Calon istri kakak ku

Calon istri kakak ku
Rasa itu tak lagi sama


__ADS_3

Satu minggu yang sibuk sudah terlewati , Sabtu malam ini para staff jube circle sedang merayakan kesuksesan mereka dalam meluncurkan iklan untuk clarise parfum .


Nindi sang ketua team mengusulkan permainan truth or dare dengan cara memutar botol.


Saat putaran botol itu perlahan melambat lalu mulut botolnya mengarah kepada pria tinggi paling tampan diantara mereka, semua yang tadi bersorak menjadi ragu sesaat .


Merasa harus adil dalam permainan maka luna sengaja memukul meja dengan sedikit keras .


" yeay presdir giliranmu , you choose truth or dare ?"


Jun melangkah ke arah pintu degan tenang , Saat memilih dare dia tidak berfikir bahwa mereka menyuruh jun untuk memeluk orang yang tidak di kenalnya.


Jun sempat terfikir untuk tidak melakukan hukuman dari permainan bodoh ini dan meninggalkan mereka , tapi tatapan para peserta game terasa mengintimidasi rasa tanggung jawabnya.


" Presdir kau hanya perlu memeluk gadis pertama yang masuk melalui pintu itu lalu membawanya kedepan kita , dengan penampilan presdir ini pasti tidak akan sulit "


Provokasi miko berhasil , jun sedang menunggu sasaran , setelah beberapa saat menunggu akhirnya dua orang pria masuk melewati pintu itu bersama seorang wanita dengan tampilan yang menarik, walaupun terlihat beberapa tahun lebih tua dari jun tapi wanita itu masih terlihat cantik .


Dengan menekan rasa malunya jun menutup matanya lalu memeluk wanita itu dan bicara dengan suara pelan


" Nona bisakah kau ikut denganku sebentar saja "


" Jun , kau jun abe kan ? lama tidak bertemu kau semakin tampan "


Mendengar ucapan lembut wanita dalam pelukannya, jun pun membuka matanya .


" Abel "


" Senang sekali bertemu denganmu lagi Jun , sayangnya aku ada urusan yang sangat penting saat ini , bisa kah aku mendapatkan nomer telfonmu "

__ADS_1


Setelah wanita itu berbagi nomer ponsel dengan jun, wanita itu berjalan berlengak - lengok sambil bergelayut di lengan jun layaknya pasangan menuju meja permainan ,lalu di sambut dengan sorakan para peserta


"Woooooooo presdir "


Muka jun memerah saat mendengar sorakan para karyawan yang menggodanya .


Hanya kepala team Nindi yang senyumnya terlihat masam .


Setelah berbasa - basi sebentar dan memberi tahu jun bahwa dia akan menelfonnya , abel pun pamit lalu meninggalkan mereka .


Tengah malam acara itu akhirnya selesai , Mobil jun perlahan memasuki halaman vila ayodya,


di sepanjang perjalanan pulang dari restoran Sukthoi, luna dan jun tidak banyak bicara.


sebenarnya luna sedikit penasaran dengan kekasih jun yang tiba - tiba muncul itu , tapi melihat muka jun yang murung luna memendan rasa penasarannya itu .


Tanpa mengatakan apa - apa jun langsung masuk ke kamarnya .


" Luna , kenapa kau bisa bersama presdir ?"


" Kita sarapan dulu , aku akan menjelaskannya padamu "


Luna menarik lengan karin ke kedai kopi di lantai bawah kantor mereka .


Setelah meletakkan pesanan mereka, karin dengan tidak sabar meminta penjelasan luna .


" Sekarang jelaskan , kenapa kau bisa keluar dari mobil presdir "


" Karin , apa kau ingat ,aku pernah bilang bahwa mendiang mama menjodohkan aku dengan putra temannya kan ? "

__ADS_1


" Jadi pria yang di jodohkan denganmu itu presdir ?"


"Bukan dia "


" Lalu ?"


" Kakaknya "


" Apa ? jadi presdir itu calon adik ipar kamu lun ?"


" Benar , dan kau tau pria yang di jodohkan denganku yang juga kakaknya presdir adalah ken "


" Ken ? Jangan bilang tunanganmu adalah ken, kapten basket yang jadi idola di sma kita dulu "


" Memang dialah orangnya "


Akhirnya luna menceritakan semua kisahnya kepada karin termasuk alasan dia tinggal bersama jun .


Karin merasa hidup sahabatnya itu sangat rumit dan membingungkan .


Selesai sarapan bersama karin luna di sibukkan dengan pekerjaannya yang menumpuk , dia bahkan tidak sempat untuk makan siang .


Tadi pagi jun meminta luna untuk pulang bersama jadi luna berinisiatif untuk menunggu jun


" Ting "


Notifikasi ponsel luna berbunyi , ternyata pesan dari jun yang mengabarkan bahwa dia tidak bisa pulang bersama luna karna ada urusan penting .


Taxi yang di tumpangi luna sedang terjebak macet di depan Zora fashion, Saat dia menoleh ke arah toko pakaian yang terkenal sangat mahal itu, dia melihat seorang pria dan wanita keluar dari mobil yang di kenalnya .

__ADS_1


Pria itu adalah jun dan wanita yang bersamanya adalah abel


__ADS_2