
Fika saat keluar dari kampusnya,merasa bahagia karena akhirnya bisa ketemu lagi, dengan Gea dan Yono bahkan untuk pertama kalinya Gea dan Yono ke kampusnya Fika.
" Bunda dan ayah, kapan sampai Bandungnya? kenapa tidak bilang Fika sebelumnya? kan Fika bisa jemput kalian di terminal?" Tanya Fika yang penasaran kedua orang tuanya bisa tiba tiba ada di kampusnya
" Nanti kita ceritain sayang, lebih baik sekarang kita ke suatu tempat yah sayang, untuk makan masakan bunda" Ucap Gea yang sudah bawa makanan masakannya
" Pergi kemana? kenapa tidak kerumah saja? Tanya Fika penasaran karena kedua orang tuanya, ajak jalan Fika tiba tiba
" Sudah ikut saja sayang, kamu ke kampus bersama siapa?" Tanya Yono dengan hati hati
" Bersama supirnya Fika, Papi yang minta om Bowo carikan supir untuk Fika takutnya Fika banyak tugas kuliah dan tidak keburu kerjain tugas, bisa kerjain tugas kuliah selama perjalanan dari kampus ke kantor" Lanjut Fika merasa terbantu sekali karena dikasih supir oleh Tomi supaya Fika tidak merasa kesulitan kerjain tugas kuliahnya
" Yah sudah bunda dan Fika naik mobil sedangkan ayah naik motor saja, sampai ketemu di tempat yang seru yah bunda dan Fika" Lanjut Yono langsung pakai helm dan siap siap jalan duluan
" Naik motor? kalian naik motor dari Jakarta ke sini? berangkat dari jam berapa dan kalian bawa apa kesini?" Tanya Fika semakin penasaran karena Yono naik motor sendirian, sedangkan Fika naik mobil bersama Gea
" Nanti dijalan bunda kasih tahu sayang, buruan naik mobil nanti waktu jalan jalan kita semakin sedikit, karena kita semakin lama ngobrol disininya" Lanjut Gea, Gea tidak akan kasih tahu jika sudah pindah selama ada didalam mobil, karena Gea takut jika supirnya Fika kasih tahu Tomi akan kehadiran Gea dan Yono
" Baiklah bunda kita masuk kedalam mobil dan hati hati dijalan ayah" Lanjut Fika pasrah, Fika langsung masuk kedalam mobil sesuai keinginan Gea dan Yono, dan penasaran kenapa kedua orang tuanya bikin penasaran Fika dengan kehadirannya tiba tiba ada didepan kampus
Fika langsung minta supirnya untuk meninggalkan kampusnya untuk jalan ke tempat yang ingin Gea kunjungin bersama Fika dan Yono hari ini, Gea berhati hati ajak ngobrol Fika supaya tidak ketahuan rencananya didepan supirnya Fika
__ADS_1
Dilain sisi, Intan dan Sarah yang sudah selesai makan saat istirahat bingung mau melakukan apa, selama jam istirahat masih ada, memilih untuk duduk didalam kelas saja sampai bel masuk kelas berbunyi
" Bagaimana kalo kita membuat desain yuk, dari pada bingung mau malakukan apa kan? lumayan hasilnya bisa kita kasih lihat ke papi saya bagaimana?" Tanya Intan yang punya ide untuk kerjain pekerjaannya, untuk mengisi waktu luangnya
" Bagus juga tuh, semoga hasilnya layak unttuk diberikan ke client dan bisa dijadikan rumah yang bagus kan" Ucap Sarah yang setuju diajak membuat desain rumah, dari pada bingung mau melakukan apa selama lima belas menit lagi masuk kelas
" Mari kita kerjakan" Lanjut Intan yang langsung keluarin kertas dan peralatan gambarnya,untuk mengisi waktu istirahat supaya tidak ngantuk dan bosan
Dilain sisi, Oki minta maaf ke Dion karena harus ke kampus, untuk mendapatkan tandatangannya Dion, karena mendadak client minta proposalnya dikirim ke perusahaannya dan butuh tandatangannya Dion sekarang juga
" Maaf yah Dion, om ganggu waktu istirahat Dion, karena client mendadak sekali, minta proposal ini soalnya" Ucap Oki merasa bersalah sudah ganggu waktu istirahat Dion
" Santai saja om, sudah menjadi tanggung jawab Dion juga kan" Ucap Dion berusaha santai, Dion pelan pelan membaca proposal yang diberikan oleh Oki dan baru memberikan beberapa tandatangannya
" Siap Dion,baik lah om langsung berangkat rapat yah, sampai ketemu nanti siang di kantor" Lanjut Oki yang tidak merasa keberatan harus jauh jauh ke kampus, demi mendapatkan tandatangannya Dion, karena Oki tahu kalo Tomi ingin menjadikan Dion CEO muda, selama masih menjadi mahasiswa sudah merasakan jabatan pemimpin perusahaan terkenal
Dion langsung keluar dari mobilnya Oki dan langsung jalan ke dalam kampus, dan melanjutkan untuk makan dikantin, Oki yang melihat Dion sudah jauh langsung menjalankan mobilnya untuk meninggalkan kampusnya Dion untuk melanutkan rapat dengan client.
Dilain sisi, Fika bahagia sekali saat mendengar Gea dan Yono sudah pindah ke Bandung, walaupun Gea tidak kasih tahu alasan yang sebenernya ke Fika tapi sudah membuat Fika bahagia akan kehadiran Yono dan Gea yang punya rumah sendiri dan tidak terlalu jauh dari rumahnya.
" Walaupun Fika sedih kalian tinggal berdua dan tidak ingin tinggal bersama Fika, tapi Fika bahagia karena kalian sudah tinggal disini dan bisa leluasa ketemu dengan ayah dan bunda, walaupun tidak tinggal bareng" Ucap Fika berusaha menghargai keputusan kedua orang tuanya dan berusaha untuk tidak merepotkan Fika karena tinggal bersama dan Yono juga tidak akan ada pekerjaan sama sekali jika tinggal bersama Fika
__ADS_1
" Maaf yah sayang, walaupun kita tidak tinggal bersama, tapi kan kita bisa sering ketemu dan kemana pun bisa selalu bersama kan, hayo dimakan jangan sampai tidak habis yah Fika" Ucap Gea berusaha tidak sedih, karena harus ada jarak untuk ketemu dengan anak sendiri, andaikan Tomi tidak melarangnya untuk ketemu dengan Fika, pasti sekarang Fika sudah tinggal bersama Gea dan Yono
" Pas pulang kerja, ayah akan jemput Fika untuk ke rumah yah, supaya Fika bisa tahu rumah baru kita" Ucap Yono yang ingin jemput Fika, untuk berangkat bareng ke rumah barunya
" Boleh ayah, biar supir langsung pulang ke rumah, dan Fika mau lama lama dirumah ayah dan bunda, Fika rindu sekali dengan ayah dan bunda" Lanjut Fika yang ingin nginep dirumahnya Gea dan Yono, baru besok ke kampus, Fika sebelum pulang beli baju salin untuk besok ke kampus
" Boleh sayang, nanti pulang ke rumah akan ayah antar yah sayang" Lanjut Yono bahagia sekali, karena akhirnya Fika bisa tahu rumah barunya
" Hayo sambil di makan" Lanjut Gea melanjutkan makan sambil ngobrol bersama Fika dan Yoo
Fika langsung melanjutkan makan, Fika bener bener rindu dengan masakan Gea dan akhirny bisa makan kembali masakannya Gea
Dilain sisi, Tomi dan Anggun mendapatkan kabar dari supirnya Fika, jika sekarang ada Gea dan Yono lagi sarapan bersama Fika di Farmhouse Lembang, membuaat Tomi marah besar mendengarnya
" Mereka bener bener nekat dan curang sekali" Ucap Tomi kesal karena diam diam Gea dan Yono pindah rumah supaya lebih dekat dengan Fika
" Sabar sayang, apa yang mau dilakukan sekarang? apa kita bongkar saja alasan kita melarang Gea dan Yono untuk ketemu dengan Fika lagi? aku tidak rela jika Gea lebih banyak menghabiskan waktu bersama Fika?" Tanya Anggun, yang tidak suka jika Gea dan Yono melanggar janji untuk tidak ketemu dengan Fika selama tujuh belas tahun
" Aku setuju sayang, supaya Fika tahu kenapa aku dan Gea bercerai, sampai akhirnya Fika tahu kebohongannya Gea untuk sembunyikan siapa ayah kandungnya yang sebenarnya, perempuan itu bener bener tidak tahu diri sekali. jum'at besok kita ke Bandung mendadak saja sayang,supaya orang tua tidak tahu diri itu kaget dengan kehadiran kita, enak saja mereka mau curang seperti ini" Lanjut Tomi yang tidak akan biarkan hak asuhnya Fika jatuh ketangannya Gea dan Yono lagi.
" Aku setuju sayang, enaknya bisa luasa ketemu dengan Fika, disaat kita sibuk disini sayang, mereka orang tua yang tidak tahu malu apa lagi Gea, sebagai istri tidak bisa setia apa lagi mengandung masih saja aktif kontak fisik bersama Yono, dan alhamdulillah kita sudah melakukan tes DNA untuk meyakinkan jika Fika bener bener anak kandung papi , jadi bisa memberikan perhatian lebih ke Fika karena anak kandung papi yang sengaja disembunyikan oleh Gea selama ini" Lanjut Anggun, yang tidak ingin kehilangan anak tirinya dan tidak ingin membuat Tomi sedih karena harus jauh kembali dengan anaknya sendiri
__ADS_1
"Oke sayang kita berikan suprize ke Gea dan Yono, dengan kehadiran kita" Lanjut Tomi sambil mengepalkan tangannya, karena emosi karena Gea dan Yono bisa bisanya pindah ke Bandung tidak diketahui oleh Tomi sebelumnya, Tomi tidak akan biarkan Gea merasa bahagia karena deket dengan Fika lagi dan Tomi akan membuat Gea menyesal karena sudah curang