
Tomi ajak Yono minum kopi di warungnya Yono, sambil ngobrol ngobrol berdua dan larang Dion untuk ikut karena mau ngobrol penting berdua.
" Keselnya, semuanya pada pergi dan saya ditinggal sendirian di ruang tamu seperti ini, kesel sekali rasanya." Ucap Dion kesel karena orang tuanya pada sibuk masing masing, Fika, dan Intan dikamarnya.
Dion yang tidak bisa tidur memilih main laptopnya untuk kerja dari pada bosan sendiran
Dilain sisi, Tomi meluapkan emosinya ke Yono, yang bener bener nekat untuk terus ketemu dengan Fika, jelas jelas Fika bukan lah anak kandungnya, tapi mau menguasai untuk urus Fika sepenuhny dan tidak ingin Tomi ikut urus Fika juga.
" Maksud kamu apa pindah kesini? apa kamu tidak puas sudah tujuh belas tahun pisahin saya dengan anak kandung saya? sadar diri lah kamu, cuman ayah tiri saja yang tidak punya hak lebih untuk menguasai hak asuh anak?" Tanya Tomi kesal sambil menatap Yono dengan tatapan sinisnya
" Sombong sekali kamu Tomi bicara seperti itu, walaupun Gea yang salah demi menjaga perasaan saya, tapi apa salahnya sih Tomi kalo sekarang kita bareng bareng membesarkan Fika dan Fika punya orang tua kandung dan tiri juga? kamu yang egois Tomi mau menguasai hak asuh anak dan melarang saya dan Gea untuk ketmu dengan Fika memberikan perhatian ke anak juga? yang seharusnya sadar diri itu kamu Tomi yang terlalu egois?" Tanya Yono tidak merasa bersalah sama sekali, karena sudah membiarkan Gea untuk tidak kasih tahu Tomi soal anak kandungnya sendiri
BUGH
__ADS_1
Satu tonjokan mendarat sempurna dipipinya Yono, membuat Yono yang belum siap langsung jatuh ke lantai
" Heh, kalian yang egois, biar kalian merasakan, bagaimana jauhnya dari anak selama bertahun tahun, bukannya menyalahkan seperti ini Yono, enak sekali bicara seperti itu ke saya, kamu anggap apa yang kalian lakukan itu benar menjahui Fika dari saya, tapi disaat saya mau seperti kalian dianggap salah dan tidak wajar? lalu siapa yang egois sekarang? saya masih menjaga nama baik kalian loh didepan Fika menjaga alasan kenapa saya dan Gea bercerai, kenapa Gea bisa menikah dengan kamu, seharusnya kamu berterimakasih dengan sikap baik saya ke kalian loh, dan seharusnya kalian gantian membiarkan saya lebih banyak waktu bersama anak saya bukannya diganggu dengan kehadiran kalian seperti ini" Tegas Tomi meluapkan isi hatinya yang selama ini Tomi rasakan
" Saya sama sekali tidak ganggu dan tidak melarang kamu untuk ketemu dengan Fika, yang saya dan Gea inginkan yah bersama sama saja sih, membesarkan Fika dengan akur dan melupakan masa lalu yang mungkin kamu anggap saya dan Gea salah karena menjahui kamu dengan Fika, saya tidak minta Fika untuk tinggal disini kok, tapi saya masih membiarkan Fika tinggal dirumah pemberian kamu, itu artinya saya masih menghargai kamu sebagai ayah kandungnya Fika dan Fika punya hak untuk mendapatkan fasilitas yang kamu berikan, jangan selalu berusaha menjahui saya dan Gea dari Fika apa lagi selama tujuh belas tahun?" Tanya Yono yang balik tanya ke Tomi yang ingin sekali menjahui Yono dan Gea dari Fika, Yono tidak menyangka jika Tomi pendemdam sekali
" Saya merasa tidak adil saja Yono, setiap kali melihat kamu dan Gea dengan santainya ketemu Fika sampai sekarang, sedangkan saya ketemu Fika sudah SMU dan sampai sekarang baru dua tahun lebih, adil kah untuk saya melihat kalian bebas ketemu dengan anak" Lanjut Tomi merasa iri melihat Gea dan Yon bisa dengan santainya ketemu dengan Fika, tanpa ada rasa bersalah sama sekali
" Maafkan saya Tomi, selama ini sudah jahat dengan kamu, maaf juga keegoisan Gea membuat kamu menjadi pembenci seeperti ini, tapi saya minta ikhlaskan lah masa lalu dan lupakan lah masa lalu, demi kedamaian kita bisa sama sama membesarkan Fika dan kamu bersama anak dan istri kamu bisa kesini bebas selama kamu punya waktu ketemu dengan Fika, anggap saja kehadiran saya dan Gea untuk jagain Fika selama ada disini selama tidak ada kamu dan istri kamu,saya mohon lupakan masa lalu dan terimalah masa depan, dengan berdamai menerima kehadiran saya dan Gea, maafkan keegoisan kita dimasa lalu" Lanjut Yono berharap jika Tomi stop melarangnya untuk ketemu dengan Fika lagi, karena Yono juga tidak tega melihat Gea sedih terus cuman karena Tomi melarangnya ketemu dengan Fika terus
Dilain sisi, Gea nangis mendengar ucapan Anggun, walaupun ucapan Anggun benar semua, dari kesalahan Gea menghianati pernikahannya bersama Tomi, membiarkan Fika selama tujuh belas tahun tidak ketemu dengan Tomi sama sekali, dan sekarang dengan mudahnya minta Anggun membiarkan Gea dan Yono ketemu dengan Fika dengan bebas.
" Kalo kamu punya malu sebagai perempuan, kamu mundur Gea walaupun kamu ibu kandungnya Fika, kamu sekarang sudah tidak punya hak untuk ketemu dengan Fika, kamu sama sekali tidak membiarkan Tomi sepenuhnya deket dengan anak kandungnya, kamu tidak menghargai mantan suami kamu sama sekali" Tegas Anggun menatap Gea yang nangis,karena ucapan Anggun
__ADS_1
" Tapi kan saya ada alasannya Anggun,sudahlah Anggun jangan egois juga, saya mohon jangan larang saya ketemu dengan anak saya terus, lupakan lah masa lalu dan terimalah kehadiran saya dan Yono disini sebagai keluarga kamu dan Tomi yang sama sama punya hak yang sama memberikan perhatian untuk Fika" Ucap Gea berusaha bujuk Anggun,supaya tidak egois terus
" Mana saya biarkan Gea, saya tidak akan membiarkan kamu dan Yono ketemu dengan Fika terus" Lanjut Anggun yang tidak akan membiarkan Fika ketemu dengan Gea dan Yono lagi
Gea yang mendengar ucapannya Anggun, cuman bisa pasrah jika harus dilarang lagi ketemu dengan Fika, padahal sudah setahun tidak ketemu Fika sama sekali dan sekarang harus jahui Fika lagi cuman karena menghargai perasaan Tomi lagi.
Dilain sisi, Fika melihat hasil gambar yang dibuat Intan dan sudah dijadikan proyek pembangunan oleh Tomi, merasa bangga karena Intan sudah punya bakat seperti Fika
" Kaka salut loh dengan Inta, bisa membuat rumah seperti ini, walaupun sederhana tapi bagus sekali loh, tidak sembarangan bikin lagi" Ucap Fika puji hasil karyanya Intan
" Alhamdulillah ka, Intan sering melihat pekerjaan papi dan om Bowo jadi bisa deh, soalnya Intan mau merasakan cari uang dari usia remaja seperti ini ka, walaupun satu hari satu proyek saja sudah membanggakan" Ucap Intan yang merasa bangga, karena dua gambarnya akan dijadikan rumah beneran oleh Tomi
" Oh karena sering melihat papi dan om Bowo kerja, pantas gambarnya bagus seperti ini" Lanjut Fika mengerti kenapa hasil gambarnya Intan bagus, karena inspirasi dari proyek yang sering dikerjakan Tomi dan Bowo setiap harinya
__ADS_1
" Betul sekali ka" Lanjut Intan, yang mau belajar apa yang lagi dikerjakan oleh Tomi dan Boeo, imajinasi Intan yang membuatnya mau berusaha membuat gambar yang bagus