Cara-ku.....Mencintai-mu.....

Cara-ku.....Mencintai-mu.....
Resto D&A


__ADS_3

Sesampainya di resto Marsya terlihat terburu-buru masuk ke dalam resto.


"Sharon....kamu pesan duluan yach. Aku mau ke kamar mandi dulu. Udah kebelet banget dari tadi. " Ucap marsya kemudian bergegas meninggalkan Sharon.


      Setelah melihat-lihat, akhirnya sharon menemukan meja yang pas. Meja itu berada di samping kaca yang memperlihatkan keindahan  taman resto yang penuh dengan hiasan lampu-lampu serta meja makan yang Instagram-able.


Ketika Sharon sedang asyik melihat pemandangan taman. Tak lama Marsya datang menghampiri-nya.


" Sudah pesan, bee.....?" Tanya Marsya pada Sharon.


" Belum. Hmm....kita pesan dulu. Aku mau lihat ada menu apa saja." Ucap sharon.


Marsya menganggukkan kepalanya kemudian menjentikkan jari tangannya kepada pelayan. Tak lama pelayan resto-pun menghampirinya.


Pelayanan pada meja Marsya terlihat istimewa. Resto D&A yang terkenal  Instagram-able selalu ramai pengunjung. Manager resto sampai ikut membantu pesanan di meja marsya.


Sharon mengerutkan keningnya melihat para pelayan sangat hormat pada Marsya. Kemudian Sharon melirik Marsya yang terlihat biasa saja.

__ADS_1


Marsya makan malam dengan nyaman sambil sesekali berbincang dengan sharon.


" Beeibb.....makanan disini enak banget. Kamu sering makan disini? " Tanya Sharon.


Marsya menganggukkan kepalanya.


"Maaf mengganggu....Ini berkas laporan bulanan resto bulan ini Bu  marsya." Ucap manager resto D&A sambil menyerahkan map biru kepada Marsya.


"Ini menu desert baru dari resto D&A. Semoga semua pelanggan menyukai-nya. Silahkan dinikmati" Ucap kepala pelayan.


Sontak Sharon membulatkan matanya.


Marsya hanya tersenyum ke arah Sharon lalu fokus membaca laporan kembali.


" Restoran ini merupakan salah satu usaha pribadi Bu Marsya sejak Bu Marsya masih SMA. Alhamdulillah, sekarang resto ini sudah punya cabang di beberapa kota." Ujar manager resto menjelaskan.


" Kamu memang hebat beeibb....." Ucap Sharon mengacungkan jempolnya ke arah Marsya. Setelah mereka masuk kedalam mobil.

__ADS_1


" Hebat apa-nya?Hebat untuk di selingkuh-in?Hebat saat di tinggal nikah? Sejujurnya aku lelah bee.... Tapi mau gimana lagi." Ucap Marsya pelan.


" Hust...itu namanya bukan hebat. Tapi kamu aja yang terlalu baik sama bastard itu. Aku tahu kamu tadi ketemu dia Khan di butik. Bukan itu aja waktu itu dia selingkuh sama Chintya Khan. Tapi kamu selalu nutup-nutupin itu dari aku. Karena kamu jaga perasaan aku Khan. Emang dasar chintya ngga tahu diri. Udah di tolongin malah minta jantung. Kalau aja tadi aku pas-pasan sama dia udah aku cakar-cakaran itu mukanya. " Ucap Sharon kesal.


"Hust.....kok malah jadi kamu yang marah. Aku ngga apa-apa koq. Malah aku senang tahu kelakuan Jordy sebelum melangkah ke tahap yang lebih serius. Coba kalau aku tahu setelah menikah rugi banget deh. Jebol perawan,jadi janda, atau lebih parah jadi istri kesepian. Duhh.... ngga kebayang dech hidup aku ke depannya gimana bee...." Ujar Marsya sembari  bergidik ngeri.


" Aku yakin ada seseorang yang telah di persiapkan untuk menjadi jodoh-mu. Kamu layak dapat yang terbaik dan setia. Dulu aku berpikir C'bastard itu adalah orang baik. ternyata baik aja ngga cukup kalau ngga setia." Ucap Sharon sambil melakukan mobil-nya menuju apartement Marsya.


" Aku jadi pengen punya anak,bee....." Ucap Marsya pelan


" Anak?cowok aja ngga punya gimana mau punya anak. Dimana-mana itu punya cowok dulu terus married baru dech punya anak." Ucap Sharon kesal.


" Itu terdengar sangat menyebalkan. Aku ngga mau punya cowok apalagi married. Aku cuma mau punya anak." Ucap Marsya pelan.


" Owh...kamu mau nambah anak adopsi lagi?Kalau ngga salah anak adopsi kamu itu hampir 100 orang yach beeibb....Belum di tambah anak-anak panti asuhan yach beeibb.....?Aku jadi kangen pengen ketemu mereka lagi. " Ucap Sharon antusias.


"Iya.....Aku juga kangen sama mereka. Padahal baru dua minggu yang lalu aku ketemu mereka. Kapan-kapan aku ajak kamu kesana,bee...." Ucap Marsya.

__ADS_1


"Okayy.....janji yach beeibb........" Ucap Sharon berbinar.


"Iya...." Ucap Marsya pelan.


__ADS_2