Bukan Mantan Tapi Suami

Bukan Mantan Tapi Suami
kembali bekerja


__ADS_3

nanti saja bunda, ka al tidur lagi sehabis sholat soalnya, " jawab marsha santai dan mulai mengerjakan apa yang bisa dia kerjakan ".


memang di kediaman mahesa semua pegawai hanya mengerjakan pekerjaan masing masing dan yang bagian memasak hanya sesekali saat bunda aisyah tidak sempat untuk memasak.


apalagi rendra dan lisa akan mengeluh jika bukan masakan bunda nya, berbeda dengan alfaris yang akan memakan apapun yang tersaji dan tak mempermasalahkan rasa.


pagi hari nya marsha sudah bersiap untuk sarapan dan berangkat bekerja karena memang dia tidak ambil cuti.


marsha tak menyiapkan pakaian untuk suami nya bekerja karena memang dia tidak tau aktifitas suami nya itu.


marsha pun membangunkan suami nya, alfaris membuka mata dan kembali menutup tubuh nya dengan selimut tebal itu.


marsha menggeleng heran, lalu keluar kamar dan masuk ke dalam lip untuk ke lantai utama sarapan.


di sana sudah ada bunda aisyah dan juga lisa.


ka al ga bangun ya ka ? " tanya lisa pada marsha ".


marsha hanya menggeleng sambil tersenyum kecil lalu duduk di samping mertua nya.


al memang jarang sarapan sha jika dia tak berangkat ke kantor, " ucap bunda aisyah memberitahukan ".


mereka pun menikmati sarapan hanya bertiga, selesai sarapan marsha bingung karena mobil nya masih di rumah orang tua nya.


kaka ga usah khawatir kita berangkat bekerja bersama saja, lagian mulai hari ini aku akan bekerja di rumah sakit yang sama dengan kaka, " ucap lisa yang tau kaka ipar nya kebingungan ".


marsha hanya mengangguk kecil, di masih canggung dengan keluarga suami nya itu.


marsha dan lisa pun mencium punggung tangan bunda aisyah lalu berjalan ke halaman rumah, di sana ada beberapa pengawal dan juga sopir yang siap mengantar dua nyonya muda tersebut.


marsha tak biasa dengan pengawalan itu, dia lebih nyaman mengendarai mobil nya sendiri, sementara lisa nampak biasa saja seolah terbiasa.


lisa dan marsha kini sampai di rumah sakit dan di sambut langsung oleh bara karena ini merupakan hari pertama lisa bekerja di rumah sakit ini.


selamat pagi nona lisa dokter marsha, " sapa bara pada kedua gadis tersebut".

__ADS_1


bara merasa aneh karena dokter lisa datang bersama dengan marsha namun dia tak mau ambil pusing.


pagi dokter, anda makin tampan saja, " puji lisa dengan senyum genit pada bara membuat marsha heran dengan adik ipar nya itu ".


nona bisa saja, " jawab bara yang langsung wajah nya memerah menahan malu atas pujian nona muda mahesa tersebut ".


andai kamu mau pasti aku jadikan selir aku dari rendra, " ucap lisa lagi dengan mengedip ngedipkan mata nya lucu ".


bara tertawa kecil, dia tau nona muda lisa memang orang yang suka bercanda dan juga lucu.


saya masih ingin menghirup udara segar nona, " jawab bara lagi dan kedua nya sama sama tertawa ".


sementara marsha hanya tersenyum kecil.


selamat datang nona muda, " sapa dokter jeni yang baru tiba di loby utama rumah sakit ".


lisa menoleh pada jeni dan membalas senyuman jeni tersebut.


ia terimakasih dokter jeni, " sapa balik lisa dengan senyum sedikit terpaksa ".


mereka pun saling berjabat tangan, namun marsha heran karena tatapan jeni terlihat sinis pada nya.


lisa dan marsha pun berjalan di belakang bara menuju ruangan lisa, sementara marsha sudah masuk ke dalam ruangan milik nya.


aku ga suka sama calon pelakor itu, " bisik lisa tiba tiba pada marsha ".


siapa ? " tanya marsha kembali berbisik pada lisa ".


itu dokter jeni, dia selalu berusaha mendekati ka al dari dulu, " bisik lisa lagi menbuat marsha kaget ".


memang dia mengenal ka al ?


ia dia mengenal ka al, beberapa tahun yang lalu dia sempat merawat ka al, aku belum lulus kuliah jadi bunda terpaksa mengijinkan orang lain merawat ka al, " ucap lisa lagi masih membisikan pada marsha yang tak menjawab lagi ".


tenang saja, ka al ga mungkin tertarik ko sama dia, " ucap lisa lagi agar kaka ipar nya itu tidak khawatir ".

__ADS_1


di kantor utama Z company al turun di loby utama di sambut oleh bima, memang semua karyawan Z company tau kalau sosok cio utama adalah alfaris sementara dirga sang wakil cio.


sementara orang orang luar tau cio Z company adalah rendra karena rendra lah yang selalu muncul di publik.


Z company merupakan perusahaan tertutup, hingga tak punya kewajiban untuk mempublikasikan segala sesuatu tentang perusahaan tersebut.


rendra memang selalu muncul di publik sebab sedari awal memang tujuan utama nya adalah masuk ke dalam parlemen, sehingga dia mencari popularitasnya lewat publik.


alfaris masuk ke dalam loby utama di ikuti bima serta menuju lip khusus, semua karyawan menyapa dan memberi hormat pada cio mereka.


alfaris membalas sapaan mereka dengan tersenyum kecil, dia memang sosok yang ramah namun juga kejam, beda hal dengan sang adik yang selalu terlihat dingin di depan karwayan mereka dan tersenyum saat di hadapan publik, dua hal yang bertolak belakang.


al berjalan menuju ruangan nya melewati sekertaris nya yang malah nampak terbengong.


mey kamu sedang melamunkan zo, " ucap alfaris mengagetkan meylani karena alfaris sambil menggebrak meja meylani ".


tuan, " bentak balik meylani karena kaget ".


al hanya tersenyum kecil, sementara bima hanya menggeleng pelan dengan tingkah atasan nya itu.


maaf maaf tuan, " ucap mey lagi yang baru sadar kalau orang di hadapan nya adalah sang bos besar ".


al tak menjawab permintaan maaf meylani dan malah menoleh pada bima, seperti nya paman harus segera menikah kan zo agar sekretaris aku tak banyak melamun, " ucap alfaris dengan tertawa kecil lalu masuk ke dalam ruangan nya di ikuti bima ".


beruntung tuan besar, kalau tuan rendra pasti aku habis, " batin meylani bersyukur ".


meylani dan zo memang menjalin hubungan, dan itu hanya di respon baik oleh alfaris, sementara rendra dan bima selalu cuek pada meylani membuat mey ragu menerima lamaran zo.


baru saja meylani menghela nafas lega, dia melihat sosok yang selama ini mey takuti muncul di ikuti sang kekasih dari belakang.


rendra berjalan angkuh melewati meylani dan membuka pintu untuk masuk ke ruangan kaka nya, dasar beruang kutub, " gerutu mey pada rendra karena tak menyapa nya ".


rendra yang mendengar itu meskipun pelan membalikan tubuh nya, mey langsung diam membeku, begitupun dengan zo yang tak mungkin membela mey saat ini karena itu kesalahan kekasih nya.


siapa yang beruang kutub heh ? " bentak rendra sambil menatap tajam pada meylani ".

__ADS_1


__ADS_2