
"NON..!!!"
Bi Ami mendorong kuat pintu ruang inap Bulan hingga mengagetkan penghuni yang ada disana.
"Etttzz Daah Bi Amiii...biasaa doong buka pintunyaaa", gerutu Mira
"Kirain Suami Bulan yang ga tau diri itu tiba - tiba dateng" lanjutnya.
"Non, bagaimana keadaan non, Bibi sampe kalut denger non masuk rumah sakit, maafin Bibi yang ga pernah ada disamping non selama ini..hiks", tangis Bi Ami pecah seketika.
Bi Ami, asisten rumah tangga yang sudah puluhan tahun mengabdi di keluarga Hermawan termasuk mengasuh Bulan dan Bintang sejak kecil, Bi Ami yang mengetahui semua penderitaan dan kebahagiaan keluarga itu, terakhir dia menangisi Bulan dalam acara lamaran kemaren dan mengetahui kesepakatan yang terjalin antara Bulan dan Alex.
"Bi, Bulan baik baik saja hanya alergi seperti biasa, liat tuuu....bentolnya masih kategori imut kata dokter masih bisa diobatin dengan salep, pasti Mira kasih tau Bibinya pake di dramatisir yaa sampe Bibi kalut gini, udah Bibi jangan nangis Bulan jadi sediih".
Bulan memeluk erat Bi Ami karena selama ini Bi Ami lah tempat Bulan berkeluh kesah dibanding dengan mama Ayu.
Mira melihat keakraban keduanya langsung menghampiri dan ikutan berpelukan.
"Makasih yaa Bi udah mau dateng bawa baju ganti buat Bulan, untung ga ada yang jantungan kita pas Bibi buka pintu saking kencengnya sampe bunyi....."
__ADS_1
BRAAAAAKKKK
Dan pintupun terbuka....kembali
"Kodok lu loncaatt!!"
"Astaga naga!!"
#tepok jidat#
"Bulan! are you ok??!!" Anthony tiba tiba masuk ke ruangan dan langsung memeluk Bulan.
Ditempat lain, tepatnya di ruang meeting kantor Alex di Singapore Alex menggebrak meja dengan tiba tiba setelah Aris membisikkan sesuatu.
"Meeting selesai!! bubar semuanya ! bonus kalian akan saya tambahkan !!! keluar semua!!"
perintah Alex di hadapan semua kepala divisi.
Semua yang diruangan meeting terkejut, bingung antara senang dan ragu, karena Alex mengucapkan perihal bonus sambil marah marah.
__ADS_1
Alex menatap tajam ke arah Aris "ko bisa ya Ris kamu kecolongan hal kecil seperti ini tentang dia ?? jadwalkan kepulangan saya malam ini juga !!"
"Baik tuan, segera" Aris langsung meninggalkan Alex secepatnya karena dia tau pasti Alex tidak akan berhenti mengomel sampai tak ingat waktu.
Sial, tau gitu kan ga akan aku pindahin kebon lily ke kamar pengantin!! . Alex
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Panggung minimalis yg sudah ditempati oleh pemain band dan juga sang vokalis yg tengah bersiap siap melantunkan lagu - lagu indahnya.
Bulan yang sudah siap dengan posisinya sebagai pemain piano yang akan mengiringi band nya di acara ulang tahun yayasan sekaligus ulang tahun pemiliknya yang di adakan di yayasan melody Bulan Bintang, sekolah musik yang didirikan oleh Bintang semasa hidupnya.
Tembang lagu I love you nya Joanne wang mengakhiri acara tersebut yang kebetulan dinyanyikan sendiri oleh Bulan membuat semua yang hadir di acara tersebut sangat terharu dibuatnya karena mengingat pemiliknya yaitu Bintang yang telah berpulang, sebagian menitikkan airmatanya mengenang semua hal yang terjadi di yayasan maupun diluar termasuk semua perform yang pernah ditampilkan oleh yayasan tersebut.
"Aku akan berjuang untuk wujudkan impian mu ka Bintang.. apapun itu resikonya" batin Bulan sambil mengusap airmatanya.
Setelah selesai, mereka pun menghabiskan malam dengan penuh ceria dan tentunya dengan penuh makanan terbaik yg khusus disediakan untuk mereka.
"Ok semuanya cukup sampai disini, Bulan ayo aku hantar pulang tidak baik udara dingin bagi alergi mu, ini terakhir kalinya aku mengijinkan kau keluar disaat alergi mu kambuh", perintah Anthony yang tak bisa lagi dibantah oleh Bulan karena sudah berjanji tidak akan lama mengikuti acara tersebut.
__ADS_1
Aksi mereka pun tak luput dari pandangan pria yang hadir dalam acara tersebut, dia menyaksikan perform Bulan yg sangat memukau.
"Aku harus mendapatkannya".