CEO tampan milik gadis desa

CEO tampan milik gadis desa
12.


__ADS_3

Sorenya kini Aluna tengah tersenyum dengan pandangnya yang fokus pada bayangannya sendiri yang ada di cermin.


Aluna sedari tadi tengah sibuk dengan urusan yang ada di badannya yaitu bajunya, hampir lima menit Aluna memilih baju yang sekira pas untuknya. Tak hanya itu Aluna juga sesekali memoles wajahnya dengan memakai lipstik yang berwarna merah pekat pemberian Reno.


Sebenarnya Aluna meski tanpa menggunakan lipstik sudah terlihat begitu cantik, karena Aluna sendiri memiliki bibir merah jambu yang alami. tapi kali ini Aluna ingin mencoba untuk merubah penampilannya, karena saat ia tadi mencoba memakai lipstik yang berwarna merah pekat itu dirinya merasa terlihat begitu bertambah cantik,  Jadi karena itu Aluna mencoba memakainya.


Entahlah Aluna sekarang tidak mau terlihat jelek saat dirinya ingin berjumpa dengan reno calon suaminya itu.


Aluna sekarang benar benar terobsesi ingin terlihat cantik saat ia mendapatkan support dari ibu dan juga bapaknya tadi.


Setelah selesai dengan riasannya Aluna kini berjalan menghampiri rukmini ibunya yang tengah berada di dapur, Rukmini kini tengah asik memasak masakan yang lezat dan sedikit mewah dan berbeda dari biasanya.


Ya! Karena rumini memasak masakannya untuk ia persiapkan kepada Reno calon mantunya, dan untuk mereka makan bersama nanti malam saat Reno menginap di rumahnya.


" ibu," ucap Aluna yang mengagetkan rukmini yang tengah asik menggoreng tempe di dapur, Rukmini menatap tak percaya ke anaknya itu.


Tatapan dengan senyuman yang mengembang dari bibirnya, ia sontak berlari menghampiri Aluna yang berjalan mendekatinya.


" Aluna? Ini beneran kamu? Ya allah ibu benar benar tidak menyangkan anak ibu bisa secantik ini" seru Rukmini memandangi Aluan dari ujung kaki sampai kepala.


" Apa Aluna terlihat lebih cantik Bu?" Tanya Aluna ke ibunya lagi.


Rukmini tersenyum simpul sembari memandangi wajah cantik anaknya itu dengan begitu lekat.


" sangat sangat cantik Aluna, nak Reno pasti bangga bisa memiliki gadis secantik kamu sayang" puji Rukmini sambil memandangi Aluna dengan pandangan kagumnya.


Aluna yang mendengar pujian dari ibunya terkekeh sembari ikut memandangi dirinya sendiri.


" Bukannya aluna yang bangga punya calon suami super baik dan ganteng seperti mas Reno ibu" seru Aluna ke ibunya itu.

__ADS_1


" iya sih tapi ibu yakin Reno pasti bangga bisa punya calon istri seperti kamu Aluna, percaya sama ibu" seru Rukmini memuji Aluna lagi, sampai sampai Rukmini tersentak kaget saat dirinya melihat kearah wajannya yang terlihat mengeluarkan asap.


" ya Allah" serunya berlari menghampiri wajan yang ada di dapurnya.


" Yaampun sampai gosong tempe ibu" serunya lagi lalu mengangkat tempe yang warnanya sudah menghitam itu.


Aluna yang melihat itu terkekeh lalu menghampiri ibunya, " gara gara ibu fokus pada kecantikan kamu, sampai sampai tempe ibu gosong Luna" seru Rukmini sedikit tersenyum kecil ke Aluna yang ada di sampinya.


***


Di rumah yang begitu megah bak istana di negeri dongeng, Reno sedari tadi tengah asik dengan pakaiannya yang terlihat sedikit berbeda ia mencoba memakai pakaian yang sedikit badboy, sengaja Reno ingin merubah penampilannya berbeda dari sebelumnya ia ingin mengetes apakah Aluna dan juga orang tuanya bisa menerima dirinya dengan penampilan barunya ini. Kita lihat saja?


Dengan tergesa gesa Reno kini berjalan menuju ke garasi mobil, untuk mengambil mobilnya dan bergegas pergi ke rumah calon istrinya yaitu Aluna, "apa Aluna akan kaget saat aku memakai pakaian seperti ini?" Gumam Reno dalam hatinya.


Reno kini hendak menghidupkan mobilnya tapi sayangnya Reno lupa membawa kunci mobilnya.


Sontak ia bergegas mengambil kunci mobil miliknya yang berada di kamarnya," Reno mau kemana kamu? Sore sore gini?" Kamila mama Reno melontarkan pertanyaan saat mengetahui Reno berpakaian sedikit rapi. Tapi sayangnya kerapian Reno kali ini terlihat berbeda di mata Kamila.


"Reno gak party ma, tapi Reno mau kerumah calon istri Reno yaitu Aluna, lagian Reno pakai pakaian seperti ini cuma pingin ngetes aja apakah Aluna dan keluarganya bisa menerima Reno dengan penampilan Reno yang seperti ini." Reno menjelaskan ke mamanya itu lalu bergegas ke kamarnya untuk mengambil kunci mobilnya.


Kamila yang mendengar penjelasan Reno termenung sejenak, " mau ngapain dia kerumah gadis desa itu? " gumamnya bertanya tanya.


Setelah selesai mengambil kunci mobilnya Reno dengan tergesa gesa berlari lari kecil menuju ke mobilnya.


Kamila yang sedari tadi menunggu di depan mobil milik Reno kini bergegas menuju ke Reno yang berjalan mendekat kearahnya.


" kamu mau kerumah gadis desa itu Reno? Mau ngapain?" Tanya Kamila ke Reno dengan wajah keheranan.


" Reno kangen sama dia, lagian Aluna kan calon istrinya reno. Wajar dong kalau Reno kerumahnya? Rencananya Reno bakal nginap di sana" balas Reno yang langsung masuk ke dalam mobilnya.

__ADS_1


" Reno Reno tunggu mama mau bicara sama kamu" seru Kamila ke Reno yang ada di dalam mobilnya.


Sayangnya Reno tak mendengarnya, sontak ia menjalankan mobilnya " tit tit tit" suara klakson berbunyi saat mobil itu tengah beberapa meter berjalan.


" Reno! Tunggu" seru Kamila ke Reno, tapi sayangnya Reno telah pergi meninggalkan Kamila.


" Kenapa sih Reno selalu tergila gila dengan gadis desa itu, Bukannya ke Karina yang jelas lebih sepadan dengan dirinya" gumam Kamila dalam hatinya setelah itu ia berjalan menuju ke dalam rumahnya.


***


Rumah yang terlihat mewah dengan banyak bodyguard di sebelah pintu masuknya, kini Karina berjalan dengan tergesa gesa ingin menemui mamanya.


Karina benar benar merasa kesal dengan sikap Reno yang mengacuhkan dirinya, kali ini Karina mencoba meminta bantuan ke mamanya, siapa tau mamanya bisa membantunya untuk membujuk Reno agar mau bersamanya lagi.


Karina berjalan dengan tergesa gesa menuju ke dalam rumahnya, cluadia mamanya Karina terlihat sedang asik bersama brondongnya.


Karina sedikit menelan ludahnya dengan begitu kasar, ia berjalan dengan penuh hati hati menghampiri mamanya yang tengah bermesraan di ruang tamu.


" mama" pekik Karina ke mamanya.


Claudia mama Karina tersentak kaget saat mendengar Karina memanggilnya.


" kenapa lagi Karina? Tolong kalau mama lagi sama pacar mama jangan ganggu gangu mama.!" Seru Claudia dengan tatapan kesalnya.


" eum maaf ma, tapi kali ini Karina butuh banget sama mama, kali ini aja Karina mohon ma" seru Karina dengan wajah penuh harap ke mamanya.


" soal Reno? Berapa kali mama sudah bilang ke kamu Karina, mau jungkir balik pun kamu mau ngedapetin dia gak akan pernah bisa apalagi dia udah mau nikah." Serunya Claudia ke Karina.


" t- tapiii ma" Karina meringis tersenyum ke arah mamanya itu.

__ADS_1


" gaada tapi tapi an, sekarang kamu pergi dari sini! Kasian Rendy pacar mama ke ganggu gara gara Kamu" seru Claudia mengusir Karina.


__ADS_2