CEO MUDA

CEO MUDA
Tidak akan


__ADS_3

Tomi melihat ponselnya Fika berbunyi, membuat Tomi membiarkan nya saja, untungnya Fika lagi bersama Intan, Sarah, dan Anggun.


" Tidak akan saya biarkan kalian komunikasi dengan Fika, selama saya ada disini, enak saja kalian suka suka tujuh belas tahun pisahin saya dengan anak kandung karena tidak tega dengan Yono awal awal nikah tidak memiliki anak, tapi sekarang saya harus mengerti mereka enak sekali manusia egois itu" Ucap Tomi pelan, untungnya hanphone nya Fika ketinggalan di ruang tamu


" Anda masih melanjutkan tidak kasih ijin ke mereka pak, walaupun mereka salah dan egois tapi hati seorang ibu dan ayah itu beda pak, saat pisah dari anak jadi anda tidak bisa terlalu melarang Gea pak" Ucap Bowo tidak bisa membayaangkan bagaimana rindu nya Gea ke Fika.


" Oke, sekarang Sarah tidak usah komunikasi sama sekali sama kamu, selama setahun dan tidak ketemu sama sekali selama setahun, apa bisa kamu bicara sok bijaksana seperti itu ke saya? jika istri kamu melarang kamu selama setahun tidak ketemu sama sekali dengan Sarah apa kamu bisa terima begitu saja?" Tanya Tomi dengan amarah


" Yah maaf deh pak, jika anda marah seperti itu pak, saya cuman tidak tega saja pak, apapun  yang menjadi keputusan anda ya saya nurut saja pak dan terimaaksih sudah memberikan kepercayaan untuk Sarah bisa menjadi asistennya Fika dan kuliah ditanggung oleh anda separo lagi" Ucap Bowo menyesal sudah membela Gea karena perempuan, bukannya membela Tomi yang dijahui dengan sengaja oleh Gea dan merasa bahagia karena Sarah lagi lagi dibiayai oleh Tomi walaupun cuman separo dari biaya kuliah


" Yah sama sama, saya juga tanya guru dikelasnya Sarah prestasinya Sarah di sekolah seperti apa, jadi saya bisa menentukan Sarah bisa atau tidak kerja langsung jadi asisten wakil ceo, ternyata melihat prestasinya yang terlihat layak yah sudah saya mewarkan kamu kan dan alhamdulillah kamu juga mau Sarah kuliah sambil kerja kan" Lanjut Tomi merasa tidak salah menawarkan Sarah temani Fika selama di Bandung dan tidak ada alasan Gea temani Fika karena sendirian tinggal dirumah yang sudah disediakan oleh Tomi

__ADS_1


Dilain sisi, Anggun mau menolak keinginan Fika apa lagi didepan Intan, Ulfa, dan Sarah. Anggun dengan terpaksa telefon Gea sekarang karena Fika lupa dimana simpan hanphonenya tadi.


" Hallo bunda lagi ngapain?" Tanya Fika dan Intan bersamaan


" Bunda lagi cek barang dagangan sayang, eh ada Intan jugga, kenapa kalian belum tidur dan telefon pakai  hanphone mami?" Tanya Gea penasaran, karena tidak biasanya Fika telefon pakai hanphone nya Anggun


" Ka Fika lupa simpan di mana hanphone nya bunda, kita belum tidur soalnya ada Sarah baru sampai rumah bunda, bersama om Bowo dan tante Ulfa, karena mulai besok Om Bowo yang akan jadi asistennya ka Fika selama setahun selama Sarah sekolah dan saat Sarah lulus sekolah akan dibimbing langsung oleh om Bowo untuk jadi asisten yang profesional selama tiga bulan, setelah itu baru dibiarkan kuliah dan kerja sendiri untuk bantuin ka Fika" Ucap Intan sedih, walaupun seneng Fika ada yang temani tapi Intan yang justru sendirian di Jakarta


" Bangga tapi selingkuh dengan dosen biasa, sungguh perempuan aneh dan tidak bersyukur sama sekali Gea ini" Batin Anggun, Anggun membiarkan Gea mengenang masa lalu yang tidak akan pernah membuat Gea bisa kembali dengan Tomi


"  Iyah bunda alhamdulillah, oh yah bunda, ayah mana? bunda kalo belanja ditemani oleh siapa?" Tanya Fika mulai cemas siapa yang akan temani Fika belanja dan tungguin toko jika Yono dan Gea belanja bareng.

__ADS_1


" Sayang, tidak usah kwatir karena ayah sudah mendapatkan karyawan baru untuk membantu kita menjaga butik sayang, Fika belajar yang rajin yah sayang dan kerja yang lancar juga, insya allah bunda akan main ke sana yah bersama ayah" Lanjut Gea berusaha santai, Gea melihat Anggun tidak melihat layar hanphonenya lagi


" Oke deh bunda, pasti kok Fika akan kuliah yang bener dan kerja yang profesional juga, yah sudah bunda selamat istirahat bunda dan jangan bergadang yah bunda" Lanjut Fika berusaha tidak sedih, nerharap Gea dan Yono bisa sering jenguk Fika seperti Tomi dan Anggun yang sering jenguk Fika.


Dilain sisi, Dion yang merasa bosan bingung mau kemna akhirnya gabung bersama Tomi dan Bowo yang lagi duduk santai diruang tamu.


" Kamu dari mana dan kenapa kesini?" Tanya Tomi heran melihat Dion yang tadi tidak ikut Anggun masuk kedalam kamarnya Fika


" Habis keliling rumah ini sendirian, dari pada bosan kan tidak kemana mana,masa Dion gabung bersama perempuan perempuan sih kan malu juga, yah sudah akhirnya keliling terus kesini saja deh soalnya kan tahu papi dan om Bowo pasti lagi ngobrol berdua disini" Ucap Dion langsung duduk disebelahnya Tomi


" Yah sudah bagaimana kalo  kita bahas pekerjaan saja? supaya Dion semakin cerdas dan menguasai pekerjaannya sendiri?" Tanya Tomi yang ingin memanfaatkan waktu untuk diskusi tentang pekerjaan

__ADS_1


" Boleh juga papi, kebetulan Dion bawa laptop jadi bisa langsung belajarnya pakai laptop" Lanjut Dion langsung buka ranselnya dan membahas soal pekerjaan bersama Tomi dan Bowo, sambil menunggu Anggun,  Intan, Fika, Sarah, dan Ulfa. selesai ngobrol didalam kamarnya Fika


__ADS_2