
"Saat anjel menemukan raffa dengan kondisi yang sangat memprihatinkan." Tubuh raffa waktu di temukan penuh dengan luka lecet dan juga baju yang sobek-sobek sangatlah kotor sekali." Anjel masih ingat wajah raffa saat di temukan di depan Kontrak nya."
Yang membuat anjel merasa heran saat melihat foto bayi di dalam dompet Pak William sangat mirip sekali seperti waktu raffa masih bayi." Apa aku harus bertanya tentang foto bayi itu pada pak William.?"
"Saat mengingat foto itu anjel teringat dengan pak William." Karena dari tadi belum melihat nya masuk kerja." Apa hari ini Pak William gak masuk kerja.?" Padahal tadi malam udah janjian untuk bertemu dan membahas masalah hutang."
Ini kalau Pak William tidak masuk kerja gimana bahas tentang masalah hutang yang harus aku bayar pada nya." Oh ya anjel,, kamu tahu gak kenapa Pak William gak masuk kantor.?" Tanya Deni." E-engak emang nya kenapa.?" Jawab anjel yang penasaran dengan William."
"Aku dengar dari kepala bagian." Bahwa hari bini Pak William dan Pak Riyan sedang bepergian ke luar kota." Mereka pergi untuk memeriksa restoran baru milik Nusantara group." Yang 2 Minggu lagi akan segera di buka karena restoran itu yang akan mengelola Pak Riyan."
Kemungkinan mereka akan pulang 3 hari lagi." Ucap Deni yang menjelas kan penyebab Pak William gak masuk." Mendengar nama Pak Riyan ekspresi wajah anjel berubah menjadi kesal." Karena Pak Riyan pria jelek dan juga buncit telah menghina nya."
"Sudahlah gak usah membahas merek." Anjel berubah menjadi marah membuat sahabat nya Desti dan juga Deni binggung dengan sifat anjel yang tiba-tiba berubah." Oh ya,, besok saptu aku mau ketemu cowok yang aku kenal lewat aplikasi jodoh."
Aku mau pendekatan dengan cowok itu." Ya,, aku harap dia cowok baik-baik dan bisa jadi suwami juga papa baru untuk junior." Semangat ya,, semoga kamu berhasil menemukan jodoh mu." Ucap Desti yang menyemangati anjel."
"Desti hanya berharap supaya sahabat nya itu bisa bahagia dan benar-benar menemukan pria yang benar-benar tulus dan sayang dengan anjel dan juga junior." Hari pun mulai berganti tiba waktu nya anjel untuk pendekatan dengan cowok yang akan di temui nya malam ini."
__ADS_1
Sebelum anjel pergi sahabat nya Desti datang ke rumah nya." Desti datang untuk menjemput junior dan mengajak nya menginap di rumah nya." Anjel tidak ingin meninggal kan putra ke sayang nya sendiri di rumah." Maka menyuruh sahabat nya itu Membawa raffa untuk menginap di sana."
"Jika ada yang menjaga Raffa. Anjel sudah tidak akan kawatir lagi jadi saat pergi bisa tenang." Di kamar anjel mengenakan dress selutut berwarna pink tua dan mengenakan hak tinggi membuat diri nya terlihat cantik dan juga anggun."
Rambut anjel yang lurus hitam juga panjang di biarkan terurai dengan jepit rambut di samping pelipis." Tidak lupa juga membawa tas kecil yang berisi dompet dan juga hp." Anjel pergi sendiri ke restoran dan tidak ingin di jemput."
"Karena anjel takut soal nya diri belum terlalu kenal dengan cowok itu maka dari itu anjel sangat lah berhati-hati." Sebelum berangkat anjel memesan taksi online terlebih dahulu supaya tidak terlalu lama menunggu taksi."
Kemudian anjel bergegas ke luar rumah." Dan selang beberapa menit menunggu taksi pun datang ke rumah nya." Anjel pun masuk ke dalam taksi itu." Pak antar saya ke lestoran Sekar pelangi ya." Ucap anjel pada supir taksi."
Apa laki-laki yang akan di temui itu baik atau tidak karena mereka kenal cuma lewat aplikasi jodoh." Anjel melaku kan ini semua demi putra ke sayang nya yang ingin punya papa." Anjel takut nya dia bukan pria baik-baik untuk nya."
"Di sisi lain pria itu rumah nya sangat lah jauh sekali." Jika ada sesuatu aku pun tidak bisa mencari diri nya." Gumam anjel dalam hati nya sambil memain kan ponsel nya." Anjel membukak ponsel nya dan melihat biodata lengkap tentang pria itu."
Nama nya Marsel usia dua puluh sembilan tahun." Seorang duda belum memiliki anak." Baru menikah 2 tahun Marsel di tinggal istri nya berselingkuh dan mencerai kan nya." Marsel hanya lah seorang karyawan biyasa di kota tempel." Marsel yang dari jauh datang ke kota asem untuk menemui anjel."
"Anjel mengambil nafas panjang untuk menangkan diri nya supaya tidak tegang saat berjumpa dengan Marsel." Setelah membaca biodata lengkap Marsel kemudian anjel memasukan ponsel nya di dalam tas nya."
__ADS_1
Anjel sengaja mencari duda supaya bisa mengerti posisi diri nya adalah janda beranak satu." Dan juga bisa menerima junior sebagai anak tiri nya dan menyayangi junior dengan tulus." Tak lama kemudian taksi pun berhenti di depan restoran Sekar pelangi."
"Anjel pun membayar taksi terlebih dahulu kemudian turun dari mobil." Dan langsung masuk ke dalam restoran." Baru berjalan tiga langkah tiba-tiba ponsel nya berbunyi." Takut ada telfon penting anjel kemudian mengakat telfon nya."
Ternyata telfon dari Marsel." Anjel pun kembali keluar untuk mengakat telfon dari Marsell." Ya hallo." Sapa anjel pada Marsell." Laki-laki itu berkata sambil melambai kan tangan nya pada anjel." Anjel coba tengok ke samping aku berada di taman sebelah kanan kamu."
"Anjel pun menoleh ke samping." Ia melihat seorang cowok tinggi namun tak berparas tampan juga tidak terlalu jelek juga ya bisa di bilang wajah nya pas-pasan lebih tampan William gumam nya di dalam hati." Cowok itu berdiri sambil memegang hp nya."
Laki-laki itu tersenyum manis pada anjel." Anjel kamu tunggu di sana aja biar aku yang menghampiri kamu." Ucap Marsell telpon pun di tutup." Marsel memasuk kan ponsel nya ke dalam saku nya dan berjalan menuju anjel."
"Sebelum mereka ketemuan di restoran mereka pernah melaku kan panggilan vc di telpon." Jadi mereka tidak lagi binggung saat bertemu karena sudah saling tahu wajah masing-masing." Kamu anjel kan.?" Sapa Marsel sambil mengulur kan tangan nya untuk bersalaman."
Hey,, selamat malam." Sapa anjel dengan senyuman ramah." Kemudian membalas jabat tangan dari Marsell." Sebelum nya maaf lho udah membuat mu menunggu lama di sini.?" Enggak kok santai aja." Aku juga baru sampai dunia." Jawab Marsel sedikit berbohong."
"Padahal diri nya udah dari tadi menunggu ke datangan nya anjel ke restoran ini." Ia datang dari tempat kerja nya menempuh waktu lebih dari 1 jam lama nya." Ayo sekarang kita masuk aja." Aku sudah pesan tempat buat kita kok."
Oh ya,, anjel pun mengerti dan mengaguk-ngagukan kepala nya." Kemudian anjel berjalan mengikuti langkah kaki Marsell." Kita duduk di sebelah sana ya supaya bisa menikmati pemandangan di luar sana."
__ADS_1