akan terasa seperti remuk karena tenaga William yang besar dan ukuran si Otong milik nya super jumbo." Aduh,, sakit Cepet berhenti sekarang." Anjel yang masih merengek ke sakitan."
Apa kamu gak dengar."? Apa yang telah aku kata kan."? Sebelum si Otong milik ku tertidur lagi aku tidak akan mengakhiri permainan ini." Apa kamu sudah paham.?" Ucap William yang tidak ingin melepas kan kenikmatan hasrat nya."
Jangan di terus kan kamu telah menyakiti ku." Coba deh kamu diam gak usah bawel." William tidak memperduli kan tangisan dan rengekan anjel." Kalau begitu pelan kan dikit ini sangat sakit sekali." Anjel yang tak henti-henti nya menangis pun sambil mencakar tubuh William sampai penuh dengan cakaran yang merah keluar darah di tubuh William."
"Namun William sama sekali tak menghenti kan aksi nya." Hingga beberapa ronde mereka lakukan hingga membuat mereka berdua kelelahan dan akhir nya tertidur nyenyak." Waktu pun tak terasa sudah menujuk kan pukul 6 pagi."
Anjel yang terbangun karena tubuh nya merasa dingin karena AC." Selimut yang di pakai mereka berdua tak lagi menyelimuti nya membuat diri nya merasa dingin dan terbangun." Mata nya yang sudah terbangun melihat sekeliling kamar yang sudah berantakan."
__ADS_1
"Pakaian pun tercecer di mana-mana." Anjel terkejut dengan melihat tubuh William yang penuh dengan luka cakaran nya." Ya ampun apa yang sudah aku lakukan tadi malam itu sangat memalukan dan gila sekali."
Sambil menutup mulut nya dan kemudian turun dari tempat tidur." Seluruh tubuh anjel terasa sakit dan juga remuk." Bagai orang yang habis di keroyok orang banyak." Apa lagi goa nya yang masih terasa sakit dan perih gara-gara pertempuran semalam yang sangat gila."
"Saat berdiri dan berjalan seperti ada yang mengganjal di goa nya." Ketika mencari pakaian nya." Y ampun gaun ku sudah sobek gak layak di pakai lagi." Semua nya sudah robek pakaian dalam ku juga gimana aku bisa pulang."? Ih,, sebel deh ini semua karena pak William."
Aku tak bisa lama-lama di kamar ini." Aku takut entar ada orang yang tahu kalau aku sudah tidur dengan pak William dan harus cepat keluar dari kamar ini." Bagaimana pun cara nya harus meninggal kan hotel ini."
Masa bodo amat deh terpaksa aku harus mengenakan kemeja dan jas nya pak William untuk keluar dari sini." Tanpa berfikir panjang anjel pun memakai nya walau ke lihatan nya tidak pantas dan sangat aneh." Saat beranjak ingin pergi anjel teringat tas nya tertinggal di tempat pesta pasti udah di bawa oleh sahabat nya Desti."
"Kalau aku pulang gimana aku bisa bayar ongkos taksi nanti." Apa aku pinjam uang pak William aja ya."? Terpaksa diri nya mengambil dompet pak William dan mengambil uang buat ongkos taksi tanpa sepengetahuan William."
Saat membuka dompet William diri nya di kejut kan dengan foto anak kecil yang mirip dengan anak angkat nya junior." Tanpa sengaja ia menjatuh kan dompet itu." Kenapa foto nya mirip dengan junior Raffa ya,, jangan-jangan junior itu anak pak William."
"Tapi tak mungkin lah setau ku anak nya pak William sudah meninggal saat kecelakaan mobil deh bearti tak mungkin junior anak nya." Buat apa aku memikir kan urusan nya lebih baik aku meminjam uang nya mumpung pak William masih tertidur nyenyak."
__ADS_1
Sebelum orang-orang melihat nya ke luar dari kamar hotel dan meninggal kan William sendirian dan membawa kabur uang dua ratus ribu rupiah berserta kemeja dan jas nya."