Catatan Hati Aurora

Catatan Hati Aurora
16. Pandangan cinta pertama Aksa


__ADS_3

Di rumah sakit, Jungkook masih dirawat oleh 6 member lainnya. Mereka merawat Jungkook dan bahkan pihak agensi mencari Aurora, gadis yang menolong Jungkook.


Dan tak lupa Rap Monster bertanya kepada 2 bapak yang jadi pernah mendampingi Aura. Namanya pak Budi dan Herman. Ini sewaktu 2 bapak itu dititipkan oleh Aurora.


Halo sir, you know Aurora?" Tanya Rap monster dengan sopan.


"Oh yes, I know her" Jawab pak Budi dan diikuti oleh pak Herman.


"Can you name the characteristics of that girl?" Tanya Rap monster.


"He has a cubby face and slightly dark skin but is cute, he is around 16 years old, his body is not too fat" Jelas pak Herman.


"Is there a photo, sir?" Tanya Rap monster.


"Oh there is" Jawab pak Budi sambil menunjukkan foto mereka dengan gadis itu.


"She's a rookie actress here and her sinetron is popular" Tambah pak Herman.


"Oh really?" Tanya Rap monster dan keduanya mengangguk. Lalu dia memotret foto dari HP bapak Budi atas izin bapak pertama itu. Dan tak lupa mengucapkan terima kasih.


Setelah dapat informasi dari 2 bapak itu, leader Bangtan itu kembali masuk ke dalam kamar inap Jungkook.


S : "Dari mana saja kau Namjoon?"


RM : "Oh aku minta informasi dari 2 bapak yang pernah membawamu ke rumah sakit ini dan aku ada fotonya"


"Wah benaran?" Tanya semuanya kompak kecuali Jungkook yang sibuk makan tapi reaksinya melotot kaget sewaktu mengunyah.


RM menunjukkan fotonya yang habis dipotret ke Jungkook dan member lainnya menatapnya.


"Dia ini seorang artis pemula dan sinetronnya booming di Indonesia makanya 2 bapak ini berfoto dengan gadis itu karena fans dari gadis ini" Jelas RM.


"Kamu tahu rumahnya dimana?" Tanya Jin kepada RM.


"Gak tahu soalnya bapak itu gak tahu juga" Jelas RM santai tapi tenang. Dan reaksi mereka menghela napas kecewa.


"Bagaimana kita suruh pihak agensi kita untuk cari gadis itu?" Ujar Jungkook.

__ADS_1


"Boleh juga" Jawab semuanya kompak.


"Kita gak lama di sini Jungkook, kita akan malamnya akan kembali ke Korea Selatan" Jelas RM menyadarkan dan semuanya terdiam termasuk Jungkook.


"Padahal aku ingin membalas budinya, hyung" Kata Jungkook sendu dan JiMin mengelus pundak Jungkook dan V mengurut tangan kanan Jungkook untuk menenangkan.


"Tenang saja kita kapan-kapan bertemu dengannya lagi ya jika kita sudah sukses. Mungkin dia adalah Army pasti dia akan bertemu denganmu dan kita di lain kesempatan" Kata Suga tenang.


"Dan juga kamu pernah melihatnya waktu konser?" Tanya J-Hope.


"Aku belum pernah melihatnya hyung dan ini pertama kalinya aku melihatnya menghajar 2 preman itu sendirian" Jelas Jungkook.


"Kok bisa mereka menghajarmu?" Tanya RM.


"Begini, aku kan membeli susu di Indomaret dan tak sengaja melihat 2 preman itu mengambil barang-barang itu dan langsung kabur. Aku pun mengikuti mereka tapi aku malah kalah bertengkar dengan mereka. Aku pun pingsan dan sekilas melihat seorang gadis berambut panjang dan memakai sweater hitam dan ada tulisan " bts saranghaeyo".


"Aku ingin membantunya tapi tubuhku sangat lemah dan sampai akhirnya dia menghampiriku dan membawaku ke rumah sakit" Jelasnya.


Mendengar cerita maknaenya itu, member lainnya mengangguk mengerti.


"Oh ya apa sudah dibayar pengobatanku di sini?" Tanya Jungkook.


"Aku akan menggantinya tapi kita keburu akan pulang pada malamnya" Kata Jungkook kecewa.


Sementara itu, di rumah mewah orang tua Khansa diadakan akad nikah dan Aurora sebagai bridemaids utama bersama sang mama dan oma Endah. Sedangkan untuk pria ada Nanda, Anan, Aksa dan opa Endra. Acara itu diadakan secara istimewa di rumah mewah ortu Khansa tanpa mengundang banyak orang.


Acara itu tak lupa juga mengabadikan sebuah momen dengan berfoto bersama dan juga diupload di sosial media. Serta Aura juga membuat video youtube dengan nama "Aurora, mr.Khansa's Daughter"


"Assalamu'alaikum Hai ini dengan Aurora, sekarang aku akan menghadiri pernikahan abang Alan, abang tertua atau anak pertama ini".


" Oh ya dan sekarang aku make up dulu karena aku akan menjadi bridemaids di akad abangku ini"


Skip make up.


Make up dibantu oleh tata rias begitupun dengan mama dan omanya. Mereka memakai kebaya kembar yang cantik berwarna putih.


"Alhamdulillah sudah selesai make upnya, dan sekarang kita akan pergi ke calon mempelai. Aduh sudah gak sabar guys" Katanya dengan excited.

__ADS_1


Lalu dia sudah keluar dari kamar tata rias, bergandengan tangan dengan mama dan omanya.


"Halo ini mamaku(tunjuk mamanya dan mamanya tersenyum tipis sambil melambaikan tangan kanannya) dan ini omaku(tunjuk omanya dan omanya tersenyum ramah). Kedua wanita cantik ini yang telah membesarkanku dari awal sampai aku remaja ini"


Sampai di tempat akad, yang berada di ruang tamu rumah oma dan opanya, mereka bertiga duduk di tempat depan mendampingi mempelai wanita, Halwa. Sebelum itu, Aurora mengajak foto calon kakak iparnya dan Halwa mengangguk setuju.


Sementara yang bagian pria sudah tampan dengan baju kemeja biru. Termasuk Aksa yang mempunyai wajah rupawan yang masih berusia 18 tahun. Sebelum acara akad diadakan, Aksa kebelet pipis lalu dia pergi ke kamar mandi. Saking kebeletnya, pria tampan itu tak sengaja menabrak cewek berambut hitam panjang cantik dan membuat mereka sama-sama terjatuh.


"Aduh!" Rintih Aksa.


"Siapa sih yang nabrak gue?" Tanyanya kesal. Dan dia berusaha berdiri dan malah terpana melihat paras wanita itu.


"Aduh!" Rintih wanita itu.


Dengan cepat, pria itu menjulurkan tangan kanannya untuk menolong wanita cantik itu.


"Sini aku bantuin ya" Tawarnya dan gadis itu menerimanya dan berhasil berdiri dengan baik.


"Terima kasih maaf ya mas" Balas wanita itu.


"Oh gak papa mbak" Jawabnya sambil tersenyum manis dan disenyumin hanya tersenyum tipis.


"Apa ada yang sakit mbak?" Tanya Aksa basa-basi.


"Oh gak ada mas. Kalo mas gimana?" Tanya wanita itu juga.


"Sama kok gak masalah" Jawabnya dengan tersenyum malu.


"Oh ya nama saya Aksa Bagaskara Khansani, panggilan Aksa, usia saya 18 tahun" Katanya sambil memperkenalkan diri.


"Kalo saya Maharani Naisha Kamila, panggilan Aisha, usia 20 tahun" Balasnya dengan tersenyum tipis.


"Oh ya kalo begitu saya ke kamar mandi dulu ya mbak soalnya kebelet" Izinnya dan Aisha hanya mengangguk tipis.


"Kalo kebelet kenapa malah memperkenalkan diri" Gumam Aisha sambil menggelengkan kepalanya lalu pergi meninggalkan kamar mandi.


Aisha juga ikut dalam acara akad nikah Alan dan Halwa. Ternyata dia teman akrabnya sekaligus senior di agensi yang sama dengan Aurora. Setelah selesai buang air kecil, pria itu kembali bertemu dengan Aisha dan ingin minta nomor HP wanita tapi wanita itu sudah punya pacar. Mendengar itu, pria itu kecewa.

__ADS_1


Next part 17


__ADS_2