
Gea merasa bahagia sekali karena keinginan Yono untuk tinggal di Bandung jadi kenyataan, Yono menjual ruko yang baru dibelinya selama setahun demi bisa deket dengan Fika.
" Sayang, semuanya sudah aku masukin kedalam truk sayang, alhamdulillah proses pindah kita secapat ini yah sayang" Ucap Yono merasa bahagia sekali, karena akhirnya bisa mempercepat perpindahan rumah ke Bandung,tanpa ada halangan sama sekali
" Iyah sayang, alhamdulillah sekali yah, aku ikut senang sayang, dan tidak sabar besok mau ketemu dengan Fika sayang" Ucap Gea yang tidak sabar ingin ketemu dengan Fika lagi
Yono dan Gea masuk kedalam truk yang sudah disewa oleh Yono, untuk anterin Yono dan Gea untuk ke Bandung
Dilain sisi, Bowo ajak Fika untuk kerjain proyek yang diterima oleh Fika tadi, Bowo bantuin Fika untuk membuat desain rumah sesuai keinginan client
" Alhamdulillah yah om, permintaan rumah yang sederhana yah om, jadi tidak terlalu sulit membuatnya" Ucap Fika merasa lega, karena menrima proyek yang tidak terlalu ribet
" Kamu ini, terlihat senang mendapatkan proyek sederhana seperti ini, bahagia itu mendapatkan proyek besar Fika, tapi tidak masalah deh, itu artinya kamu tidak langsung puas dengan proyek yang ada dan terus menerima proyek apapun yang diminta oleh clinet" Ucap Bowo yang bangga karena Fika bisa bahagia mendapatkan proyek sederhana pertama kalinya, tidak ngeluh sama sekali
" Iyah om, saya mencoba untuk bisa bersyukur dengan apa yang saya kerjakan om, terimaaksih yah mau bantuin Fika membuat desain itu om" Lanjut Fika yang berusaha menerima apapun proyek yang diminta oleh client, karena Fika ingin proses dari yang sederhana sampai menerima proyek pembangunan yang besar, yang akhirnya membanggakan orang tua atas keberhasilan Fika.
Dilain sisi, Anggun ingin sekali mengurangi pekerjaannya Tomi, untuk diijinkan menjadi asistennya Tomi selama setahun, selama Intan siap kerja dikantor, apa lagi tidak ada Bowo sama sekali
__ADS_1
" Boleh yah papi, kalo bunda ikut kerja selama setahun, bisa temani papi dan kurangin beban papi" Ucap Anggun yang berharap diijinkan kerja, walaupun cuman setahun saja
" Boleh sayang terimakasih yah mau bantuin aku kerja selama setahun" Ucap Tomi merasa bahagia sekali, karena Anggun mau mengurangi beban pekerjaanya selama setahun tanpa ada Bowo sama sekali
" Intan apa boleh ikut kerja juga? Intan juga mau merasakan sekolah sambil kerja seperti bang Dion dan ka Fika yang kuliah sambil kerja?" Tanya Intan berharap diijinkan kerja selama masih sekolah
" Boleh saja, selama tidak ganggu waktu belajar dan jika Intan mau main atau belajar bersama boleh saja, sistem Intan bonus yah bagaimana? karena masih SMU belum waktunya kerja soalnya, tapi kalo kuliah kan persiapan untuk kerja dikantoran saat lulus kuliah, oleh karena itu abang dan kaka kamu sudah diperbolehkan kerja sambil kuliah diawal masuk kuliah" Lanjut Tomi yang sengaja minta kedua anaknya baru lulus SMU sudah kerja,karena sebuah kebanggan, masih sekolah sudah menjadi pemimpin perusahaan besar.
" Tidak masalah ayah dan Intan tidak merasa keberatan kalo sistem bonus, karena setelah lulus SMU kan, Intan akan seperti bang Dion dan Fika juga kan" Lanjut Intan yang tidak masalah dikasihnya bonus , karena Intan tahu nilai bonus lumayan besar, membuat Intan tidak menolak keinginannya Tomi.
" Alhamdulillah yah sayang, akhirnya ada juga yang mau beli toko kita, membuat kita lebih cepet pindah kesini dan terimakasih yah sayang mau jualan warung demi bisa ketemu Fika lebih santai" Ucap Gea merasa beruntung, karena Yono tidak ingin jualan yang ribet lagi dan waktu untuk ketemu Fika tidak banyak
" Sama sama sayang, besok kita akan belanja barang dagangan kita dan aku akan membangun warung sayang, supaya kita bisa jualan didepan rumah" Ucap Yono yang tidak masalah jualan sederhana, dari pada buka butik waktu luangnya lebih sedikit
" Iyah sayang, aku tidak sabar semuanya siap dan kita bisa ketemu dengan Fika sayang, dan alhamdulillah rumah ini kita beli yah sayang, jadinya tidak kerepotan untuk bayar sewa, jika kita jarang jualan demi menghabiskan waktu bersama Fika" Lanjut Gea yang tidak ingin repot dan ribet bayar sewa rumah, apa lagi kalo jarang jualan
" Betul sayang" Lanjut Yono, Yono mulai merapihkan kamarnya Fika, membantu Gea supaya tidak cape sendirian dan meringankan pekerjaan isti
__ADS_1
Gea mulai merapihkan kamarnya Fika dulu baru kamarnya sebelum istirahat bersama Yono, setelah banyak merapihkan barang barangnya
Dilain sisi, Bowo ajak Fika untuk kunjungan kerja sebelum pulang, proyek yang lagi berjalan, proyek lama yang dikerjakan oleh Tomi selama ini.
" Om dan papi seperti ini yah bearti setiap hari? kerja, rapat, dan kunjungan kerja seperti ini?" Tanya Fika yang melihat pembangunan sekolahan.
" Betul sekali, harus pinter pinter bagi waktu sih Fika, apa lagi awal awal kan yang kerjain tiga perusahaan om dan papi kamu, kita bener bener kerja keras, supaya ketiganya berkembang dan mendapatkan banyak proyek, yah walaupun akhirnya kita jarang ketemu anak dan istri, karena kesibukan untuk menjalankan dua perusahaan baru" Ucap Bowo yang masih ingat bagaimana, susah dan bahagianya menjalankan perusahaannya Tomi
" Apa bunda dulu sering bantuin papi saat kerja? sebelum menikah dengan mami yang sering bantuin pekerjaannya papi?" Tanya Fika penasaran dengan rumah tangga orang tuanya
" Suka bantuin papi kamu tapi tidak setiap saat, karena bunda kamu kan awalnya dosen tapi karena papi kamu pekerjaannya seorang desain interior, jadi suka bantuin gambar juga, bahkan mahasiswanya pun ada yang akhirnya kerja dikantornya papi kamu, karena bunda sering kasih ijin mahasiswanya membuat desain bangunan rumah, jika layak dan diterima oleh papi kamu,maka mahasiswanya mendapatkan bonus dari hasil karyanya sendiri" Lanjut Bowo kasih tahu jika dulu Gea sering bantuin Tomi kerja
" Kalo bunda sebaik itu dan perhatian ke papi, kenapa mereka sampai bercerai dan menikah masing masing seperti itu?" Tanya Fika heran dan penasaran
" Entahlah om sendiri tidak tahu, lagian itu urusan pribadi orang tua kamu, jadi om tidak mau ikut campur dengan urusan orang lain" Lanjut Bowo bohong, karena Bowo tidak ingin kasih tahu yang sebenernya, biarlah Fika tahu sendiri jika memang waktunya ketahuan dan jika tidak yah biarlah menjadi rahasinya Tomi bersama Gea dan Anggun yang merahasiakan masalahnya dimasa lalu, dari anak anaknya
Fika faham kalo Bowo tidak ingin ikut campur dalam urusan orang lain dan tidak paksa Bowo untuk cerita lagi
__ADS_1