CEO MUDA

CEO MUDA
Pindah demi


__ADS_3

Gea sudah bangun dari subuh, untuk masak buat Fika, Gea sudah tidak sabar memberikan masakannya untuk Fika.


" Kata Fika, hari ini Fika kuliah dari jam tujuh sampai jam sembilan pagi saja, jadi kita punya banyak waktu bersama Fika sebelum dia kerja sayang" Ucap Gea bahagia, karena sebentar lagi bisa ketemu dengan Fika lagi


" Alhamdulillah sekali sayang, yah sudah nanti aku anterin yah sayang, aku juga tidak sabar ingin ketemu dengan Fika sayang, bunda masak apa sayang untuk Fika?" Tanya Yono melihat Gea yang lagi petikin sayur kangkung


" Aku mau masak tumis kangkung, ayam rica rica, dan sambal terasi sayang" Lanjut Gea yang ingin masak ayam rica rica untuk Fika


" Sini aku bantuin masak yah sayang" Lanjut Yono langsung bantuin Gea petikin sayur kangkung


Gea memberikan dua ikat sayur kangkung supaya Yono pitikin, dan akan dimasak oleh Gea nanti.


Dilain sisi, Fika siap siap untuk berangkat ke kampus, Fika merasa bahagia sekali karena kuliah hari ini cuman sampai jam sembilan pagi saja, membuat Fika bisa istirahat sebelum jam kantor tiba.


" Maksud bunda apa yah, sampai ketemu nanti siang,memangnya bunda ada disini dan nginep dimana? kenapa tidak nginep disini saja sih?"  Tanya Fika penasaran karena dari kemarin Gea membuat Fika penasaran terus


Fika merapihkan makeup nya sebelum berangkat ke kampus


Dilain sisi, Dion menyesal ajak makan malam Dian seketarisnya, ternyata Dian bukan lah perempuan yang baik baik dan berani beraninya ajak Dion untuk melakukan yang tidak pernah Dion lakukan ke perempuan mana pun.


" Saya memang playboy, tapi tidak pernah main fisik dengan perempuan mana pun, berani sekali dia merayu dan ajak untuk kontak fisik, kamu carikan seketaris laki laki saja deh, saya takut hilaf jika seketaris saya perempuan" Ucap Dion kesal, Dion tidak ingin rusak cuman karena ajakan apa lagi rasa penasaran


" Baik mas Dion, akan saya carikan seketaris perempuan,saya juga kecewa sekali Dian bisa seburuk itu ke mas Dion" Ucap Oki menyesal sudah mempercayakan Dian menjadi seketarisnya Dion, ternyata Dian perempuan nakal

__ADS_1


" Permisi,ada yang bisa saya kerjakan mas Dion?" Tanya Dian ramah dan takut karena semalam Dion marah besar karena ulahnya sendiri


" Hari ini kamu saya pecat, itu ambil gaji kamu dan pesangon kamu, jangan pernah kesini lagi dan rapihkan barang barang kamu sekarang juga dan harus bersih. karena saya tidak ingin diperusahaan saya ada perempuan menjijikan seperti kamu" Tegas Dion kesal, Dion memang ingin ditemani makan dan belanja saja tapi tidak melakukan kegiatan yang menjijikan,dan dilarang sama sekali.


" Saya menyesal mempekerjakan kamu disini, Dion minta ditemani makan justru kamu memanfaatkan keinginan Dion dengan ajak Dion melakukan kontak fisik, saya kecewa dengan cara kamu, lebih baik sekarang kamu keluar dari sini,beruntung Dion memberikan gaji full dan pesangon untuk kamu" Tegas Oki kesal dengan kelakuannya Dian yang sungguh memalukan


" Maafkan saya dan permisi" Lanjut Dian sedih dan menyesal, karena semalam nekat godain Dion dan paksa Dion untuk kontak fisik, yang akhirnya Dian kehilangan pekerjaan yang selama ini Dian inginkan, Dian langsung keluar dari  ruangannya Dion dengan rasa sedih dan kecewa karena sekarang Dian nganggur dan kehilangan pekerjaan yang selama ini Dian inginkan.


Dion merasa lega karena bisa ambil keputusan yang tepat,dari pada Dion menjadi rusak cuman karena kelakuan seketarisnya yang centil dan tidak tahu diri


Dilain sisi, Tomi, Intan,dan Anggun sarapa bersama,sebelum Intan berangkat sekolah, sedangkan Tomi dan Anggun berangkat kekantor.


" Abang Dion hari ini ke kantor dari pagi karena hari ini kuliahnya libur dan ka Fika sudah berangkat ke kampus, sekarang giliran kita yang akan berangkat aktifitas kita juga" Ucap Tomi bahagia karena kegiatan anak anaknya lebih produktif


" Dan nanti siang, giliran Intan yang kerja yah papi, karena Intan seneng gambar tapi memberikan hasil yang membanggakan" Ucap Intan yang ingin gambar lagi, dan mendapatkan bonus dari Tomi


" Siap papi" Lanjut Intan


Intan menikmati sarapan nya dengan rasa bahagia, karena mendapatkan pengalaman baru, bisa manggang


Dilain sisi, Gea dan Yono siap siap untuk ketemu dengan Fika dan Gea sudah siapkan makan siang bersama Fika.


" Motor sudah siap sayang, tinggal berangkat kita" Ucap Yono yang sudah periksa kondisi motornya.

__ADS_1


" Apa tidak sebaiknya kita pakai motornya Fika saja? mubazir kan jika tidak dipakai sama sekali kan?' Tanya Gea yang lebih senang pakai motor Fika


" Tentu boleh sayang, yah sudah tunggu sebentar yah, aku panasin dulu motornya Fika " Lanjut Yono yang setuju pakai motornya Fika, supaya tidak rusak karena tidak dipakai sama sekali.


Gea bahagia karena mau ketemu Fika pakai motornya Fika yang sudah lama tidak dipakai sama sekali


Dilain sisi, Fika melihat Farhan jalan kearahanya, langsung membalas senyum manisnya Farhan


" Fika, nanti siang kamu sibuk tidak?" Tanya Farhan yang ingin ajak Fika jalan jalan


" Maaf yah Farhan saya siang ke kantor, karena saya sudah kerja soalnya " Ucap Fika merasa tidak enak hati menolak ajakan temannya


" Sudah kerja? dimana? hebat sekali baru semester satu sudah kerja?" Tanya Farhan kagum karena Fika sudah mandiri


" Alhamdulilah di PT setia itu loh perusahaan interior" Lanjut Fika yang belum siap kasih tahu jabatannya di perusahaannya Tomi


" PT Setia? hebat sekali bisa kerja disana, jujur dari dulu saya mau kerja disana tapi tidak jadi jadi, karena masih awal masuk kuliah dan mana boleh juga kan?" Tanya Farhan tidak percaya jika Fika bisa kerja diperusahaan besar, padahal Fika baru masuk kuliah dan belum punya ijazah sebagai mahasiswa


" Iyah Farhan memang kerja disana, yah sudah kalo begitu permisi dulu yah" Lanjut Fika langsung pergi, Fika belum siap kasih tahu jika Fika kerja sebagai pemimpin perusahaan besar


Dilain sisi, Dion ikut Oki untuk kunjungan kerja, proyek yang sudah berjalan lama dan Dion yang akan meresmikan proyek besar


" Ini yang membuat desainnya papi kamu, dan om yakin kamu pasti bisa seperti kamu mendapatkan proyek besar dan bisa jadi kebanggaan, gambar sendiri bisa menjadi gedung mewah seperti itu" Ucap Oki yang yakin jika Dion suatu saat pasti bisa seperti Tomi

__ADS_1


" Amin om, saya akan berusaha membuat banyak karya seperti om dan papi, yang bisa membanggaakan yang menghasilkan hasil nyata sesuai gambar yang kita buat" Ucap Dion yang tidak sabar, desainnya diterima client dan bisa diproses pembangunan supaya hasil gambarnya menjadi hasil nyata bangunan yang bagus


Dion akan terus belajar supaya semakin hebat seperti Tomi, yang punya hasil pembangunan dimana mana dan hasilnya mendapatkan pujian dari banyak orang


__ADS_2