
"Hallo semua selamat pagi dan apa kabar nya."? Mudah-mudahan baik-baik aja." Seorang pria yang berusia sekitar 27 tahun sedang menyapa semua orang yang ada di ruang itu." Pria muda berjas hitam terlihat mewah tubuh yang tegap sepatu hitam yang juga terlihat mahal."
Membuat orang itu terlihat sangat mempesona dan keren." Pada pagi saya ingin memperkenal kan wakil CEO baru." Yang di mana itu kakak tertua aku sekaligus anak no 1 dari bapak Roy presiden perusahaan NUSANTARA ini."
"Pak William akan menjabat sebagai wakil CEO di perusahaan NUSANTARA ini." Di lulus di kampus ternama di Amerika." Belum lama tinggal di Indonesia karena sebelum nya beliau tinggal di luar negeri." Beliau di sini akan mengurus perusahaan Nusantara." Mohon bantuan nya jika beliau ada ke sulitan dalam menangani permasalahan di perusahaan ini mohon kerjasama nya."
Oh ya,, Yang sedang berpidato ini bernama Wildan menjabat sebagai sekretaris di perusahaan NUSANTARA dia adalah adik kandung William." Untuk merayakan penyambutan pak William ke perusahaan NUSANTARA ini,, saya ada kabar gembira untuk kalian semua."
"Hore,, bagus itu semua bersorak gembira tak sabar lagi untuk menunggu kabar gembira nya." Pak William akan mengadakan pesta pada malam ini." Kita semua akan berpesta di hotel Le Meridien hotel berbintang yang sangat mahal."
Siap pun boleh saja menginap di hotel tersebut secara gratis agar kalian tidak kelelahan saat kembali bekerja besok." Pokok nya perusahaan NUSANTARA akan berpesta dan bersenang-senang di malam ini." Candaan dari Wildan."
"Hore... Hore,, semua orang bersorak gembira sambil bertepuk tangan." Wildan di perusahaan di kenal sebagai orang yang ramah dan menyenangkan dan juga tampan." Walau pun dia anak orang kaya Wildan tidak sombong sama sekali dengan orang lain."
Banyak karya di perusahaan NUSANTARA yang suka dengan Wildan karena keramahan dan ke baikan nya banyak wanita di sana terpesona ke pada nya." Dan acara selanjut nya saya mempersilah kan ke pak William untuk memperkenal kan diri."
__ADS_1
"William pun segera berdiri." Di sana William memperkenal kan diri nya dan bercerita banyak tentang diri nya ke pada orang-orang di sana." Sedang kan anjel yang duduk di kursi paling belakang sama sekali tidak bisa mendengar kan suara William wakil CEO baru."
Karena suara William terlalu kecil saat berbicara dengan mikrofon dan tidak terdengar sampai di kursi belakang." Sedang kan sebalik nya Desti sahabat anjel mendengar semua yang di ucap kan William." Anjel,, ternyata Wildan sama William kakak beradik makan nya wajah nya sama."
"Aku kira wakil CEO yang baru seperti pria gendut itu." Ternyata pria tampan yang berusia tiga puluh dua tahun." Orang nya juga tampan,, aku suka anjel." Ucap Desti." Tapi sangat di sayang kan anjel."Desti menghenti kan percakapan nya dengan anjel."!!
Tapi sayang kenapa,, Desti."? Ngomong dong yang jelas tanya Anjel." He... He... He,, jangan marah dong." Sayang nya dia seorang duda tampan dan masih muda lagi." Apa,, dapat informasi dari mana kalau dia seorang duda."? Tanya Anjel dengan penasaran."
"Anjel kemudian kembali menatap orang yang sedang berbicara di depan." Ternyata William juga menatap nya dengan tajam membuat anjel menjadi salah tingkah." Iiiiiiih,, dasar kamu ini anjel." Desti memukul kepala anjel dengan pelan." Yang jengkel dengan pola pikir sahabat nya itu."
Apa kamu gak dengerin."? Apa yang di ucap pak William tadi anjel."? Tanya Desti." Pak William sendiri yang barusan bercerita anak dan istri nya meninggal 4 tahun yang lalu saat mereka sedang berlibur ada truk besar menabrak mobil mereka."
Kali dia cuma cari simpati dari orang-orang di sini." Cetus anjel." Anjel tidak suka bergosip karena sejak 4 tahun lalu banyak orang yang mengosipi ke hidupan nya semenjak ia merawat junior." Jadi anjel tidak suka dengan cerita ke hidupan orang lain."
"Desti melihat raut wajah anjel yang aneh." Woy anjel,, kenapa muka mu dilipat kusut seperti itu."? Hayo kamu gak suka ya bos baru mencerita kan kehidupan baru nya." Tanya desti." Kamu salah bukan seperti itu yang aku pikirkan." Tepis anjel yang sedang berbohong ke pada sahabat nya."
__ADS_1
Oh ya selesai kantor kita pulang dulu ke rumah atau langsung berangkat pesta."? Anjel mencoba mengalih kan pembicaraan." Lho kenapa kamu harus pulang dulu apa kamu gak capek bolak balik kan rumah kamu jauh sekali dari hotel Le Meridien." Lebih kamu mampir ke rumah ku aja yang dekat dari hotel."
"Oke deh kalau begitu." Acara di hotel Le Meridien di adakan pukul 8 malam di lantai 4." Semua orang sudah berkumpul di sana." Anjel yang mengguna kan gaun berwarna merah terlihat sangat cantik dan juga seksi." Anjel kemudian berdiri dari duduk nya untuk meningal kan ruangan itu."
Anjel,, kamu mau pergi kemana tanya Desti." Aku mau pergi ke kamar mandi dulu di sini terlalu berisik aku mau telfon junior dulu." Aku khawatir kalau dia takut nya kenapa-kenapa di rumah sendiri Jawab anjel." Oh begitu ya,, ya udah sana telfon junior dulu."
"Anjel pun pergi meninggal kan ruangan itu menuju ke toilet untuk menelfon putra ke sayang nya." Setelah memasti kan anak nya baik-baik aja di rumah." Ia juga tidak lupa memesan kan makan untuk nya." Kurir yang mengantar makanan pun sudah langganan jadi anjel tak perlu khawatir lagi."
Anjel kembali masuk ke ruangan pesta lagi." Di situ anjel bertemu dengan teman nya yang bernama Deni yang membawa minuman anggur." Eh Deni,, kok baru kelihatan."? Bukan nya tadi kamu gak berangkat kerja nya."? Tanya Anjel."!!
"Hey anjel,, baru' aja aku ingin mencari kamu." Deni juga teman baik anjel di kantor." Ya tadi pagi memang tidak berangkat ke kantor aku ijin." Karena ada urusan keluarga yang mendesak." Jawab Deni dengan senyuman manis nya."
Deni memberi kan minum ke pada anjel tanpa sepengetahuan dari anjel minum itu sudah di tambah kan bubuk perangsang oleh Deni." Anjel pun mengucap kan terima kasih ke pada Deni tanpa ada rasa curiga sama sekali."
"Deni pun tersenyum." Dasar kamu curang waktu nya bekerja kamu gak datang malah waktu ada pesta kamu datang dasar aneh." Celoteh anjel." Sambil mengajak Deni untuk mencari Desti." Mereka berdua pun berjalan mencari tempat duduk Desti sekarang."
__ADS_1
He... He... He,, aku tidak ingin melewat kan pesta semeriah ini dong." Apa lagi udah di fasilitas lagi makan gratis sepuas nya dan juga boleh nginep di sini gratis." Orang bodoh aja yang mau menolak semua ini." Kita tidak boleh meyia-nyiakan kapan lagi bisa pesta seperti ini." Ucap Deni."
"Woy,, aku gak salah dengar nih kamu mau nginep di hotel ini."? Tanya Anjel dengan menoleh ke arah Deni." Tubuh putih mulus dan seksi serta rambut nya yang tergulung rapih terpampang di wajah Deni." Membuat Deni terpesona ke pada anjel dan menelan air liur nya sendiri." Merasa tergoda dengan tubuh putih mulus anjel."