
Bowo yang melihat Gea dan Yono duduk diwarungnya langsung senyum sinis, Bowo kecewa sekali karena Gea dan Yono orang yang egois sekali.
" Ayah dan bunda, maaaf yah Fika sampai sini malam" Ucap Fika manja melihat kedua orang tuanya, ada didepan warungnya untuk menyambut kedatangan Fika
" Tidak masalah Fika, yang penting Fika sudah sampai sini" Ucap Gea bahagia melihat Fika sampai dengan selamat ke rumahnya
" Fika mandi dulu sana, setelah mandi kita makan malam bersama om Bowo sekalian" Ucap Yono basa basi, tidak mungkin Yono usir Bowo begitu saja.
" Baik lah, Fika akan mandi dulu kalo begitu" Lanjut Fika langsung masuk kedalam rumah dan untuk mandi
" Berani ingkar yah kalian, kalian bener bener nantang Tomi yah, saya peringatin kalian, supaya tidak menyesal karena nekat seperti ini, karena Tomi akan membuat kalian menyesal!" Ancam Bowo menatap sinis kearah Gea dan Yono
__ADS_1
" Kita tidak ingkar sama sekali kok, buktinya kita tinggal disini dan tidak ajak Fika tinggal bersama juga, jangan berfikir negatif terus ke kita, Gea ibu kandungnya punya hak yang sama untuk memberikan perhatian Fika anak kandungnya" Ucap Yono berusaha santai memghadapi Bowo
" Jangan bicara hak, jika kalian sama sekali tidak fikirkan haknya Tomi sebagai ayah kandungnya juga, ingat jika Tomi sudah marah, kalian tidak akan bisa lagi seperti ini, saya yakin Fika akan marah ke kalian karena sudah tega memalsukan identitas ayah kandungnya, untungnya Fika anak kandungnya Tomi masa depannya terjamin tidak seperti kamu Yono tidak jelas masa depannya. ingat semuanya kebongkar cuman ada penyesaln kalian terima." Tegas Bowo menatap Gea dengan tatapan sinis
" Walaupun saya tidak se kaya Tomi, tapi saya akan lawan Tomi karena seorang ibu akan menang hak mengurus anak sepenuhnya dari pada seorang ayah, cuman memberikan nafkah tanpa punya hak penuh mengurus anak tidak seperti perempuan." Ucap Gea dengan sombongnya
"Kita lihat saja nanti perempuan tidak tahu malu dan tidak tahu diri kamu Gea, saya paling jijik melihat air mata buaya dari perempuan macam kamu. selamanya dimata saya, kamu perempuan paling menjijikan Gea" Ledek Bowo dengan tatapan sinis melihat Gea
" Sial, kalo bukan rumah baru, sudah saya hajar kamu Bowo, sudah berani menghina istri saya" Bentak Yono kesal, karena Gea disebut perempuan menjijikan oleh Bowo
" Pergi sana " Lanjut Yono yang mulai emosi karena dari tadi ucapannya Bowo semakin keterlaluan
__ADS_1
" Tanpa diusir pun saya akan pergi dari sini, saya anterin Fika kesini untuk melihat dua manusia paling menjijikan dan tidak tahu diri seperti kalian yang masih mempertahankan egonya awas kalah telak, jangan sampai gila karena tidak bisa menerima kenyataan hidup hahaha" Ledek Bowo ketawa puas, melihat wajah wajah emosi dari Gea dan Yono
Bowo sebelum pergi menatap sinis kearah Gea, perempuan egois dan tidak tahu diri yang memutar balikan fakta demi mendapatkan hak asuh anak sepenuhnya
Yono mengepakkan tangganya saking emosinya mendengar hinaan demi hinaan yang disampaikan oleh Bowo barusan
Dilain sisi, Tomi setelah pulang kerja, ajak jalan Anggun dan Intan untuk makan malam bersama, apa lagi Intan lagi lagi mendapatkan bonus dari Tomi.
" Papi dan mami mau makan apa? dan dimana? Intan ingin sekali teraktir makann papi dan mami hari ini" Ucap Intan bahagia karrna berhasil mendapatkan bonus lagi"
" Mami lagi kepengen makan masakan sunda sayang" Ucap Anggun bahagia sekali karena Intan sering membelikan makanan untuk Tomi dan Anggun
__ADS_1
" Papi ikut saja apa mau mami" Ucap Tomi untuk ikut selera makananan yang dipilih oleh Anggun.
" Oke oke kita cari restoran yang jual masakanan jaawa" Lanjut Intan tidak sabar ingin secepatnya makan malam bersama kedua orang tuanya setelah pulang kerja bersama Tomi