BULAN KU

BULAN KU
Bab 22


__ADS_3

"Alex kamu mau ap....mmpphh"


Alex yang berjalan cepat ke arah Bulan dan langsung me****m dan me***t bibir merah sambil menahan tengkuk leher Bulan.


Bulan mencoba mendorong Alex tapi apa daya tenaga Alex mengalahkan Bulan yang meronta ronta berusaha untuk melepaskan diri dari Alex.


Alex melepaskan ciuman yg hampir membuat mereka kehabisan nafas, kemudian Alex melanjutkan kembali ci***n itu dan tangannya pun ikut bergerilya dibalik kaos longgar Bulan, Bulan yang baru pertama kali merasakan hal yang membuat tubuhnya seolah olah menginginkan lebih dari apa yang telah dilakukan oleh Alex, tanpa disadarinya dirinya langsung melingkarkan tangannya dileher Alex dan seketika itu juga langsung mendorong Alex ke sofa hingga ia terduduk dipangkuan Alex dan saat ini posisi Bulan yg memimpin permainan panasnya, pada saat Alex hendak membuka kaos Bulan tiba tiba Bulan menghentikan aksinya dan menatap tajam Alex.


"Masa ampuuunn aku terlalu banyak nonton koleksi film Mira....aaakkhhh" teriak Bulan sambil turun dari pangkuan Alex dan berlari keluar.


"Daaammnn you Bulan" geram Alex


Alex terpaksa menuntaskan hasratnya dikamar mandi yang ada di ruang kerjanya.


Apa yang telah ku lakukan, memalukaaann pasti aku terlihat murahan dimatanya aaaaa...kesel kesel kesel. Bulan


Bulan berpas pasan dengan Alex pada saat hendak makan malam, dan mata mereka saling menatap tajam keduanya.


Alex yang hendak menghampiri Bulan seketika itu juga Bulan langsung berlari ke arah dapur.

__ADS_1


Bulan terlihat selalu berada disamping Bi Nani dan mengekor kemanapun Bi Nani pergi padahal hanya memindahkan menu masakan saja dari dapur ke ruang makan.


"Bulan duduklah! aku pusing melihatmu kesana kemari, cepat makan! masih ada urusan yang harus kita selesaikan!" Alex jengah yang dari tadi memperhatikan sikap Bulan yang kekanak kanakan dan selalu menghindarinya setelah kejadian tadi siang di ruang kerja.


Deg...


Bulan duduk disofa kamar sambil meremas ujung piyamanya tak berani menatap Alex yang sudah menunggunya dikamar.


Suara langkah kaki Alex membuat jantung Bulan berdegup kencang.


"Aku tidak suka kau meninggalkan ku begitu saja seperti tadi, membuat kepalaku pusing!" tiba tiba Alex sudah berdiri dihadapan Bulan sambil berkacak pinggang.


"Tapi kau ikut menikmatinya dan apa katamu tadi? kau sering menonton film xx bersama sahabatmu yang tidak jelas itu hah??!!"


"Heeii...jaga bicaramu, dia itu temanku!"


"Besok aku harus kembali ke Singapore dan selama aku disana aku ingin kamu tinggal di mansion" lanjut Akex


"Untuk apa??" Bulan mengernyitkan dahinya tak percaya apa yang dipinta Alex.

__ADS_1


"Untuk apa katamu??! kau itu istriku, seorang istri harus mengikuti perintah suami!" tegas Alex.


Bulan tiba tiba beranjak dari duduknya dan berdiri dihadapan Alex yang hanya menyisakan jarak beberapa senti saja.


"Eh...kau mau apa???" Alex sontak memundurkan tubuhnya ketika Bulan mendekatinya dengan tiba tiba.


"Kau sakit?" Bulan mendaratkan punggung tangannya ke dahi Alex mencoba mencari sesuatu hal yang membuat Alex seperti bukan pria yang Bulan kenal selama ini," kenapa kau berubah jadi pria normal seperti ini...hmm" Bulan mendekatkan wajahnya ke wajah Alex.


Alex yang tiba tiba merasakan gejolak panas ditubuhnya tatkala melihat wajah cantik serta bibir merah milik wanitanya ini mencoba mengatur nafasnya agar tidak lepas kendali karena otak mesum Alex saat ini lagi mode on


"Kau mencoba menggodaku hah??"


"Eehh...." seketika Bulan langsung menjauh, "ada apa denganmu ? apa kau terbentur sesuatu sampai kau lupa dengan perjanjian pernikahan kita, ingat ya tidak saling mencampuri urusan masing masing dan tidak perlu satu atap dalam menjalani hubungan konyol ini apa kau lupa?? itu yang kau ucapkan dulu dan juga kau bilang tidak akan tertarik denganku tapi lihat kau justru dengan otak mesum mu berjalan normal jika didekatku", ujar Bulan seraya berjalan ke ranjangnya dan membuka selimut dengan kasar.


"Hey...aku belum selesai bicara!"


"Aku mengantuk Lex, hari ini aku lelah"


"Lelah darimana bukankah seharian ini kau dirumah"

__ADS_1


"Lelah menghindarimu" lirih Bulan pelan tapi masih terdengar oleh Alex.


__ADS_2