Bukan Mantan Tapi Suami

Bukan Mantan Tapi Suami
di tinggal liburan


__ADS_3

marsha diam sesaat dia kaget dengan ucapan lisa itu, semalam ka al ke rumah papah tapi ka al pergi lagi karena kaka semalam sudah tidur, " balas marsha yang duduk di sopa ruangan lisa ".


lisa pun berdiri dari kursi nya lalu berjalan ke arah sopa dan duduk di samping kaka ipar nya.


tapi ka al ga kembali ke rumah, dan tadi pagi ka al menghubungi bunda kalau ka al sudah sampai di desa kelahiran nya.


marsha diam membeku, kini diri nya menyesal dan benar benar merasa bersalah pada suami nya.


apa kaka bisa izin sama dokter bara ? " tanya marsha ragu pada adik ipar nya itu ".


kaka memang harus libur, rendra bilang sudah meminta ka bara untuk mengijinkan ka marsha libur selama satu minggu ini karena ada keperluan bersama rendra.


ya bara memang belum mengetahui marsha yang telah menikah dengan alfaris, bahkan rendra hanya mengenal rendra sosok wakil cio tanpa tau cio sesungguh nya yaitu alfaris.


apa kamu tau di desa mana ka al berlibur ?


aku ga tau ka, yang tau cuma bunda sama rendra, soalnya aku belum sempat ke sana, " ujar lisa sambil menggaruk kepala nya dengan senyum lucu nya itu ".


rendra ada di kantor ko, kalau kaka mau minta tolong sama dia aja, " ucap lisa lagi karena dia tak mungkin bisa mengantar kaka ipar nya karena sedang bekerja ".


marsha pun berpamitan pada lisa lalu masuk ke ruangan nya untuk mengganti pakaian dinas nya.


marsha kini dalam perjalanan menuju kantor utama Z company memakai taxsi karena dia tak pernah membawa mobil sejak dia menikah.


marsha turun di loby gedung lalu berjalan ke dalam loby utama dan menghampiri resepsionis.


maaf mbak apa bisa bertemu dengan tuan rendra ? " tanya marsha ramah pada resepsionis tersebut ".


mbak nya sudah membuat janji ? "tanya balik resepsionis ramah namun tatapan nya seolah curiga pada marsha ".


belum mbak, tapi saya ada kepentingan mendesak, " ucap marsha meyakinkan ".


memang selama ini marsha hanya mempunyai nomor bunda dan juga alfaris, sementara nomor laki laki itu kini sedang tidak aktif, andai marsha mempunyai nomor rendra atau zo mungkin tak akan serepot ini bertemu rendra di kantor.


mbak ini sudah perempuan yang ke sekian kali loh pagi ini yang ingin bertemu tuan rendra, " ketus resepsionis itu mulai curiga kalau marsha sama dengan wanita wanita yang sedari tadi ingin bertemu dengan rendra ".

__ADS_1


mbak saya benar benar ada kepentingan dengan tuan rendra, " jelas marsha meyakinkan kembali ".


sebaiknya anda keluar mbak, sebelum keamanan mengusir anda, " ketus resepsionis itu mulai geram pada marsha yang memaksa ".


ada apa ini ? " tanya meylani yang kebetulan lewat dan melihat sedikit keributan ".


biasa bu, mbak ini ingin bertemu dengan tuan rendra tanpa membuat janji terlebih dahulu, " jelas resepsionis memberitahukan meylani dengan tetap menatap marsha sinis ".


mey tertawa kecil membuat beberapa resepsionis dan juga marsha heran dengan wanita satu ini.


kamu mau bertemu beruang kutub ya ? " tanya mey dengan tetap tertawa renyah ".


marsha hanya diam, dia bingun harus bagaimana menjelaskan tujuan nya itu.


tanpa di duga mey malah mengajak ikut menemui rendra, marsha awal nya bingun tapi dia tetap mengikuti meylani menuju lip.


para resepsionis pun sama di buat bingung dengan sekertaris utama itu yang mengijinkan orang tak di kenal menemui wakil cio mereka.


aku jadi pengen liat reaksi beruang kutub itu, pasti lucu saat memaki gadis ini, " batin meylani tersenyum jahat di dalam lip ".


kini mey mengetuk pintu ruangan wakil cio yang sebenar nya marsha pernah satu kali memasuki ruangan itu bersama kaka dan juga papah nya.


mey masuk dan mempersilahkan marsha ikut masuk ke ruangan rendra.


rendra tersenyum kecil pada marsha dan mempersilahkan marsha duduk di sopa lalu meminta mey mengambilkan air minum untuk marsha.


mey sedikit ke heranan dengan senyum rendra yang jarang terlihat, terlebih senyuman itu untuk gadis asing.


padahal niat mey membawa gadis itu untuk memancing emosi beruang kutub itu.


mey pun mengambilkan minum lalu kembali masuk ke dalam ruangan beruang kutub itu dan menyimpan minuman di atas meja.


meskipun ragu tapi karena rasa penasaran mey memberanikan diri bertanya pada beruang kutub itu.


tuan maaf, apa anda sudah berselingkuh dari nona lisa ? " tanya mey dengan wajah polos nya ".

__ADS_1


rendra menatap tajam musuh bebuyutan nya itu, kaka maaf dengan pertanyaan gadis barbar itu, " ucap rendra tak enak hati pada marsha ".


marsha hanya tersenyum dan mengangguk pelan.


kamu tau dia ini istri dari ka al hah ? liat saja nanti kaka ipar akan minta sama ka al untuk memecat kamu, " kesal rendra sambil mengusir mey untuk keluar ruangan nya ".


mey di buat kaget dengan ucapan beruang kutub itu, kali ini dia benar benar ketakutan dan bergegas keluar ruangan dan duduk di kursi nya.


mey memang tau perihal pernikahan bos besar nya, tapi mey belum mengetahui sosok bu bos nya itu.


mati mati mati aku, tamat sudah , " gerutu meylani menyesali kebodohan nya itu kali ini dia yakin diri nya akan tamat dan akan di pecat dari pekerjaan nya ".


zo yang melihat kekasih nya itu berbicara sendiri lalu menghampiri nya, ada apa ?


di dalam ada bu bos, " jawab mey dengan wajah pucat nya ".


bu aisyah ? " tanya zo lagi memastikan ".


bukan, tapi bu bos istri bos besar, " jawab mey lagi dengan wajah kepanikan nya ".


zo memicingkan mata nya curiga pada meylani, jangan bilang kamu buat masalah dengan nyonya marsha ? " ucap zo curiga ".


mey hanya menghela nafas panjang dengan wajah pucat nya itu.


zo pun berjalan ke arah ruangan rendra dan mengetuk pintu, lalu masuk setelah di persilahkan oleh rendra.


marsha sudah menceritakan semua nya dan mengatakan ke inginan nya untuk menyusul suami nya.


zo duduk di samping rendra setelah memberi hormat pada marsha dan juga rendra.


aku atau zo tak merasa keberatan jika mengantarkan kaka ke sana, tapi aku takut kalau malah hubungan kalian makin tak baik jika kaka ke sana apalagi tampa memberitahukan terlebih dahulu sama ka al, " jelas rendra berusaha menengahi permasalahan kedua kaka nya.


marsha bersikukuh ingin di antarkan ke sana membuat rendra akhir nya pasrah dan menugaskan zo dan beberapa pengawal mengantarkan kaka ipar nya itu untuk menemuinka al yang sedang berlibur di desa.


rendra hanya berharap ka al nya tak akan marah dan berharap benar benar menikmati liburan nya bersama istri nya.

__ADS_1


__ADS_2