Bukan Janda Tapi Perawanan

Bukan Janda Tapi Perawanan
Malam yang hangat bersama William


__ADS_3

"Tubuh anjel yang sangat dekat dengan William. Pakaian ketat yang anjel kenakan terlihat sangat jelas lekuk tubuh nya." William melihat dada anjel yang sangat putih saat melihat waktu di peluk anjel. Sampai dia tidak bisa menahan air liur nya.


Apa yang di lihat oleh William sangat mengoda iman nya."! Aku tidak tahu siapa yang menyakiti kamu?" Apa ayah dari anak kamu itu?" William hanya menebak-nebak saja sambil menatap wajah polos anjel. Diri nya merasa aneh saat anjel sedang memikirkan lelaki lain."


"Seperti nya William cemburu ketika anjel memikir kan orang lain. William berbisik kembali ke telinga anjel." Anjel tolong bilang kepada ku siapa yang telah menyakiti kamu?" Biar nanti orang itu aku kasih pelajaran supaya tidak lagi menyakiti kamu.


Tak di sangka ternyata anjel merespon pertanyaan William. Bibir anjel yang menempel di telinga William kemudian berkata. Kamu jahat.... Kau meninggalkan ku karena aku tidak mau tidur dengan ku kan?" Sekarang seandai nya aku berubah pikiran dan ingin tidur dengan kamu.


"Apa kamu tidak akan lagi meninggal kan ku lagi?" Terlihat dari ucapan dan ekspresi wajah anjel saat mengigau terlihat sangat sedih dan sakit hati. Sebelum anjel menemukan junior ketika itu anjel memiliki ke kasih.


Saat pacaran anjel tau kalau anjel merawat seorang bayi. Pacar nya itu mengajak nya untuk tidur bersama namun anjel menolak nya karena belum menikah dengan pacar nya dan juga belum halal. Ketika anjel menolak pacar nya kemudian langsung memutus kan hubungan nya dan meninggal kan anjel.


"Kini ketika anjel mabuk rasa sakit nya itu kembali lagi hadir. Karena diri nya mabuk dan tak sadar kan diri. Ia ingin sekali memperbaiki itu semua agar pacar nya tidak lagi pergi dan kembali lagi di sisi nya membuat lembaran baru.


Tanpa William sadari tiba-tiba anjel mencium bibir nya. Membuat tubuh William menjadi terangsang dan membalas ciuman nya anjel. Dalam kondisi anjel yang setengah sadar William tidak ingin menolak nya.


Pada akhir nya ke dua orang dewasa itu pun akhir nya bergulat sepanjang malam. Di atas kasur yang luas dan empuk mereka berdua pun melakukan berbagai macam gaya di atas kasur yang empuk. Suara eragan pun keluar dari mulut mereka berdua yang sedang menikmati malam yang indah.

__ADS_1


"Suasana di kamar yang terasa begitu hangat. Baju mereka berdua berserakan di lantai kamar membukti kan malam ini betapa gila nya mereka berdua dan menjadi saksi bisu apa yang mereka lakukan di kamar itu. Malam ini terasa indah bagi William.


Di pagi hari yang cerah sinar matahari pun menyoroti kamar William melalui jendela kamar yang sudah terbuka. Hembusan angin pagi menyejukkan kamar William. Sekarang ini sudah menujuk kan pukul 7 pagi.


"Anjel pun terbangun membukak mata nya perlahan karena silau terkena sorotan matahari dari jendela kamar William. Karena kemarin diri nya banyak minum membuat nya masih sedikit pusing kepala nya. Anjel pun menggeliat merasakan nyaman di kamar.


Kasur yang empuk dan wangi membuat anjel tersadar bahwa diri merasa kan ini bukan kamar nya. Hah aku di kamar siapa sekarang ini?" Ini bukan kamar ku karena kamar ku tak sebagus ini!" Kamar ku itu sempit dan kasur ku tidak sebagus dan empuk ini.


"Kemudian ia banggun dan duduk bersandar di kepala tempat tidur. Eh kok aku mengenakan kemeja?" Kemeja siapa ini siapa yang Menganti kan pakaian ku ini?" Gumam nya di dalam hati nya. Apa yang telah aku lakukan?" Jangan-jangan tadi malam aku!"


Ya ampun aku ingat sekarang apa yang aku lakukan dengan Pak William semalam. Anjel menutup mulut nya dengan ke dua tangan nya." Kemudian menatap sekeliling kamar itu. Aaaahhh ya ampun,, anjel kamu sangat begitu bodoh nya.


Kleek!"


Pak William pun membuka pintu kamar nya tiba-tiba masuk. Di situ anjel melihat Pak William mengenakan kaos oblong dan celana pendek berwarna hitam. Dengan potongan rambut seperti opa-opa Korea membuat diri nya terlihat sangat tampan sekali.


"Kamu sudah bangun anjel?" Gimana tidur kamu malam ini nyenyak tidak?" Tanya Pak William sambil berjalan menuju arah anjel. Eh,, Pak William?" Anjel merasa malu dan canggung ketika melihat Pak William. Tunggu dulu Pak William tolong berhenti dulu.

__ADS_1


Anjel pun menutup dada nya dengan selimut. Karena baju kemeja yang ia kenakan tidak semua terkancing sempurna masih ada yang terbuka dan tidak terkancing. Itu membuat belahan dada nya akan terlihat maka dari itu dia langsung menutupi nya dengan selimut.


"Oh ya,, Pak William masalah semalam saya!" Ada apa dengan tadi malam?" Ucap Pak William memotong pembicaraan anjel. Pak William kemudian mendekati anjel dan berdiri di samping tempat tidur nya. Emang nya tadi malam ada masalah apa hah?"


Itu lho pak... Anjel ingin sekali menjelaskan pada Pak William tapi diri nya merasa malu dan canggung untuk mengatakan nya. Sedang kan Pak William seolah-olah semalam tidak terjadi apa-apa di antara mereka.


"Seandai nya dia masih membahas tentang masalah tadi malam seperti nya diri nya tidak memiliki harga diri. Aish itu sangat memalukan sekali." Gumam nya dalam hati nya lagi. Pak William boleh kah aku pinjam kamar mandi nya sebentar?"


Sebenar nya ini perut ku tiba-tiba merasa mulas!" Ucap anjel untuk mengalihkan pembicaraan nya. Oh silahkan saja. Jawab Pak William. Anjel pun mengambil pakaian nya yang berada di sofa dan langsung berlari masuk ke dalam kamar mandi.


"Kalau aku berdiri terus di depan Pak William nanti aku bisa semakin salah tingkah lagi di hadapan nya. Anggap saja tadi malam aku dengan Pak William tidak terjadi apa-apa." Gumam nya di dalam kamar mandi.


Sebelum anjel keluar dari kamar mandi. Pembantu Pak William datang membawa paper bag berwarna pink. Pak William kemudian langsung mengambil nya. Kemudian membawa nya menuju pintu kamar mandi.


"Tok!" Tok"! Tok!"


Hey,, tolong bukak dulu pintu kamar mandi nya. Pak William mengetuk-ngetuk pintu kamar mandi nya dengan begitu keras.

__ADS_1


Buka dulu dong ini aku udah membawakan baju ganti untuk mu. Baju yang tadi malam kan sudah kotor jangan kamu pakai lagi. Ucap Pak William sambil memegang paper bag yang berwarna pink itu.


__ADS_2