Bukan Janda Tapi Perawanan

Bukan Janda Tapi Perawanan
Di tagih hutang oleh pak William


__ADS_3

"William berjalan mendekati anjel." Menatap wajah cantik anjel lebih dekat lagi." Bagaimana saya akan membayar nya pak William.?" Apa dengan sejumlah uang dan berapa yang harus saya bayar pada anda pak William.?"


Tanya anjel yang dengan polos nya." Anjel masih tau dengan apa yang di maksud Pak William." Tentang pembayaran langsung di tempat ini." Tapi Pak William malam ini saya tidak membawa uang banyak sekarang."


"Bagaimana kalau besok Senin aja Pak William waktu saya masuk kerja.?" Pasti aku langsung membayar pada anda Pak William." Jawab anjel yang sambil berjalan sedikit mundur ke belakang supaya jarak nya agak jauh."


Niat hati ingin menghindar dari pak William." Karena bau parfum tubuh Pak William mengingat kan nya akan kejadian malam itu." Tapi yang membuat anjel bau parfum tubuh Pak William tidak pekat seperti malam itu."


"Bau tubuh Pak William yang sekarang seperti bau parfum anak kecil." Bau nya sangat enak dan lembut membuat anjel menyukai nya." Hah,, apa menurut mu aku menyuruh mu untuk membayar nya dengan uang.?" Kamu gak usah bayar dengan uang bisa dengan cara lain."


Dan Pak William semakin mendekati anjel." Namun anjel kali ini tidak menghindari nya lagi." Terus dengan apa yang harus aku bayar kalau bukan dengan uang Pak William.?" Anjel masih begitu bodoh nya tidak mengetahui niat busuk William pada nya."


"Di sana bukan nya Pak William yang seharus nya menjawab pertanyaan nya anjel." Malah menarik anjel masuk ke dalam toilet wanita dan masuk ke dalam nya." Pintu toilet pun langsung di tutup oleh Pak William." Klik,, pintu di kancing."


Di dalam kamar mandi Pak William duduk di toilet duduk yang sudah di tutup dan memangku anjel di paha nya." Gerakan Pak William yang sangat gesit membuat anjel tidak bisa menghindari tarikan tangan pak William."

__ADS_1


"Pak William ini kita berada di toilet wanita lho." Pak William mau ngapain di sini." Nanti kalau ada orang melihat kita di sini di kira nya kita melakukan hal mesum di toilet lho." Tiba-tiba Pak William menutup mulut anjel dengan tangan nya."


Anjel pun tak bisa melanjut kan bicara nya." Ssssttt,, bisa gak sih kamu gak usah berisik dulu." Kata nya kamu ingin tahu bagaimana cara nya untuk membayar hutang kamu pada ku kan.?" Ucap William dan kemudian melepas kan tanggan nya dari mulut anjel."


"Apa kamu masih ingat ke jadian malam itu kamu meminta ku untuk memuas kan kamu.?" Sekarang giliran kamu membayar hutang kamu dengan cara memuas kan ku juga." Jadi kamu juga harus melakukan hal yang sama pada ku."


Aku ingin kamu melakukan ini semua nya di sini." Ucapan William membuat anjel terkejut seperti tiba-tiba di sambar petir yang menggelegak." Hah apa yang di maksud pak William membayar nya sekarang di dalam toilet wanita.?"


"Apa Pak William sudah tidak waras atau dia sudah salah minum obat.?" Gumam anjel dalam hati nya." Tubuh nya tiba-tiba bergetar membuat bulu kuduk nya yang halus menjadi berdiri." Pak William memeluk tubuh anjel dengan sangat erat."


"Menurut kamu gimana.?" Apa mau membayar nya sekarang di sini atau di tempat lain nya.?" Tolong jangan di sini Pak William nanti kita bisa membicara kan nya di luar sana." Anjel yang sudah tersadar dari lamunan nya."


Anjel pun kemudian berdiri di hadapan Pak William." Dari pada aku membayar hutang di dalam toilet ini lebih baik kita di luar saja untuk membahas solusi nya nanti." Anjel bisa menunda dulu makanan malam nya dengan Marsel lebih baik menyelesai kan masalah nya dulu pada pak William."


"Ha... Ha... Ha,, oke deh kalau begitu." Pak William tersenyum senang mendengar jawaban dari anjel." Oh ya,, kalau begitu ayo ikut aku keluar dulu." Pak William pun berdiri membenahi jas nya yang sedikit berantakan saat Sofia duduk di atas pangkuan nya."

__ADS_1


Dan membenar kan si Otong yang mulai menegang di dalam." Setelah Pak William melihat suasana ke lihat nya aman mereka pun ke luar dari toilet wanita dan di susul anjel dari belakang." Baru saja anjel keluar dari toilet melihat seorang wanita sedang berdiri di depan toilet pria."


"Seperti nya wanita itu sedang mencari seseorang di sana." Eh Salisa kenapa kamu berada di sini." Pak William mengenali wanita adalah adik dari almarhum istri nya." Salisa adalah calon tunangan Pak William." Dulu waktu Pak William menikahi kakak Salisa yang bernama Safira itu karena perjodohan."


Lho kok kamu keluar dari toilet wanita sih William.?" Salisa merasa heran dan juga kebingungan." Salisa berjalan menuju arah William." Kemudian Salisa melihat anjel keluar dari kamar mandi bersama William." Ehmmmm,, aku di sini tadi tak sengaja melihat karyawan ku di sini."


"Karena ada hal penting yang harus aku bahas tentang pekerjaan yang ada di kantor ke betulan ketemu dia di sini." Jawab William dengan asal-asalan dan menujuk anjel yang berada di belakang punggung nya." William tidak ingin Salisa salah paham dengan nya."


Oh begitu ya." Salisa yang menatap anjel dari atas sampai bawah dengan sinis." Walaupun penampilan anjel tidak semewah dengan Salisa." Tetapi Salisa sadar bahwa anjel itu wanita yang sangat cantik mempunyai bentuk tubuh yang bagus dan juga mata dan wajah nya yang sangat indah membuat anjel sangat cantik sekali."


"Tanpa William sadari Salisa menarik tangan nya." Kita harus segera masuk ke dalam lestoran." Ayo dong,, ayah ku menyuruh ku untuk menyuruh menyusul mencari mu di sini." Eh tunggu dulu dong Salisa." William menolak saat diajak pergi oleh salisa."


Namun Salisa tidak memperduli kan ucapan William dan menarik tangan William sampai masuk ke dalam restoran lagi." Dan mereka berdua pun sudah tak lagi terlihat dari pandangan anjel." Fiuh,, Untung nya Salisa tidak mencurigai nya yang aneh-aneh."


"Anjel pun merasa lega." Sebenar nya anjel tidak mau keluar dari restoran ini." Sebenar nya itu ia lakukan karena terpaksa di minta oleh Pak William kalau anjel tidak mau pak William telah mengancam nya tadi." Sekarang anjel merasa lega karena Pak William telah kembali ke meja nya di lestoran ini."

__ADS_1


Tanpa membuang-buang waktu lagi anjel bergegas kembali masuk ke dalam restoran." Untuk melanjut kan makan malam nya dengan Marsell." Teman kencan nya malam ini yang sudah menunggu nya di dalam restoran.'"


__ADS_2