BULAN KU

BULAN KU
Bab 23


__ADS_3

Sudah 1 bulan setelah kepergian Alex ke Singapura, Bulan tetap menjalani rutinitasnya sebagai pimpinan di perusahaan papanya dan masih setia dengan bandnya yang kerap manggung di cafe D'Ryan dan cafe cafe lainnya, bahkan Bulan kini tengah mempersiapkan konser mininya bersama yayasannya yang tentunya masih dijalani oleh bulan secara diam diam.


Semenjak pernikahan Bulan, ia jarang sekali mengunjungi kediaman orang tuanya karena selalu saja berakhir perdebatan dengan papanya, entah itu soal perusahaan bahkan kehidupan rumah tangga Bulan pun selalu menjadi pemicu pertengkaran ayah dan anak tersebut.


Dan alex, dia disibukkan dengan usahanya sehingga waktu ia habiskan untuk kerja dan kerja bahkan asistennya lah yang menggantikan posisi Alex, Arislah yang seolah bertindak sebagai suami dalam hal menanyakan kabar maupun kegiatan Bulan.


Apa nyonya sudah makan?


Apa nyonya sudah sampai kantor?


Apa nyonya sudah sampai rumah?


Sedang apa nyonya sekarang?


Bulan selalu tersenyum kecut ketika mendapatkan pesan tersebut setiap harinya dari Aris asisten Alex. Sekarang pesan tersebut tak pernah muncul lagi pada saat Bulan membalas pesan Aris yang terakhir kalinya.


Flashback on


"Nyonya sudah sampai dikantornya tuan dan sudah sarapan", Aris melaporkan hasil percakapannya dengan Bulan lewat pesan di ponselnya.


"Hmmm...baguslah", ucapnya fokus menatap laptopnya diatas meja kerjanya sambil menyeruput kopi pahitnya.


Ting....( pesan masuk )


Aris melihat pesan tersebut dan berhasil membuat dirinya terkejut tetapi ia mencoba santai dan mengabaikan pesan tersebut dan melanjutkan kerjanya.


"Dari siapa?"


"Nyonya .. tuan"


"Apa dia bilang?"


Hening

__ADS_1


"Kenapa kau diam, dia kirim pesan apa?!" Alex yang sudah terlanjur kesal dengan Aris karena tidak langsung menyampaikan pesan dari istrinya "jangan ada yang kau rahasiakan dariku! berikan ponselmu cepat!!"


Alex mengambil paksa ponsel Aris dan langsung membaca pesan yang dikirimkan oleh Bulan dan langsung membacanya dengan suara lantang


"APA INI??... ARIS I THINK I LOVE YOU....??!!!"


Praannkk


Cangkir kopi yang dipegang oleh sekretaris Alex meluncur bebas ke lantai hingga pecah ketika ia tak sengaja mendengar bosnya mengucapkan ungkapan cinta kepada Aris sang asisten sehingga membuat sekretarisnya auto shock mendengarnya, bagaimana bisa bos tampannya mencintai asistennya yang sama sama memiliki pedang yang sama.


Dammn...


Flashback off


\=\=\=\=\=\=


Bulan berada di kediaman orang tuanya sekarang, entah mengapa ia tiba tiba merindukan mama Ayu dan langsung membelokkan setir mobilnya kerumah orang tuanya.


Hening


"Mamaaa...yuuhuuu where are youu...hhmm..kemana semua orang?"


"Bibiiii..." Bulan langsung berteriak melihat bibi yang muncul dari arah dapur


"Noooonnn....waah bibi senang non dateng" bibi berlari kearah Bulan dan langsung mereka berdua berpelukan sambil melompat lompat kegirangan dan berputar.


"Mama mana?"


"Lagi ada acara arisan di salah satu temannya non, apa kabar non bibi kengeeennn"


"Samaaaa, Bulan lebih kangen malah...sama masakan bibi tapi..hahahaha"


"Bi hari ini aku mau tidur disini kebetulan Alex lagi di Singapura"

__ADS_1


"Oya bi aku mau pinjam selimut mama ya, aku suka motifnya...langit...Bulan ambil sendiri ke kamar yaa"


Seketika itu juga Bulan melangkah cepat ke arah kamar mamanya, rindu yang sangat ia rasakan walaupun jarang bercerita dari hati ke hati selama ini dengan mamanya.


Ceklek


Bulan melangkahkan kakinya menuju lemari yang biasa mamanya simpan barang barang yang selalu dipinjam oleh anak anaknya.


Aaahh ketemu. Bulan


Pada saat menarik selimut Bulan melihat sesuatu terjatuh kelantai dan sepertinya sebuah foto.


Foto siapa ini...


Bulan memegang sebuah foto wanita cantik dengan model baju 90 an terkesan jadul tapi modis yang lagi tersenyum ke arah kamera,


kenapa familiar sekali ya wanita di foto ini.


Bulan yang tanpa sadar berdiri di hadapan cermin besar yang menempel di salah satu sudut kamar, Bulan berjalan mendekat kearah cermin tersebut dan melihat dirinya yang saat ini sedang menggunakan dress floral selutut lalu menatap foto tersebut...Bulan menatap kembali dirinya lekat di cermin..lalu kembali lagi melihat foto wanita yang memakai dress mirip dengannya...dan ...berambut keriting


Deg


Ini mirip denganku, apa ini foto mama waktu dulu mmm apa mama mengganti model rambutnya? Bulan memang sejak dulu menyadari bahwa dirinya berbeda dengan anggota keluarga lainnya,bahkan dengan kembarannya sendiri karena mereka termasuk kembar tidak identik dan Bulan memang sempat berfikir darimana dia mendapatkan rambut keritingnya sedangkan orang tuanya memiliki rambut lurus seperti Bintang. Bahkan suaminya Alex kadang menyinggung model rambut Bulan yang sepertinya terlihat aneh dimatanya.


"Eh non...bibi ga tau kalau non sudah disini"


"Bi....aku menemukan foto ini, apa ini mama?"


"Eh itu ituu...mm..eh..bibi ga tau non maaf, aduh bibi lupa belum matiin kompor, bibi permisi", secepat kilat bibi berbalik dan meninggalkan Bulan yang masih terpaku dengan foto di tangannya.


Ceklek...tiba tiba pintu kamar terbuka kembali


"Sayang...kamu lagi apa?"

__ADS_1


__ADS_2