
"Bulan, buka pintunya aku Anthony biarkan aku masuk"
Anthony?? . Bulan
ceklek...terdengar pintu terbuka dan keluarlah Bulan dengan mata sembab sambil mendekap tubuhnya untuk menutupi alerginya.
"Aku tidak bawa obatnya Ant....ini semua karna dia tuuuhh...", sambil menunjuk ke arah Ryan
"Hahaha... jangan seperti anak kecil yg menangis karena diambil permennya, sini aku obati"
Bagaimana aku tidak jatuh cinta denganmu, kau sangat menggemaskan. Anthony
"Heh jangan salahkan aku, mana aku tau kalau dirimu alergi sama bunga, dan kau aneh sekali padahal bunga itu melambangkan keanggunan dan kecantikan seorang wanita", Ryan mencoba membela dirinya setelah ia terkejut mendengar cerita Dewi sekretaris Bulan tentang alergi Bulan.
"Diam kau!! aku akan minta papa untuk membatalkan kontrak kerjasama kita!"
"Hee....kenapa juga om Andi menempatkan dirimu sebagai CEO, kau lebih pantas menjadi guru TK", cibir Ryan
"Aku ingin pulang", pintanya pada Anthony
"Ikut aku dulu kerumah sakit setelah itu aku akan hantar pulang"
"Aku tidak apa apa Ant aku bisa pulang sendiri, lebih baik kamu urus rumah sakit dulu yg lebih penting, jangan khawatirkan aku".
"Aku yg akan mengantarkannya pulang", Ryan menawarkan dirinya sebagai bentuk permintaan maafnya.
"Tidak mau! rapat kali ini akan diwakilkan oleh pak Wil, kau lihatkan ..", sambil menunjukan beberapa alergi ditubuhnya, "aku tidak bisa mengikuti rapatnya!"
Bulan berlalu begitu saja dan langsung diikuti oleh Anthony dibelakangnya.
"Hey...sudahlah jangan menangis lagi setelah dari rumah sakit aku akan menemuimu", Anthony menghapus air mata Bulan bertepatan dengan pintu lift yg terbuka.
__ADS_1
ting....
"kau!!!"
"Hmmm....ini alasan kau tidak bisa makan siang denganku karna sibuk bersamanya hah?!", Alex merasa kesal karna melihat Bulan bersama Anthony kembali.
"Aku memang tidak bisa karna awalnya aku ada rapat dengan klien la...",
"Lalu dia datang dan kau memilih bersamanya!" Alex memotong pembicaraan Bulan
"Alex ak..."
tiba tiba
"Alex??? kaukah itu?" seorang wanita cantik menghampiri Alex.
"Andrea??" gumam Alex
"OMG long time no see ... apa yang kau lakukan disini, ah yaa bagaimana kalau kita berbincang sambil makan siang kau tidak sibukkan??" tanya Andrea sambil bergelayut manja dilengan Alex.
"Kau..." geram Anthony, tapi Bulan menghalangi Anthony yang hendak mengejar Alex.
"Biarlah, alu lelah dan badanku sudah gatal semua, aku mau pulang", pinta Bulan.
Ditengah perjalanan Bulan menepikan mobilnya dan berhenti sejenak.
Kenapa sakit sekali melihat Alex bersama dengan wanita lain...bukan bukan bukan..ini bukan sakit karna wanita itu, tapi karna Alex selalu ada waktu buat yang lain..aaah sama sajaa kesel kesel kesel. Bulan
\=\=\=\=\=
@Cafe
__ADS_1
"Ryan?"
"Lex? kapan kau datang? waaah senang bertemu denganmu"
"Aku baru tiba, ayo bergabunglah kau pasti tidak percaya aku bertemu dengan Andrea, dia lagi ke toilet"
"Andrea?? wah sudah lama sekali...sebentar Lex, nona Dewi !" panggil Ryan kepada sekretaris Bulan yang kebetulan hendak keluar bersama William setelah menyelesaikan rapat.
"Iya tuan Ryan, ada yang bisa saya bantu?"
"Tolong sampaikan permintaan maafku kepada bos galakmu itu karna dia pasti tidak akan mau mengangkat telpon ku, o ya katakan juga padanya dia semakin cantik jika marah marah", ujar Ryan sambil tersenyum.
"Tuan Ryan bisa saja, baiklah akan saya sampaikan, permisi dan selamat siang", pamit Dewi
"Dasar kau masih saja suka merayu klien yang cantik, apa kali ini klien mu tidak terpesona denganmu??" cibir Akex.
"Yuup...dia mengacuhkanku dari awal, dia wanita aneh"
"Aneh apanya?"
"Hari ini aku ada rapat dengannya, aku membawakan dia bunga lily eeh dia malah menghajarku lalu menangis"
"Kenapa?" tanya Alex penasaran
"Dia Alergi terhadap bunganya, untung Dokter bulenya cepat datang kalau tidak aku bisa di bui olehnya"
"Jadi itu alasan dia tidak jadi rapat??"
"Yuup dia meminta yang lain untuk mewakilkannya, karna dia tak tahan dengan gatal alerginya, aku sudah menawarkankan diri untuk mengantarkannya pulang soalnya dokternya itu tidak bisa mengantar, tapi dla malah tambah marah ke aku, dasar wanita aneh".
"Apa klienmu dari perusahaan Hermawan? wanita itu berambut keriting? Bulan?"
__ADS_1
"Yup bagaimana kau tau sedetail itu? o ya jangan lupakan kalau dia juga cantik dan sexy...hmm"
Sh*******ttt