
Fika setelah piknik bersama Yono dan Gea langsung ke kantor, karena hari ini banyak yang harus dikerjakan oleh Fika dikantor, membuat Fika terpaksa harus ke kantor.
" Ayah dan bunda ikut saja yuk ke kantor, lihat Fika kerja dan pulang kerja bisa bareng ke rumah bagaimana?" Tanya Fika yang belum puas ketemu dengan Gea dan Yono
" Tidak usah sayang, biarin ayah saja sore yang jemput Fika dan sekarang Fika ke kantor saja fokus bekerja yah sayang" Ucap Yono berusaha menolak keinginannya Fika, supaya tidak ketemu dengan Bowo bisa bisa Bowo usir Gea dan Yono dari kantor
" Betul sayang, semangat kerjanya dan sampai jumpa nanti sore yah Fika sayang, dan nanti malam bunda masak enak untuk Fika" Ucap Gea yang sengaja tidak minta ikut ke kantor, karena sadar diri akan menimbulkan masalah jika Gea paksakan keinginan ke kantor
" Baiklah, sampai ketemu nanti sore ayah dan bunda" Lanjut Fika langsung mencium tangannya Gea dan Yono gantian
" Hati hati dijalan sayang" Lanjut Gea yang bukain pintu mobil untuk Fika supaya bisa langsung mask kedalam mobil
Gea berusaha menahan rasa sedihnya, tapi Gea harus menahan egonya demi kebaikan bersama, dan Gea tidak ingin sia sia sudah jauh jauh pindah tapi nanti akhirnya pindah lagi karena ketahuan oleh Tomi
Dilain sisi, Dion fokus mendengarkan penjelasan dosen, sesekali cek hanphone nya takut ada email masuk dari perusahaan.
" Astaga, banyak sekali mahasiswa dikampus ini yang mau magang di kantor sih. bagaimana ini yah" Batin Dion bingung harus menerima seniorny untuk magang atau justru ditolak.
Dion akhirnya kirim chat ke Oki untuk minta pertimbangan, penerimaan magang dari kampus nya Dion.
" Pak, apa boleh dari semester satu mengajukan magang, jika bisa membuat desain rumah?" Tanya Cici yang ingin sekali punya pengalaman magang
__ADS_1
" Jika gambar kamu bagus, yah kirim saja ke perusahaan interior, jika layak akan diterima kok dan bisa magang sekalian" Ucap Dosen sambil melihat Dion, dosennya Dion tahu jika mahasiswanya adalah seorang bos salah satu perusahaan interior terkenal.
" Baik pak, saya akan coba membuatnya pak, sepertinya menarik pak" Lanjut Cici yang ingin mencoba membuat desain rumah sesuai imajinasinya
" Saya juga mau coba pak, bearti tinggal dikirim ke perusahaan interior saja pak, hasil gambar kita?" Tanya Uus yang ingin mencoba membuat desain rumah
" Iyah tinggal dikirim saja, kalian kasih keterangan maksud mengirimkan desain rumah dan kasih tahu kalian mahasiswa dari kampus mana, supaya bisa jelas informasi kalian, bisa menjadi bahan pertimbangan juga" Lanjut Dosen yang seneng mahasiswanya antusias untuk mencoba magang
" Astaga, masalah senior belum selesai, ini lagi, temen temen mau coba kerja huh, tidak enak menolaknya kan" Batin Dion tanpa memberikan komentar apapun
Dion tidak ingin dimanfaatin temen temen untuk dimudahkan kerja, cuman karena Dion seorang bos besar saja.
Dilain sisi, Bowo yang tahu Fika akan dijemput Yono, pura pura ajak Fika untuk melihat proyek pembangunan panti asuhan supaya tidak ketemu dengan Yono.
" Yah padahal saya sudah ada janji om, mau ketemu ayah saya yang sudah tinggal di Bandung." Ucap Fika terus terang
" Yah sudah bilang ayah kamu, tunggu saja dirumah, soalnya kita mau kunjungan kerja sebelum pulang." Lanjut Bowo bahagia, karena Fika kasih tahu jika Yono dan Gea ada di Bandung dan sudah pindah rumah
" Baik lah om, saya akan kirimkan chat ke ayah, setelah kunjungan kerja langsung ke rumah barunya." Lannjut Fika berusaha tidak menolak ajakan Bowo
" Oke yuk jalan, nanti om anterin kamu sampai ke rumah baru ayah kamu " Lanjut Bowo senyum kemenangan karena berhasil gagalin rencananya Yono
__ADS_1
Fika langsung merapihkan meja kerjanya untuk siap siap ikut kunjungan kerja dan baru pulang, Bowo tidak sabar ketemu Gea dan Yono akan tegur dengan keras kehadiran Yono didekat Fika, Bowo menjalankan perintah Tomi semaksimal mungkin
Dilain sisi, Gea merapihkan kamarnya Fika dan masak, karena Fika akan makan malam bersama.
" Sayang, Fika langsung kesini karena nanti akan dianterin Bowo katanya" Ucap Yono setelah baca chat dari Fika
" Dianterin Bowo? kok bisa sayang? memangnya mereka dari mana?" Tanya Gea penasaran, Gea jadi was was karena Bowo akan tahu rumahnya dimana
" Fika diajak kunjungan kerja, yah mau bagaimana lagi sayang, orang kerja kan, yah terpaksa Bowo tahu rumah kita sayang, bunda tenang saja yah, karena Bowo tahu rumah kita" Lanjut Yono yang faham akan kekewatirannya Gea, karena Bowo akan kerumahnya
" Iyah sayang" Lanjut Gea pasrah, Gea tidak bisa komentar apapun karena Fika diajak kunjungan kerja otomatis pulangnya dianterin oleh Bowo.
Gea melanjutkan masakannya walaupun hatinya tidak tenang dan takut jika akhirnya Tomi tahu kehadiran Gea dan Yono yang sudah pindah rumah
Dilain sisi, Tomi langsung telefon Fika tanya apa saja yang dikerjakan Fika hari ini.
" Papi, kapan ke Bandung? papi tahu tidak kalo bunda dan ayah pindah rumah loh?" Tanya Fika bahagia karena salah satu orang tuanya ada didekat Fika
" Tidak tahu sayang, alhamdulilah jika bunda ada disana sayang, jadi bisa temani Fika yah sayang, papi dan mami nanti kesana yah sayang, jika tidak sibuk yah" Ucap Tomi pura pura tenang, karena menahan emosi karena Yono dan Gea tiba tiba pindah rumah
" Bearti surprise yah papi, yah sudah yah papi telefonnya disambung lagi, soalnya Fika mau ke proyek pembangunan panti asuhan bersama Om Bowo." Lanjut Fika, yang kasih lihat wajahnya Bowo ke Tomi
__ADS_1
" Iyah nak, nanti dilanjut lagi yah telefonnya yah, semangat kerjanya yah nak" Lanjut Tomi berusaha tenang, menahan emosi karena Yono dan Gea ada didekat Fika.