
Yono melihat mobilnya Tomi parkir didepan tokonya,membuat Yono semakin penasaran semenjak keinginan Tomi untuk melarang Yono dan Gea untuk ketemu dengan Fika lagi.
" Gea mana?" Tanya Tomi menatap sinis kearah Yono,laki laki yang sudah dengan teganya merebut istrinya dan dengan tega membiarkan Gea tidak kasih tahu dimana anak kandungnya berada
" Ada didalam? ada apa yah? silahkan masuk?" Tanya Yono langsung tutup pintu ruko, Yono sudah menduga akan ada pembahasan pribadi yang akan dibahas, apa lagi Anggun sampai ikut malam malam ke rukonya
Tomi tidak menjawab pertanyaan Yono sama sekali, justru ajak Anggun langsung masuk kedalam ruko dan ketemu dengan Gea
Dilain sisi, Bik Sumini melihat ketiga anak majikannya baru pulang piknik, terlihat tidak senang sama sekali, terutama Dion yang tidak bisa menutupi rasa keselnya sama sekali
" Mami dan papi mana?" Tanya Intan yang ambil air mineral didalam kulkas
" Entah lah nona muda, cuman bilang mau pergi sebntar saja dan kalian disuruh langsung belajar apa lagi tuan muda Dion dan nona Fika yang sebntar lagi ujian di sekolahnya" Ucap Bik Sumini terus terang, yang tidak tahu pergi kemana kedua majikannya
" Memang saya mau belajar bik, yah sudah saya ke kamar duluan kalo begitu" Ucap Fika yang buang muka saat Dion menatap kearahnya
Fika jalan duluan dari pada terjebak dengan tatapannya Dion terus, Dion bener bener keras kepala dan tidak pernah kapok, bener kata Intan jika Dion kapoknya setelah merasa kehilangan dan berharap akan menyesal.
__ADS_1
Dilain sisi, Tomi kasih tahu maksud kedatangannya bersama Anggun, jika Anggun setuju dengan keputusannya Tomi melarang Fika ketemu dan tinggal dirumahnya Tomi.
" Anggun, kamu juga seorang perempuan masa kamu tega, membiarkan saya jauh dari anaknya selama tujuh belas tahun, jangan begini sih sama saya" Ucap Gea kesal dan tidak menyangka jika Anggun juga egois seperti Tomi
" Tapi kamu egois Gea, menjahui Fika dengan ayah kandungnya, apa karena ada Yono jadi seenaknya dan sekarang sudah saattnya mas Tomi dan saya punya banyak waktu bersama Fika, besok waktunya Fika tinggal disini dan akan kita larang Fika kesini, kita harap kamu dan Yono jangan bertingkah dan mungkin mas Tomi sudah bilang jika kita bisa memberikan masa depan yang lebih layak dari pada kalian" Ucap Anggun dengan tegas, sejujurnya Anggunn tidak tega menjauhi Fika dan Gea, tapi Anggun merasa kurang waktu yang diberikan
" Tidak menyangka jika kamu bisa bicara seperti ini ke saya Anggun, kalian bener bener egois jadi orang tua, saya menyesal mengijinkan Fika tinggal di rumah kalian jika tahu akhirnya seperti ini dan rebutan hak asuh anak, ingat Anggun sebaik apapun ibu tiri tetep yang dirindukan Fika ibu kandung, apapun yang kita berikan itu lebih pantas untuk kita berikan ke Fika" Lanjut Gea berusaha mempertahankan hak asuhnya Fika
" Hahahaha, kamu bilang sebaik apapun ibu tiri lebih baik ibu kandung, tapi kalian tidak memikirkan saya punya hak yang sama seperti kamu Gea, tapi kamu lebih menghargai Yono dari pada memperjuangan kan hak saya sebagai ayah kandung, sudah yah Gea dan Yono ini terakhir kalinya kita negoisasi soal hak anak, dan saya mau bahagia bersama keluarga kecil saya, jadi tolong jangan ganggu sama sekali" Tegas Tomi yang mulai cape negoisasi soal hak asuh anak terus bersama Gea dan Yono, yang sama sama egois
" Hayo sayang pulang, anak anak pasti sudah pulang dari kebun binatang, kita tidak usah kesini lagi, karena mami mulai kesel dengan keegoisan mereka berdua" Lanjut Anggun langsung berdiri dan ajak Tomi untuk pulang, dari pada kelamaan dirumahnya Gea dan Yono
" Oke saya akan kasih dispensasi, tapi harus ada hitam diatas putih, supaya kalian tidak curang, apa lagi beberapa bulan lagi Fika akan tinggal di Bandung untuk kuliah dan langsung kerja diperusahaannya mas Tomi" Ucap Anggun yang masih mau kasih kesempatan Gea menghabiskan waktu jalan jalan bersama Fika
" Aku setuju sayang, jika mereka ingkar maka selamanya mereka tidak akan pernah melihat Fika, baik saat kuliah, kerja, dan sudah menikah nanti. aku yang akan bikin hitam diatas putih, supaya lebih kuat hak asuh Fika nya" Ucap Tomi yang setuju dengan idenya Anggun
" Baik lah, apapun syaratnya saya dan mas Yono pasrah menerimanya dan mengijinkan Fika seutuhnya tinggal disana" Ucap Gea pasrah, kerena Tomi masih saja keras kepala dan tidak bisa diluluhkan
__ADS_1
" Bagus" Lanjut Tomi bahagia, karena akhirnya Gea menerima Fika seutuhnya tiggal dirumahnya dan tidak paksa Fika untuk nginep sama sekali
Tomi langsung jalan pergi, sambil gandeng tangannya Anggun untuk pulang, karena akhirnya negoisasinya selesai dan dimenangkan oleh Tomi dan Anggun, karena Tomi akan berjuang mendapatkan hak asuh secara penuh
....................................................................................................................................................................................
Tomi melihat ketiga anaknya sudah ada dimeja makan, bersama Anggun membuat Tomi bahagia melihatnya, apa lagi cara Anggun memperlakukan ke Fika, sama seperti ke Dion dan Intan.
" Ka Fika, hari ini tinggal dirumahnya bunda selama empat hari?, Intan merasa kesepian ka, walaupun kita bisa ketemu disekolah seharian tapi Intan merasa kesepian tidak ada ka Fika, yang bisa diajak gosip sepuasnya sampai tengah malam?" Tanya Intan sedih, karena Fika harus pindah tempat tinggal, padahal baru tiga hari berasa cepat sekali.
" Tapi Intan, Ka Fika tidak tega dengan ayah dan bunda tidak tinggal bersama ka Fika sama sekali kan" Ucap Fika sejujurnya sedih sekali, karena harus menjalankan kehidupan seperti ini, mau tinggal bersama orang tua tapi harus dibagi waktu
" Bunda mengijinkan Fika seutuhnya tinggal disini sayang karena kan Fika dan Dion akan menghadapi ujian ujian menuju kelulusan, supaya Dion dan Fika bisa belajar bersama sama, supaya kalian bisa syering tentang pelajaran, selain itu Fika langsung ke Bandung untuk kuliah sambil kerja dan Fika selama kuliah langsung menjadi wakil CEO, papi ingin anak anak papi sudah mulai kerja dari muda, karena itu sebuah kebanggaan" Tegas Tomi yang sengaja mencari alasan yang masuk akal supaya Fika tidak menolak seutuhnya tinggal dirumahnya
" Terus Fika akan tinggal bersama siapa selama di Bandung? insya allah Fika bisa kerja dengan baik nantinya" Lanjut Fika pasrah, karena Fika tidak bisa menolak keingian Tomi, walaupun merasa tidak tega ke Gea nantinya
" Akan tinggal bersama seketaris Fika perempuan, karena Sarah lulus sekolah, akan menjadi asisten Fika dan temani Fika kuliah sambil keerja selama di Bandung" Lanjut Tomi yang harus paksa anaknya Bowo kerja, tapi jika tidak seperti itu Fika akan mencari alasan untuk Gea dan Yono tingal di Bandung
__ADS_1
" Yeh, ka Fika seutuhnya tinggal disini, terimakasih papi dan mami, Intan bahagia sekali mendengarnya" Lanjut Intan bahagia, karena Fika tidak akan pindah pindah tempat tinggal lagi
Fika yang mendengar Intan bahagia, tidak tega membatahkan rencana Tomi dan tidak tega melihat orang orang baru yang ditemui, meresa bahagia melihat Fika seutuhnya tinggal dirumahnya Tomi dan Anggun