Bukan Mantan Tapi Suami

Bukan Mantan Tapi Suami
berkumpul di kediaman arman


__ADS_3

kini mama lita nampak merasakan orang orang yang cari muka dan menjilat pada nya, mama lita sadar kenapa menantu nya itu selalu terlihat sederhana, rupa nya tidak enak di dekati oleh orang orang munafik itu.


raksa dan keluarga nya sama meninggalkan rumah arman, sebab percuma menyesal apalagi petinggi Z company terkenal kejam dan tanpa ampun.


zo duduk di samping arman lalu menyeruput kopi hangat yang tadi di buatkan marsha untuk suami nya, kamu main minum saja, itu kopi buatan marsha untuk al, " ucap mama lita yang menghampiri suami nya lalu duduk di sopa samping siami nya ".


wajah zo yang tadi datar kini langsung memucat, dia tau kekejaman bos sekaligus sahabat nya tapi itu tidak berlaku bagi nya, namun saat berhubungan kembali dengan marsha dia bergidik ngeri dengan amarah nyonya besar itu.


mama lita dan papa arman tertawa kecil, mereka berdua tak menyangka zo mempunyai rasa takut.


kamu kenapa ? takut sama al ? " tanya papa arman masih tertawa renyah ".


zo menggeleng cepat dengan wajah masih memucat, lalu ? " tanya mama lita heran ".


takut sama putri anda, " jawab zo lirih ".


haha kenapa bisa ? " tanya papa arman lagi ".


zo pun menceritakan kejadian semalam saat diri nya dan rendra di maki maki oleh marsha di hadapan bunda lisa dan juga alfaris.


mama lita dan papa arman pun tertawa bahagia apalagi saat zo menceritakan kalau alfaris saja takut sama istri nya, membuat papa arman dan mama lita benar benar tak menyangka sekaligus bahagia dengan anak dan menantu nya yang membaik dalam berumah tangga.


sementara rendra masih di ujung pintu, mungkin ini ke berapa puluh kali dia mengetuk pintu dan tidak di buka kan oleh kaka dan kaka ipar nya.


marsha yang sedari tadi hanya menyembunyikan wajah nya di perut suami nya karena sedih dan shock kini berganti kesal karena pintu terus di ketuk.


marsha mendudukan tubuhnya di sopa, alfaris hanya menatap bingung dengan perubahan ekspresi istri nya yang kini kembali terlihat kesal.


marsha berdiri dan berjalan ke arah pintu dan membuka nya.


aku cuma mau ketemu ka al, penting, " ucap rendra seperti anak kecil ketakutan karena tatapan marsha pada nya ".


masuk, " ketus marsha dan berlalu masuk kembali ke dalam kamar dan duduk di sopa samping suami nya ".

__ADS_1


rendra berjalan masuk sambil menunduk seperti kucing habis ketahuan mencuri, duduk lah, " ucap alfaris pada adik nya ".


rendra pun duduk di sopa berhadapan langsung dengan kaka nya.


ada apa ? " tanya alfaris tanpa berbasa basi ".


rendra pun mulai menceritakan masalah nya dimana dia harus mundur dari wakil cio karena diri nya akan mencalonkan parlemen, dan salah satu syarat nya mundur dari jabatan bisnis apapun.


alfaris nampak diam dan berfikir, andai zo mau mengambil posisi itu dia dengan mudah menyerahkan itu pada zo, namun sahabat nya itu enggan mengambil jabatan itu dan lebih nyaman sebagai kepala ke amanan.


kita fikirkan nanti malam setelah selesai makan malam, paman bima suruh ke sini saja kita bahas di rumah ini, " usul alfaris karena belum mendapatkan solusi ".


baik ka, " jawab rendra mengerti ".


di sini juga banyak kamar, kalau bunda dan lisa mau juga bisa menginap malam ini di sini, " usul marsha agar bisa berkumpul dua keluarga besar ".


ide bagus kaka ipar, " jawab rendra karena dia juga rindu bunda dan lisa ".


alfaris pun menyetujui itu semua dan meminta rendra izin pada papa arman, karena bagaimanapun pemilik rumah ini papa arman, dan yang memiliki kepentingan adalah rendra jadi al sengaja meminta rendra langsung yang bicara pada papa arman.


tapi marsha malah berfikiran macam macam pada suami nya dan menatap suami nya itu malas, aku masih datang bulan, " ucap marsha tersenyum lucu ".


alfaris tersenyum kecil dan mengecup kening istri nya, lalu mencium bibir istri nya itu lembut dan mengangkat tubuh istri.


alfaris membawa tubuh istri nya berjalan ke arah ranjang sambil bibir nya tak lepas menghisap lembut rongga mulut istri nya.


alfaris menyimpan tubuh istri nya lembut di atas ranjang, lalu dia ikut merebahkan tubuh nya dan mendekap istri nya.


kita hanya tidur tak melakukan lebih, " ucap alfaris lagi sambil mengecup kening istri nya ".


kita lakukan lebih juga boleh, asal jangan dulu ke inti nya, " jawab marsha dengan senyum menggoda ".


al mendengus kesal, istri nya itu memang bisa meluapkan apa yang di inginkan nya dengan cara lain namun al tak suka hal itu.

__ADS_1


al pun memeluk istri nya hingga mereka berdua terlelap sampai sore hari.


di kediaman arman, kini bunda aisyah dan juga lisa sudah sampai, bima dan dian pun ikut hadir karena zo memberitahukan pada kedua orang tua nya kalau rendra meminta mereka hadir.


dirga dan hasan serta sang istri alya pun sudah sampai di kediaman arman.


mereka saling menyapa serta berbincang ringan.


sementara sepasang kekasih masih terlelap dalam tidur nya.


mama lita akhir nya berjalan menuju kamar putri serta menantu nya dan mengetuk pintu berulang kali.


marsha yang sedang di dalam kamar mandi tak mendengar ketukan pintu itu.


al pun akhir nya terbangun karena berkali kali suara ketukan pintu, dengan malas dan wajah khas bangun tidur al mendudukan tubuh nya di rangjang lalu bergegas ke arah pintu dan membuka nya.


mama lita hanya diam mematung, dia masih canggung serta merasa bersalah pada al.


ada apa mah ? " tanya al dengan suara parau nya ".


eh maap mengganggu, orang orang sudah menunggu kalian di bawah kata papa tuan al akan membahas pekerjaan di rumah ini, " jelas mama lita gugup sampai menyebut menantu nya kini dengan sebutan tuan ".


al sedikit kaget dengan sebutan tuan itu, namun dengan wajah tenang nya al mengangguk tanda mengerti.


dengan gugup mama lita berpamitan meninggapkan al yang masih berdiri di depan pintu.


padahal aku berharap marsha yang membuka pintu, " batin mama lita sambil berjalan menuruni tangga ".


siapa ka ? " tanya marsha yang baru keluar kamar mandi ".


mama, " ucap al sambil menutup pintu lalu berjalan menuju sopa ".


marsha hanya ber oh ria lalu menuju lemari karena kini dia hanya memakai handuk yang di lilit di tubuh nya.

__ADS_1


al menatap istri nya jengah, bukan tak menyukai tapi ini waktu yang tidak tepat istri nya berpenampilan seksi dan menawan bagi nya.


__ADS_2