
Anggun melarang Gea masak untuk siapkan sarapan pagi, karena Anggun ingin sekali membuatkan sarapan untuk Tomi, Dion, Fika, dan Intan. apa lagi membuatkan sarapan untuk Fika karena Anggun ingin memberikan hasil masakannya sendiri untuk Fika.
" Sudah sana, saya malas melihat kamu didapur, karena saya jijik melihat perempuan seperti kamu Gea" Ucap Anggun dengan sinis melihat Gea
" Mau sampai kapan kamu seperti ini ke saya? memperlakukan saya seperti musuh kamu?" Tanya Gea sedih, karena Anggun bener bener melarangnya masak
" Sampai kamu sadar diri dan pergi dari kehidupan Fika sama sekali, karena saya dan Tomi sama sekali tidak suka dengan kehadiran kamu dan Yono disini" Lanjut Anggun, melanjutkan masakannya,Anggun sengaja bangun lebih pagi
" Jadi perempuan kenapa sejahat ini sih Anggun" Lanjut Gea kesal, karena Anggun bener bener melarang Gea masak untuk anak sendiri
Anggun tidak ingin menjawab ucapannya Gea sama sekali, bagi Anggun ucapan Gea tidak penting untuk didengar lagi, lebih penting fokus masak enak untuk suami dan anak anaknya saja
Dilain sisi, Tomi yang ingat obrolan yang semalam bersama Yono, jadi memikirkan untuk berdamai dengan masa lalu, walaupun pada kenyataannya Gea dan Yono lah yang egois dan tidak ingin mengalah sama sekali dengan Tomi yang membiarkan Fika sama sekali tidak ketemu Gea selama tujuh belas tahun
" Anak anak, habis makan, kita liburan keluarga yah, kalian mau kemana? ayah dan bunda apa mau ikut?" Tanya Tomi berusaha menerima kenyataan jika Fika juga membutuhkan ibu kandungnya juga, walaupun sudah ada Anggun yang bisa menggantikan peran Gea
__ADS_1
" Apa papi yakin mau jalan jalan harus ajak mereka juga?" Tanya Anggun sambil bisikin Tomi, Anggun kaget dengan keputusannya Tomi
" Yakin sayang, nanti aku jelasin yah" Lanjut Tomi sambil pegang tangannya Anggun
" Sepertinya Tomi mau melupakan masa lalu dan mau menerima kehadiran saya dan Gea ditengah tengah kebahagiaan Tomi bersama keluarganya" Batin Yono merasa bahagia sekali karena akhirnya bisa meluluhkan hatinya Tomi juga
" Apa yang direncanakan Tomi yah, sampai mengijinkan ikut jlan jalan" Batin Gea yang curiga dengan perubahan sikapnya Tomi yang tiba tiba mau ajak jlan jalan bersama keluarganya
" Bagaimana kalo kita ke China Town yuk, Dion mau melihat barongsai dan katanya makanan disana enak enak" Ucap Dion yang ingin mencoba pergi ke China Town bersama Fika,Intan, dan orang tuanya
" Intan sih ikut saja, yang penting bersama kalian saja" Ucap Intan yang tidak mau mikir mau kemana
" Bagaimana papi, apa mau kesana?" Tanya Anggun melihat Tomi yang lagi menikmati masakannya
" Ya sudah boleh saja kesana" Lanjut Tomi yang setuju pergi ke China Town, selama bersama Anggun dan anak anaknya tidak masalah pergi ketempat yang Dion inginkan
__ADS_1
" Asik kesana" Lanjut Dion senang, karena Dion yang tentuin tempat yang mau dikunjungi liburan sekeluarga
Gea dan Yono lebih memilih diam saja dan tidak ikut ikutan ngobrol. dari pada Tomi marah lagi dan acara jalan jalan bersama Fika justru tidak jadi sama sekali
Dilain sisi, Oki melihat Dian datang ke rumahnya Dion jam segini, merasa heran, ada urusan apa Dian sampai datang kerumahnya Dion
" Dion mana?" Tanya Dian dengan manja
" Ada urusan apa kamu cariin Dion?" Tanya Oki yang tidak suka dengan kehadirannya Dian
" Saya mau kerja di kantor lagi nih, Dion belum punya sekretaris kan? Jadi tidak ada salahnya saya kerja lagi" Lanjut Dian berusaha godaiin Oki
" Saya menolak kamu kerja di kantor, kasihan Dion cowok baik baik digodain oleh perempuan menjijikan seperti kamu. Pergi sana, saya tidak ingin menerima tamu menjijikan seperti kamu lagi" Tegas Oki penuh amarah melihat Dian yang berani sekali mendatangi Dion
Oki langsung langsung tutup pintu rumahnya dan tidak membiarkan Dian ada dirumahnya Dion lebih lama lagi, Dian yang melihat Oki tutup pintu rumah jadi kesel karena Dian diusir seenaknya seperti itu oleh Oki
__ADS_1