
tidak, paman sama sekali tak mengetahui itu, tapi paman tau sosok sahabat tuan besar juga sosok wanita yang di cintai tuan besar, paman tak menyangka jika itu adalah kamu dan marsha, " jelas bima mengingat dia tau cerita dari alfaris ".
dirga diam sesaat, dia kecewa pada alfaris meskipun sebenar nya dirga beryukur alfaris menjadi sosok hebat.
aku ga tau alasan dia membohongi kami, tapi aku bersyukur kalau dia menjadi sosok yang sekarang, " ujar dirga dengan lirih ".
tuan besar pasti punya alasan tersendiri melakukan ini semua, " balas bima agar tuan nya itu tak di salahkan ".
dirga hanya menganggukan kepala nya.
kini sudah waktu nya makan malam, bima dan dirga menuju ruang makan, dian bunda aisyah dan marsha ternyata sedari tadi memasak untuk makan malam.
kini semua nya sudah duduk di meja makan, hanya alfaris yang belum muncul.
pelayan pun memanggil alfaris untuk makan malam.
alfaris akhir nya muncul dan duduk di kursi utama lalu bunda aisyah menyajikan nasi dan lauk pauk di piring anak nya.
suasana menjadi canggung marsha dan dirga merasakan hal yang berbeda dari alfaris yang nampak dingin dan acuh seolah tak mengenal nya.
al aku, " ucapan dirga langsung di potong alfaris ".
ini meja makan, kita bahas pekerjaan setelah selesai makan, " potong alfaris pelan namun dengan nada tegas ".
dirga hanya diam, marsha mengelus tangan dirga, marsha melihat tatapan kecewa dari kaka nya itu.
mereka pun menikmati makan malam tanpa ada obrolan apapun.
selesai makan alfaris langsung meninggalkan ruang makan dan menuju ruang kerja nya.
__ADS_1
kalian yang sabar nya, bunda akan coba bicara baik baik pada al, " ucap bunda agar marsha dan dirga tak sedih lagi ".
bunda aisyah pun menuju ruang kerja anak nya, sementara yang lain nya kembali ke ruang keluarga.
nak kamu kenapa ? " tanya bunda sambil mengelus pundak anak nya ".
aku gapapa bunda, aku cuma kecewa sama mereka, " jawab alfaris lirih ".
mereka butuh bantuan kamu, lalu kenapa kamu kecewa pada mereka ?
tanpa aku bantu masalah nya sudah selesai sama rendra, aku cuma kecewa karena mereka menemuiku saat butuh bantuan, bukan saat mereka ingin menemuiku, " jelas alfaris lirih ".
mereka tak mengetahui keberadaanmu, bagaimana bisa mereka menemuinmu, lagian kamu ada ada saja, bertemu mereka kembali mencari ketulusan dengan pura pura jadi sopir segala, " jelas bunda sambil menggeleng heran dengan anak sulung nya itu ".
tapi terbukti kan sekarang mereka membutuhkan aku, bahkan marsha menolak aku itu arti nya tak sia sia aku berpura pura di hadapan mereka, " ucap alfaris lagi merasa benar ".
nak, wanita itu butuh jaminan dari seorang laki laki, tak ada yang salah dengan wanita saat ingin mempunyai pasangan yang hebat, " ujar bunda menasehati anak nya ".
itu berbeda nak, bunda dari kalangan orang biasa, bunda menerima ayah juga bukan apa ada nya, ayah kamu seorang abdi negara, sebuah kebanggan bagi bunda menerima ayah, begitupun dengan marsha yang dari kalangan orang terpandang, sudah sewajar nya marsha mencari pasangan yang sepadan bahkan lebih dari keluarga nya, jadi kamu harus mengerti itu, " ucap bunda panjang lebar menasehati ".
ya itu arti nya dia tak menerima aku apa adanya, " kukuh alfaris masih merasa benar ".
ya sudah kamu fikirkan lagi baik baik, jika dia yang terbaik untuk mu segera nyatakan kembali perasaan mu, dan jika kamu sudah tak mengharapkan lagi maka segera cari yang lain sebelum adikmu itu menikah, dan sekarang temui mereka terlebih dahulu sebab mereka akan kembali besok pagi, " ucap bunda pasrah dia tau anak nya terkadang keras kepala namun akan segera menyadari kesalahan nya lambat laun ".
akhir nya alfaris pun keluar ruang kerja nya bersama bunda menuju ruang keluarga.
dirga dan marsha sama sama gugup dengan kedatangan alfaris yang nampak berbeda.
aku tak perlu membantu kalian, rendra sudah mengatur ini semua, nona marsha tak perlu khawatir anda tak akan menikah dengan reyhan, dan perusahaan anda tuan dirga akan kembali normal setelah acara pernikahan adik anda, di acara itu rendra akan muncul dan menghancurkan keluarga antoni dengan cara nya, " jelas alfaris formal membuat marsha dan dirga sama sama gugup ".
__ADS_1
kalian tak usah berterimakasih, rendra melakukan itu semua atas kemauan nya dan permasalah nya dengan reyhan, bukan berniat membantu kalian, " lanjut alfaris lagi pelan namun tegas ".
marsha ingin berbicara, namun alfaris sudah berdiri dan meninggalkan ruangan, marsha hanya menghela nafas nya, hati nya merasa sakit saat melihat sikap alfaris yang berubah.
pagi hari nya dirga dan marsha kembali ke negara nya tanpa bima yang memang ada pekerjaan dengan alfaris.
kini marsha dan dirga sampai di rumah nya dan langsung di sambut mama lita dan juga papa arman.
mereka berdua terlihat sedih membuat mama lita dan papa arman khawatir dan langsung membawa mereka ke ruang keluarga.
bagaimana hasil nya dirga ? " tanya mama lita tak sabar ".
hasil nya baik mah, perusahaan akan kembali di ambil alih Z company, dan marsha di jamin tak akan menikah dengan reyhan, " jawab dirga sambil merebahkan tubuh nya di sopa ".
sementara marsha langsung masuk ke dalam kamar nya.
lalu kenapa kalian malah terlihat tak bersemangat ? " tanya papa arman heran ".
bukan aku dan marsha yang tak semangat dan sedih pah, kalau kalian tau juga bakal sedih, " ujar dirga sambil meminum teh yang di siapkan pelayan ".
ia apa ? " tanya mama lita penasaran ".
tuan besar mahesa adalah alfaris mahesa, " ucap dirga akhir nya ".
arman dan lita sama sama terkejut mendengar ucapan anak sulung nya itu.
yang benar kamu ? " tanya mama lita belum yakin ".
ya dia kaka dari tuan rendra, aku baru teringat sewaktu kecil dia pernah bercerita punya adik laki laki dan tinggal di luar kota bersama bunda nya mengikuti ayahnya yang bertugas di luar kota, " jelas dirga yang sudah teringat ucapan alfaris sewaktu kecil ".
__ADS_1
arman hanya menghela nafas lega, setidak nya perusahaan dan juga anak nya akan baik baik saja, beda hal nya dengan mama lita yang merasa menyesal karena menolak alfaris jadi menantu nya padahal mama lita tau kalau putri nya itu sangat mencintai alfaris.
waktu berlalu pagi ini adalah hari pernikahan marsha, keluarga arman sengaja tak mengundang sanak sodara rekan bisnis nya pun tak ada yang di beritahukan, karena mereka yakin acara pernikahan ini tak akan terjadi, meskipun tuan rendra tak pernah menghubungi keluarga arman.