Calon istri kakak ku

Calon istri kakak ku
Tidak boleh bertemu tanpa aku


__ADS_3

Maria sedang menggengam tangan ken , sedangkan yonan abe duduk di sofa sambil membaca koran pagi , hari ini ken pulang dari rumah sakit jadi abe sengaja tidak ke kantor .


" Kau tiba - tiba pingsan , sungguh menakuti mama "


" Ma , apakah tunanganku bernama luna ? "


" Benar , apa kau sudah ingat ? "


" Tidak ingat tapi aku ingat jun , key dan yang lainnya "


" Jangan khawatir , dokter bilang ingatanmu akan kembali perlahan - lahan , tiga hari lagi kita akan mengunjungi jun , karena ksu tiba - tiba sakit kita terpaksa menunda keinginan adikmu untuk melamar kekasihnya, sepertinya dia sudah tidak sabar "


Maria tersenyum sambil menepuk - nepuk tangan ken . ken juga tersenyum sementara yonan abe hanya menggelengkan kepalanya.


" Apa papa juga ikut ? "


" Tidak, ayahmu akan menggantikan tugasmu di sini jadi kau bisa menghabiskan beberapa waktu bersama tunanganmu "


" Ma , apa kau punya foto tunanganku ?"


" Tunanganmu namanya luna , kau bisa melakukan video call dan melihatnya secara langsung atau kau bisa minta pada adikmu, sepertinya mereka cukup dekat "


setelah maria dan abe keluar , Ken menatap langit - langit kamarnya dia berusaha keras untuk mengingat wajah luna tapi sayangnya tidak berhasil, sepertinya ingatan ken kembali ke awal karena dia juga tidak mengingat ayumi . ken merasa ayumi adalah gadis yang aneh jadi ken selalu mengusirnya setiap kali ayumi datang berkunjung .


Ken merasa sangat penasaran seperti apa wajah tunangannya tapi dia tidak berani untuk menelfon luna .


Drttt ..drttt...


Jun sedang melihat foto luna yang di ambil nico secara diam - diam .


Semenjak pulang ke rumah , Ibeth membuang semua baju luna dengan semena - mena dan menggantinya dengan baju model terbaru, ternyata ibeth sangat mengerti fashion dalam sekejap luna berubah menjadi sosok dewi di jube circle .


Drrrt ...drrrt


Jun melihat nama orang yang menelfonnya , tertegun sejenak lalu menscroll untuk menerima panggilan itu


" Halo kak , tumben menelfon , biasanya telfon aku selalu kau reject , aku pikir kau sudah berniat memutuskan hubungan kaka dan adik kita "


" Kau ini ngomong apa , mana mungkin aku reject panggilan kamu .


aku dengar kau ingin melamar seorang gadis,. gadis yang berhasil menaklukkan hati adikku pastilah gadis yang istimewa "

__ADS_1


" Sangat ! dia sangat istimewa , kakak kau sudah memiliki pasangan jadi tidak salah kalsu aku juga ingin bukan ?"


" Tentu saja , kau sudah 25 tahun , tampan dan juga kaya, sudah sewajarnya kau juga memilki pasangan . apa kau bisa mengirimkan foto gadis yang ingin kau lamar itu ?"


" Apa kakak yakin ? tapi berjanjilah kakak harus merahasiakan ini, aku ingin membuat kejutan untuk mama dan papa "


" Kau jangan khawatir , papa tidak bisa ikut karena harus menhandle pekerjaanku . lagi pula aku juga ingin menghabiskan waktu bersama tunanganku ?"


" Bukankah kakak sudah menikah ? "


" Belum , aku baru bertunangan , kalau aku menikah apa mungkin tidak mengabarimu ?


cepat kirimkan foto gadis yang kau inginkan itu , tambahkan aku di akun we chatmu "


Setelah menambahkan ken di akun we chatnya jun mengirimkan foto luna yang terbaru . hari ini nico berhasil mengambil foto candid luna dengan sangat jelas .


Ken tertegun menatap gadis dalam foto itu , hatinya bergetar , ken merasa wajah gadis itu sangat familiar , mata jernih yang terlihat murni seperti teh itu dia pernah melihatnya , tapi dimana ...siapa ?


" cantik sekali , jun sungguh sangat beruntung " ken bergumam pelan .


Tanpa sadar jarinya mengusap foto luna yang baru saja di kirim oleh jun .


*Jun : " kenapa kakak diam , Apakah wanitaku cantik ?"


Ken : " Cantik sekali "


Jun : " Kakak sudah memiliki pasangan jadi kakak jangan menginginkannya lagi ya* "


Ken tidak membalas pesan jun , dia berusaha mencerna ucapan jun


" lagi ? apa maksud ucapan jun , aku jangan menginginkannya lagi ? menginginkan siapa ?"


Jun harus bertemu klien untuk urusan bisnis bersama nico tapi hari ini maria dan ken akan datang, jika sesuai perkiraan ken dan maria akan tiba pukul 7 malam , masih 2 jam lagi pertemuan kali ini tidak akan memakan waktu lama jadi jun akan menemui klien dahulu sebelum menjemput ken dan maria.


Jun sedang dalam perjalanan saat pesan we chat maria masuk


*M**aria :" jun kami sudah di airport , jam penerbangan kami di majukan , kau dimana ?"


Jun : " Aku sedang dalam perjalanan bertemu klien , aku akan mengirim sopir untuk menjemput kalian "


Maria : " Tidak perlu jun aku akan memanggil orang lain untik menjemput kau baik - baiklah bertemu klien "

__ADS_1


Jun : " Baiklah ma , kalian langsung ke villa saja aku akan cepat pulang* "


Setelah menerima pesan dari maria , Luna yang sedang dalam perjalanan pulang , membawa mobil mini cooper yang di hadiahkan kakeknya minggu lalu , keluar dari jalur utama satu arah , dia terpaksa harus memutar mencari jalan untuk memutar arah menuju airport , sedangkan jun yang dalam perjalanan untuk bertemu klien tiba - tiba menyadari sesuatu .


Memanggil orang lain ? siapa orang lain yang akan di panggil ibunya untuk menjemput ? apakah luna ?


tidak boleh ,walaupun ken sudah bertunangan jun tidak akan membiarkan luna bertemu kakaknya tanpa dirinya


" Nico berhenti , kau turunlah dan panggil sopir , aku ada urusan yang sangat mendesak jadi kau gantikan aku bertemu klien "


Tanpa memberi kesempatan nico untuk bertanya dia memaksanya untuk turun lalu membawa mobilnya dengan cepat menuju bandara , setibanya di bandara jun melihat maria sedang menunggu sendirian .


" Ma , kau sendirian ? "


" Tidak , kakakmu bilang akan menemui luna di coffee shop depan , mama tidak tau kau bertemu klien sangat cepat jadi mama terlanjur menelfon luna untuk menjemput , seharusnya luna sudah sampai sekarang . karena sudah terlanjur memanggil kalian berdua jadi mama sengaja menunggumu di sini . biarkan kakakmu bertemu luna . siapa tau , setelah bertemu luna ingatannya akan kembali "


" Tidak boleh , mereka tidak boleh bertemu "


Jun berlari dengan cepat menuju coffee shop , dia tidak akan membiarkan ken dan luna bertemu walaupun ken sudah memilki tunangan .


Dengan nafas terengah jun sampai di coffe shop dan dia mendapati ken sedang duduk sendirian , tanpa sengaja jun melihat mini cooper luna sedang mencari tempat untuk parkir , tanpa membuang waktu jun menarik lengan ken keluar dari coffee shop .


" Jun , kau ini apa - apaan , kenapa tarik tangan kakak seperti penjahat . kakak sefang tunggu luna datang "


" kak , tadi luna sudah kirim pesan , dia ada urusan penting tidak bisa datang untuk jemput , ayok cepat , mama sudah tunggu kita untuk pulang bersama "


" Baiklah, tapi santai saja , tidak perlu terburu - buru , mama pasti akan tunggu kita kok"


ken merasa heran dengan sikap jun yang aneh , begitu juga maria , melihat jun dan ken datang bersama dia juga merasa heran . tapi setelah jun mengatakan bahwa luna sedang ada urusan penting dan tidak bisa jemput akhirnya maria mengerti .


Drrrt ...drrrt..


Ponsel maria berbunyi .


" Halo luna , kami sedang dalam perjalanan menuju villa .


Apa ??? kau juga jemput ?"


Jun hampir saja mengerem mendadak, dia tadi tidak berfikir terlalu banyak, sehingga dia lupa kalau luna pasti akan menelfon ibunya.


" Jun , kau bilang luna ada urusan penting dan tidak bisa jemput , tapi ternyata dia datang loh , apa kau bisa jelaskan apa yang terjadi ? "

__ADS_1


__ADS_2