Calon Suami ku Gila

Calon Suami ku Gila
26,Nonton Film


__ADS_3

Kini Diana kembali menatap Julian," kau kenapa suka padaku, padahal banyak waktu itu yang juga suka padamu, yang lebih cantik dari aku? ".


Julian malah tertawa sambil mendekatkan wajahnya, " aku bisa melihat tatapan yang berbeda dari mata mu, " jawab Julian sambil masih mendekatkan wajahnya.


"Hanya itu alasan mu?".


"Iya, itu alasan pertama aku menyukaimu, aku tidak percaya tentang orang yang bilang kalau cinta itu tidak di dasari oleh alasan, mereka hanya berdusta, sebelum kita cinta kita pasti tertarik terlebih dahulu pada aya yang orang itu miliki, " jelas Julian, kini Julian kembali berbalik.


Berganti kini Diana memeluk julian dari belakang, " aku mencintaimu, " ucap diana pelan, kini diana melepaskan tangan nya, dan berjalan menjauh dari Julian.


Diana kembali duduk ke samping Cherly, di susul oleh Julian yang juga datang dengan membawa nampan berisi dua piring makanan dan dua gelas air putih yang langsung ia berikan pada Diana.


"Kalau kalian mau makan, ambil sendiri di dapur, " datar Julian yang kini sudah berada di samping kekasihnya itu.


Mereka bertiga pun berjalan ke arah dapur untuk makan.


"Yang, kau tidak berniat melepaskan dia? " tanya Diana sambil menunjuk ke arah Juan yang masih terlelap.


"Aku akan membuat dia lebih dekat dengan tuhannya, " dingin Julian.


Mereka menghabiskan makanan nya, setelah selesai mereka tertidur di sana di mana Cherly tidur di sofa, sedangkan diana ketiduran di atas dada bindang milik Julian, mereka ketiduran di sofa.


Sedangkan Jack, dan andi mereka ketiduran di lantai.


________


Cahaya matahari sudah menyelinap masuk lewat cela-cela lubang, membuat semua orang yang tertidur di sana menjadi silau, dan langsung bangun.


Kini Diana sudah terbangun, ia segera membangun kan kekasihnya itu, sambil menggoyang goyang kan tubuh kekasihnya.


Namun seperti nya Julian tidak mau bangun membuat Diana memutuskan untuk pergi ke kamar mandi terlebih dahulu, setelah selesai ia membuat satu teh manis hangat untuk Julian.


Diana kembali duduk di samping Julian, dan mencoba membangun kan nya kembali.


"Julian bangun, " kesal Diana yang melihat Julian tidak mau bangun.


Saat Diana sudah menyerah membangun kan Julian, Julian malah dengan sengaja menarik tangan Diana membuat Diana jatuh ke dalam pelukannya.


"Ihh, bukannya bangun juga malah meluk, " kesal Diana,ia sudah mulai kesusahan bernafas karena pelukan Julian sangat keras.


"Julian lepasin gak, kau mau buat ku mati? " geram Diana.

__ADS_1


Kini Julian langsung melepaskan pelukannya dan langsung duduk di samping Diana, dan mengambil teh manis yang Diana sudah buatkan tadi untuk nya.


"Yang, nonton film yuk, " ajak Diana sambil menatap penuh harap pada Julian.


Julian menatap Diana dengan wajah yang sulit di artikan.


"Nonton apa? " datar Julian, sambil menyimpan gelas di meja.


"Aku mau nonton film jigsaw, " ucap Diana sambil tersenyum.


"Gak, " tolak Julian.


"Kenapa?" heran Diana.


"Kau mau aku membunuh orang lagi?".


"Ya enggak lah, " Diana pun menggeleng.


"Ya sudah jangan nonton film itu,".


"Iya tapi kenapa? " heran Diana.


"Kau tau kan itu film menceritakan apa, nanti aku bisa saja ingin melakukan hal yang sama dengan yang ada di film itu, " jelas Julian.


"Ok" singkat Julian sambil kembali tidur.


"Julian bangun! " teriak Diana, membuat bukan hanya Julian yang bangun melainkan semua yang berada di sana bangun, karena teriakan cempreng dari Diana.


Sementara Diana hanya menampilkan wajah tanpa dosanya, pasalnya mereka yang terkejut pun tak bisa marah pada Diana karena mereka takut, Diana kan kekasih Julian.


Jadi mereka hanya tersenyum dusta, padahal mereka ingin sekali memarahi nya, karena Diana sudah mengganggu mimpi indah mereka,mereka malah susah untuk tidur dan memutuskan untuk bangun saja.


Sementara kini di sana hanya ada Diana, Julian, dan juga Juan yang masih terikat, Juan sudah sadar namun masih terikat di kursi, sedangkan yang lainnya mereka ijin pulang terlebih dahulu.


Diana tengah duduk di sofa di samping Julian, Diana juga sudah ganti baju dan mandi, begitu pula dengan julian, karena mereka berniat untuk pergi nonton.


"Yang, kapan berangkat nya? " tanya Diana.


"Bentar, nungguin orang dulu, " datar Julian sambil fokus dengan ponsel nya.


"Ya udah deh, " kesal Diana, pasalnya sudah dari tadi ia menunggu Julian.

__ADS_1


tok tok tok


Ada orang yang mengetuk pintu, "masuk, " datar Julian.


kini orang yang barusan mengetuk pintu pun langsung masuk, dan ternyata itu adalah anak buah dari Julian.


Julian berdiri di ikuti oleh Diana yang juga ikut berdiri.


"Kau jaga dia, aku akan membereskan dia nanti, " datar Julian pada anak buahnya.


Julian dan Diana sudah berada di mobil, Julian membawa mobilnya, dengan kecepatan rata-rata, sambil tangan yang sebelahnya memegang tangan Diana.


"Kau memang sudah pernah nonton jigsaw? " tanya Julian.


"Sudah, ini episode yang baru kan, emang itu udah lama keluarnya, waktu 2017,tapi aku baru tau kalau ada episode yang itu, " jelas diana sambil tersenyum ke arah Julian.


Mereka sudah berada di bioskop, mereka sudah masuk ke ruang teater, dan duduk di bangku mereka, dengan membawa popcorn dan juga minuman yang sudah tadi mereka beli.


Di sana mereka memutuskan untuk melihat film Frozen saja, diana tidak mau ambil resiko jika terus merengek meminta julian menonton jigsaw.


Setelah selesai mereka pun keluar sambil bergandengan tangan, mereka berniat ke toko baju.


"Jangan menatap lelaki dengan tatapan yang berlebihan yah, " tegas Julian di telinga Diana.


"Apa sih, aku tidak menatap mereka, orang di mata ku kan cuman ada kamu, " lebay Diana sambil tersenyum.


"Dasar kau ini, " ledek Diana sambil memukul kening Diana pelan.


"Sakit kau ini, " keluh Diana sambil memegang keningnya.


Mereka sudah berada di toko baju, dan Diana tengah memilih baju sedangkan julian hanya diam sambil menatap Diana.


"Ini yah, " ucap Diana sambil menunjuk baju yang ia bawa.


"Tidak, " datar Julian, ini sudah ketiga kalinya baju yang di bawa Diana di tolak oleh Julian, alasannya terlalu terbuka, padahal itu hanya dress selutut doang.


"Ya sudah yang ini, " kini Diana membawa celana jeans dan juga baju kaos bertangan pendek, barulah julian menyetujui nya, kini Julian menghampiri Diana untuk pergi ke kasir membayar pakaian.


"Kau itu kenapa coba, padahal itu gak pendek pendek amat tau gak, " kesal Diana, pasalnya ia suka sekali dengan dress yang tadi ia tunjukkan.


"Aku tidak mau kaki mulus mu di lihat oleh orang lain, kau tau jika orang itu memiliki pandangan yang berbeda-beda, tubuhmu hanya milikku dan hanya aku yang dapat melihat nya, " jelas Julian.

__ADS_1


"Iya, iya pacarku yang bawel" pasrah Diana, pasalnya percuma ia bicara dengan Julian, pada akhirnya ia tetap akan kalah.


__ADS_2