
Setahun kemudian
Dion dan Fika siap siap untuk berangkat ke kota Solo dan kota Bandung, karena Dion dan Fika akan mulai kuliah sambil kerja, ditemani oleh seketaris untuk Fika yang akan tinggal bersama Fika selama menunggu Sarah lulus kuliah
" Ayah dan bunda jangan lupa sering sering jenguk Fika di rumah milik papi yah, dan mami papi juga jangan lupa pada datang yah, untuk jenguk Fika dan kita akan jalan jalan bersama" Ucap Fika berusaha tidak sedih, karena dipaksa untuk tinggal bersama seketarisnya dan jauh dari ayah dan bunda nya.
" Papi dan mami pasti kesana sayang, untuk melihat pekerjaan Fika secara langsung, biasanya papi satu perusahaan kunjungan kerjanya, tiga hari sekali sayang, banyak yang diperiksa selama di perusahaan, Dion juga akan seperti itu papi akan kunjungan kerja selama tiga hari dalam sebulan" Ucap Tomi dengan bangga, karena Tomi memang lebih banyak kunjungan kerja ke kedua perusahaannya secara gantian dan apa lagi jika ada proyek akan lebih lama di Bandung dan Solo, untungnya Anggun tidak pernah protes jika Tomi sibuk kerja, begitu juga dengan Dion dan Intan bisa menerima kesibukan Tomi
" Iyah papi" Lanjut Fika lega, karena papi nya akan ada kunjungan kerja di Bandung
" Fika tenang saja, kita akan jadwalkan liburan sekeluarga ke Bandung dan ke Solo, setiap Dion dan papi libur kerja, begitu juga dengan Intan yang libur sekolah, pasti akan diajak ke Bandung dan Solo kok" Ucap Anggun berusaha meyakini Fika, jika Tomi tidak akan jarang kunjungin Fika supaya tidak merasa kesepian
" Itu juga kalo diajak dan diijinkan sayang" Batin Gea yang berharap Tomi memberikan ijin Gea untuk nginep beberapa hari di rumahnya Fika
" Iyah sayang, pasti ayah dan bunda, akan kunjungin Fika, jika kita tidak ada kerjaan yah sayang" Ucap Gea berusaha tidak sedih dan optimis diberikan ijin untuk ketemu Fika sering sering di Bandung
__ADS_1
" Terimakasih bunda" Lanjut Fika bahagia karena Gea akan kunjungin Fika selama kerja dan kuliah
" Beberapa baju saja Fika bawa, karena disana sudah ada perabotan kamar Fika, tinggal bawa baju dan makup saja yang harus dibawa, tidak usah repot repot, begitu juga dengan Dion tidak bawa banyak baju, karena akan belanja baju disana saja supaya mobilnya muat orang yang naik mobilnya" Lanjut Tomi yang tidak mau ribet bawa bawa barang barang pribadinya Dion dan Fika.
" Kita saja penuh, ayah dan bunda naik apa untuk susul ke Bandung? kalo pulangnya baru muat?" Tanya Intan yang baru sadar jika Gea dan Yono tidak bisa ikut sekarang
" Kita nanti saja ke Bandungnya, soalnya masih ada pekerjaan di toko, yah sudah kalian hati hati dijalan yah, Fika semangat kuliah dan kerjanya yah sayang, keren dan hebat masih muda baru lulus sekolah sudah menjadi wakil CEO, jabatan yang luar biasa" Ucap Yono berusaha santai, karena Yono dan Gea memang tidak diajak ke Bandung dan Solo
" Iyah ayah" Lanjut Fika sedih, tapi Fika sadar Fika membutuhkan pendidikan lanjutan, walaupun dengan tantangan menjadi wakil CEO
Tomi senyum sinis melihat Gea dan Yono yang akhirnya pasrah mengijinkan Fika tinggal di Bandung, dan Tomi tidak akan membiarkan Yono dan Gea sering sering tinggal di Bandung untuk temani Fika kuliah dan kerja. Tomi langsung masuk kedalam mobil pelan pelan meninggalkan rumahnya Tomi untuk anterin anak anaknya untuk kuliah dan kerja
" Sabar yah sayang, kita bisa kesana diam diam kok dan Fika anak yang cerdas dia tahu apa yang harus dia lakukan, pas kita datang, dan kita datang tidak usah bilang sama sekali ke Tomi dan Anggun, walaupun kita tidak bisa nginep tapi setidaknya bisa sering ketemu" Ucap Yono akan selalu cari cara untuk ketemu Fika sering dan tidak membuat Gea sedih
" Terimakasih sayang, sudah mau bantuin aku untuk ketemu dengan Fika, aku bener bener benci dengan Tomi dan Anggun yang menguasai hak asuk anak seperti ini" Ucap Gea semakin benci dengan Tomi yang seenaknya melarang Gea dan Yono ketemu dengan Fika
__ADS_1
" Sabar sayang, sekarang kita pulang saja kalo begitu, kita bisa istirahat sayang kita kan bantuin Tomi tadi untuk urus ijazah Fika dan cap tiga jari supaya Fika tidak kesini sayang" Lanjut Yono yang kesal, karena Tomi bahkan ngatur Fika untuk ambil ijazahnya
Gea langsung ajak Yono untuk masuk kedalam mobil untuk kembali ke ruko, setelah seharian ketemu dengan Fika
Dilain sisi, Dion melihat Fika dan Intan sibuk nonton youtube dan mengabaikan Dion sama sekali, Fika jadi jarang bicara setelah pulang dari kebun binatang sampai sekarang.
" Apa segitunya Fika kecewa dengan sikap saya yah selama ini, membuat Fika bener bener jaga jarak dengan saya" Batin Dion sedih karena kaka tirinya menjauh sampai sekarang
" Mobilnya Dion dan Fika sudah ada disana, jadi kalian bisa langsung pakai yah, oh yah didalam mobil juga ada cctv supaya kita tahu kalian ada dimana, walaupun kalian bebas kuliah di luar kota, kita selalu pantau kemana pun kalian pergi" Ucap Tomi sengaja, pasang cctv didalam mobil Dion dan Fika, terutama Fika supaya tahu kemana pun Fika pergi dan bersama siapa.
" Terimakasih papi, sudah memberikan kemanan maksimal untuk kita berdua selma kuliah dan kerja" Ucap Fika berusaha santai, sejujurnya tidak nyaman diberikan cctv didalam mobil
" Oh yah papi, setiap perusahaan apa sering ketemu untuk melakukan meeting? sudah keren begitu Dion ke Jakarta bukan sekedar ketemu orang tua dan adik Dion yang cantik ini? kalo ditanya temen kan pulang sambil kunjungan kerja" Ucap Dion modus, supaya bisa ketemu dengan Fika dan satu mobil menuju rumah
" Ada Dion, kalian akan ada agenda rapat bersama, karena ketiga perusahaan papi sama saja, jadi kalian bisa meeting di Jakarta, papi setuju dengan idenya Dion" Lanjut Tomi bahagia, karena kedua anaknya akan kembali ke rumah untuk kunjungan kerja sekalian pulang dan bisa jalan jalan bareng
__ADS_1
Fika yang denger keinginan Dion cuman bisa sabar dan cuek, Fika berusaha profesional dan bisa bersikap santai didepan Dion setiap membahas pekerjaan