BULAN KU

BULAN KU
Bab 3


__ADS_3

Alex Ananta Pratama, anak tunggal dan pewaris utama Pratama Group, yang merupakan putra tunggal dari papa Wijaya Pratama dan mama Andini. Alex adalah pria berhati dingin dan paling anti dengan yang namanya wanita penggoda.


"Jadi dia sudah kembali...hmmm" gumam Alex


"iya tuan, nona Bulan sudah kembali beberapa hari yang lalu, saya masih mengumpulkan informasi mengenai dirinya, apalagi tuan Hermawan termasuk pintar dalam hal menyembunyikan status anak satunya lagi yang merupakan kembaran nona Bintang, sehingga sulit mencari info tentang nona Bulan" jelas Aris yang merupakan sekretaris rasa asisten pribadi Alex.


"Tidak perlu mencari tau lagi soal itu, saya akan tetap menikahinya bagaimanapun juga, jadi biarkanlah...jangan lupa siapkan kepergianku tepat setelah pernikahan!"


"Baik tuan" lalu Aris keluar dari ruangan Alex, kemudian Aris terlihat menghubungi seseorang lewat hp nya "tetap cari info soal nona Bulan, jangan sampai ada yang terlewatkan sedikitpun!" perintahnya pada seseorang.


Restoran D'lova


"Ko gw berasa kaya ja***g yak, nih ga salahkan lo infonya kalau dia ga suka digoda??? Bulan merasa risih dengan gaun yang dipakainya, apalagi belahan dadanya terexpos jelas seolah ada yang berusaha mencoba untuk keluar dari sarangnya karena terasa sesak didadanya.

__ADS_1


"Ga laa...menurut info yaa yang namanya Alex Ananta itu paling anti jika kaum hawa duluan yang menggodanya, pokoknya dia akan menghindari yang namanya wanita A...GREE....SIF. Nah tunjukin deh kecentilan lo tar, secara kan lo dah liat dia gantengnya bolak balik", panjang kali lebar sudah Mira sahabatnya meyakinkan Bulan akan rencananya.


"Awas lo yak kalau gw ampe di p***sa, kalian berdua yang gw laporin Polisi!" ancam Bulan pada sahabatnya.


Bulan sudah bersiap dimejanya sambil menarik narik dressnya yang jauh diatas lututnya. sedangkan Mira mengambil tempat duduk dipojokan agar tidak terlihat.


Alex memasuki restoran dan langsung menuju meja dimana Bulan sudah menunggunya. Alex menatap tak percaya dengan seseorang yang melambaikan tangan ke arahnya..."Aaaleexxx!!" dengan suara lantangnya yang dibuat semanja mungkin sehingga membuat para pengunjung lainnya menatap ke arah Bulan.


"Jaga sikap anda nona!" tegas Aris yang tiba - tiba muncul dibelakangnya.


"ASTAGA!! Bikin kaget aja!


Alex mengangkat tanganny ke arah Aris dengan mengisyaratkan agar membiarkan Bulan melakukan apa yg dia mau.

__ADS_1


Bulan menarik tangannya kembali setelah diacuhkan oleh alex.


"Waaaahhh selain tampan ternyata anda saaangat dingin, ak akan membuatmu dirimu merasakan panasnya cinta sayang" goda Bulan sambil menarik kursinya untuk lebih dekat lagi dengan Alex sembari telunjuknya menyusuri dada bidang Alex.


Alex masih setia dengan diamnya tanpa mengalihkan pandangan tajamnya pada Bulan.


Bulan hari ini memenuhi janjinya pada papanya untuk bertemu Alex. Bulan menghabiskan waktunya untuk make over dirinya sebagai wanita penggoda. Tapi Bulan terlihat mencoba menutupi dadanya dengan tas nya karena dirinya merasa rugi harus mengumbarnya didepan Alex.


"Bagaimana kalau kita membicarakan pertunangan ini dikamar hotel sayang agar lebih saling mengenal leeebih dalam lagi" bisik bulan disertain desahan seraknya dan tak lupa tangannya bergelayut manja di lengan Alex.


Alex langsung berdiri dari tempatnya setelah mendengar ucapan Bulan dan membuat Bulan reflex memundurkan kursinya saking terkejutnya.


Hehh....cepatnya dia bereaksi kalau urusan kamar oh astaga dasar mesum...gumam Bulan dalam hati.

__ADS_1


__ADS_2