Cara-ku.....Mencintai-mu.....

Cara-ku.....Mencintai-mu.....
Kekepoan Sharon


__ADS_3

Selesai memasak Marsya menata makanan-nya di meja.


Karena merasa kegerahan Marsya pun mencepol rambutnya ke atas.


Sharon menatap Marsya penuh selidik.Ketika Sharon melihat bekas merah keunguan di leher Marsya.Sharon tahu itu kissmark bukan alergi atau semacamnya.


"Beeibb....Apakah ada sesuatu yang belum kau ceritakan padaku?." Ucap Sharon.


"Hmm.....cerita ngga yach...." Ucap Marsya menggoda Sharon.


"Beeibb.....aku serius tau..." Ucap Sharon kesal.


"Banyak cerita beeibb.....Aku sampai bingung mau cerita darimana.Tapi kalau tender dengan AMC group berhasil.Aku pasti akan menceritakan semuanya." Ucap Marsya.


"Termasuk kissmark di leher-mu itu.Kamu berhutang penjelasan padaku beeibb.... " Ucap Sharon sambil tersenyum.


"Akhh....ap...apa....?" Marsya menjawab dengan gugup.


"Aku bukan anak kecil beeibb.....yang tidak bisa membedakan mana alergi dan kissmark." Goda Sharon sambil menaik turunkan alis-nya.


"Ikhh....kumat nyebelin-nya..." Cibir Marsya.


Marsya mengambil piring lalu mengisi-nya dengan nasi dan lauk pauk buatan-nya.


Kemudian menyodorkannya pada Sharon.


"Cie....cie....lagi latihan jadi istri yang melayani suami yach...." goda Marsya.


"Udah makan.Tadi bilang-nya lapar.Giliran di masakin,di siapin malah ngeledekin melulu. " Ucap Marsya  sambil memanyunkan bibirnya.


"Iya....iya....makasih udah di masakin.Papa makan dulu yach ma...." Goda Sharon lagi.

__ADS_1


"Ikhh....lesbong kali akhh...." Ucap Marsya sambil bergidik ngeri.


"Beeibb.....setahu aku AMC group Owner-nya orang Rusia dech." Ucap Sharon di sela-sela makan-nya.


"Kamu kenal owner-nya bee...?" Tanya Marsya.


"Kenal sich engga.Cuma tahu aja....kamu tahu Shakila khan yang punya body goals itu.Dia itu naksir abis sama owner AMC.Katanya orang-nya serius abis plus jutek tapi ganteng plus tajir melintir.Sampe di goda abis-abisan sama Shakila     tetep aja anyep....kayak sayur ngga di kasih garam." Cerocos Sharon.


"Hust....ngga boleh ngomong gitu." Tegur Marsya.


"Homo kali yach bee.....?Masa di goda cewek body goals gitu ngga respon sich.Atau Impoten....Kasihan nanti yang jadi istrinya.Ngga bisa ngerasain ***-***...." Ucap Sharon menerka-nerka.


"Ngelantur kamu bee.....


Mungkin aja cowok-nya ngga suka lihat penampilan cewek-nya. Shakila khan kalau pakai baju kayak kurang bahan gitu." Ucap Marsya.


"Cowok rata-rata emang suka yang kayak gitu beeibb...Seksi...seksi....gimana gitu...." Ucap Sharon.


"Shakila masih ngejar owner AMC....?" Tanya Marsya.


Marsya sampai tersedak makanan-nya saking kaget-nya mendengar kata Ons or Qs.


"Minum dulu beeibb...." ucap Sharon menyodorkan gelas kepada Marsya.


"Terimakasih bee...." ucap Marsya setelah meminum air itu.


Tiba-tiba dia teringat kejadian di Meeting room. Apa jangan-jangan Maxx melakukan Qs.Itu sebab-nya dia mandi dahulu sebelum makan siang.


Ada perasaan tidak nyaman saat memikirkan kejadian tadi siang.Relung hati Marsya tidak rela jika yang melakukan Qs di meeting room tadi adalah Maxx.


"Beeibb...." Tepukan halus di tangan Marsya membuyarkan lamunannya.

__ADS_1


"Hhh...." Jawab marsya terkaget.


"Are you okay...?" Tanya Sharon.


"I'm fine bee..." Jawab marsya sambil tersenyum.


"Aku tanya malah ngelamun.Ada puding ngga beeibb....?" Ucap Sharon.


"Ada.Ambil aja di kulkas." Ucap Marsya melanjutkan makannya.


Tiiingg....Noongg....


Tiiingg....Noongg....


Suara bell apartement Marsya berbunyi.


Sharon mengurungkan langkah-nya menuju dapur.


"Biar aku saja yang buka.Kamu lanjutkan saja makan" ucap Sharon sambil berjalan menuju pintu apartement.


Marsya hanya menganggukkan kepala-nya.


Sharon membuka pintu apartement.


"Cari siapa yach...?" tanya Sharon.


Pak Ujang melihat kembali no Apartement memastikan bahwa dirinya tidak salah kamar.


"Apa betul ini apartement Ibu Marsya?" Tanya pak Ujang memastikan sekali lagi.


"Iya....betul.Ada keperluan apa...?" Tanya Sharon.

__ADS_1


"Ini nona....Saya disuruh  mengantarkan baju ganti untuk  tuan." Ucap pak Ujang memberikan paper bag berisi baju kepada Sharon.


"Terimakasih...." Ucap Sharon menerima-nya dengan wajah penuh tanya.


__ADS_2