CEO tampan milik gadis desa

CEO tampan milik gadis desa
21.


__ADS_3

Akad nikah


Lelaki tampan dengan jas hitam melekat di tubuhnya terlihat sedikit gugup saat di hadapannya kedapati penghulu yang sebentar lagi akan menuntun dirinya melakukan acara sakral dalam pernikah yaitu akad nikah. Reno menghirup nafas panjang dengan sedikit tangannya yang gemetar menyulur kearah penghulu yang ada di depannya.


" apakah saudari Aluna da juga saudara Reno sudah siap?" Tanya pak penghulu ke mereka berdua, aluna dan Reno saling memandang setelah itu mereka mengangguk berbarengan.


" insyaallah siap pak" serunya Aluna ke pak penghulu.


" baik kalau gitu kita langsung saja.


Bismillahirrahmanirrahim dengan ijin Allah dan juga semua kedua orang tua dari mempelai pengantin dan juga dengan ijin para tamu undangan yang hadir disini. "Saya nikahkan ananda Reno Baskoro dengan putri kami yang Ayu bak bidadari Aluna Wulandari dengan mas kawin seperangkat alat sholat, emas 2 kilo gram dan juga rumah 2 lantai di bayar tunai" serunya pak penghulu dengan tegas.


" saya terima nikahnya Aluna Wulandari dengan mas kawin tersebut di bayar tunai" Reno dengan ancarnya mengucapkan kalimat itu.


" bagaiman para saksi? Sahh?"ujarnya Pak penghulu ke para tamu undangan yang ada di sekelilingnya.


" sahh"


" sah pak sah"


Ucap semua para tamu undangan dengan kompaknya. " Alhamdulillah" seru pak penghulu Aluna dan juga reno.


Setelah selesai dengan akad nikah mereka kini giliran pak penghulu memimpin doa untuk mengakhiri acara akad nikah mereka.


Setelah Lima menit bapak penghulu mendoakan mereka akhirnya kini telah selesai juga.


Kini Aluna Reno dan juga orang tua mereka saling haru pilu berpelukan, rasanya memang susah untuk di jelaskan saat kita telah selesai melakukan ijab qobul. Terlebih ijab qobul yang mereka lakukan berjalan dengan begitu lancarnya Tampa ada kendala apapun, bahkan Reno langsung lancar tanpa mengulangi.


" selamat ya Aluna sekarang kamu sudah resmi menjadi seorang istri, selamat juga ya Reno sekarang kamu sudah sah menjadi seorang suami" ujarnya selly temen Reno ke mereka berdua kemudian di susul oleh para tamu undangan yang lainnya.

__ADS_1


Kamila yang duduk di samping Reno tersenyum simpul dengan tatapannya yang seperti terlihat muak, benar Kamila merasakan hal muak saat berlama-lama duduk berhadapan dengan besannya dan juga menantunya itu. Rasanya Kamila benar-benar ingin cepat-cepat pergi dari tempat duduknya.


" ayo Bu kita foto bersama dulu, buat kenang-kenangan" sanu meminta ke Kamila dengan nada sopan khas orang kampung.


Kamila tersenyum simpul dengan raut wajah yang terlihat seperti tersenyum dengan tulus.


" ayo pak, Bu mari-mari" balasnya lalu berjalan menuju ke tempat dekorasi yang terlihat mewah di depannya itu.


Intruksi dari potografer menyuruh mereka bergaya dengan banyak gaya,  lima menit mereka asik dengan gaya foto mereka sesuai dengan arahan potografer dan juga gaya yang sesuai minat mereka sendiri.


" terakhir ya, ayo satu, dua, tiga cekrek" pinta fotografer ke mereka mengakhiri sesi foto.


Mereka berjalan mendekati kearah fotografer yang berjalan ke mereka untuk melihat hasil foto," bagus banget keren keren" serunya Reno saat melihat hasil jepretannya.


Memasang terlihat bagus hasil foto mereka, Aluna dan Reno tampak serasi apalagi saat sesi foto mereka saling berhadapan. Uhhh membuat siapapun pasti merasa iri melihat keserasian mereka.


" yang ini terlihat bagus juga" Rukmini melihat gambar yang lainnya.


Sesaat setelah mereka selesai dengan sesi foto-foto mereka, kali ini mereka kembali ke kesibukan mereka masing-masing. Aluna kini duduk berada di dekorasi bersama lelaki tampan di sebelahnya yaitu Reno. Sedangkan Kamila entahlah dia kemana dan ibu bapak Aluna terlihat berjalan menyalami para tamu undangan yang baru saja datang ke acara Aluna.


Di dalam mobil mewah wanita setengah tua dengan gaus merah yang cantik terlihat memasang muka masamnya sambil menatap kearah depan tepatny arah renda pernikahan Aluna dan juga Reno anaknya.


Kamila benar-benar merasa muak saat dirinya berlama-lama di dalam tenda itu, apalagi dia harus berhadapan dengan para manusia-manusia kampungan di dalamnya. Ya meskipun banyak juga teman Reno di sana tapi Kamila benar-benar muak saat harus berhadapan dengan Aluna dan juga orang tua Aluna.


Terlihat kali ini Kamila tengah memutar otaknya berfikir setelah itu ia mengambil ponsel iPhone miliknya di dalam tasnya, "hallo Karina habis ini Tante bakal pulang, kamu tungguin Tante ya! Sesuai janji Tante kemarin kita ke mall sekarang sekalian kita healing" ujarnya Kamila ke wanita yang ada di balik telepon yang tak lain adalah Karina.


" oke sayang, mama otw!" Ujarnya lagi lalu mematikan ponsel miliknya.


" kalau gini kan enak gak suntuk-suntuk lagi, apalagi sama Karina yang positif vibes jadi bawaanya happy terus" gumamnya Kamila lirih setelah itu ia bersiap" bergegas mengendarai mobilnya untuk pulang.

__ADS_1


***


Di lain sisi di rumah mewah yang bak istana terlihat wanita cantik yang baru saja selesai memakai make-up di wajahnya, ia berjalan menyusuri anak tangga keluar dari rumahnya.


Sayang saat dirinya tengah berjalan di ruang tamu langkahnya di hentikan oleh wanita baru baya yang masih terlihat cantik yang tak lain adalah mamanya.


" Karina kamu mau pergi kemana?" Tanya mama Karina ke Karina.


Karina menatap mamanya itu sejenak lalu membuang mukanya berlalu pergi meninggalkan mamanya yang terlihat asik bersama brondongnya.


" dasar anak gak tau diri! Di tanya bukannya menjawab malah pergi begitu saja" gerutu mama Karina.


" udah dong sayang, wajar namanya juga cewek pasti dia lagi datang bulan mungkin" tenang Rendy ke mama Karina sambil mengusap pundaknya.


" tau seperti itu kenapa aku gak jadi anaknya Tante Kamila saja? Udah cantik, baik, dan selalu nurutin apa saja kemauan aku. Gak seperti mama yang sukanya koleksi brondong bahkan anaknya sendiri dia campakan!" Gerutu Karina yang kini asik menyetir mobil miliknya.


Karina menyusuri jalan raya sambil pikirannya fokus memikirkan Reno bersama gadis kampung itu, " kenapa aku dulu ninggalin Reno sih? Andai saja aku dulu tidak terpincut dengan rayuan Raka, pasti aku udah nikah sama reno. Bukannya sih gadis kampungan itu!" Ujarnya Karina sambil memukul setir mobilnya.


AKHHHH!


" KENAPA KAMU BEGITU BODOH SIH KARINA!" monolog Karina dengan kasarnya.


Lima belas menit akhirnya Karina telah sampai di mall mewah yang ada di kota metropolitan.


Karina kini memarkirkan mobilnya setelah itu ia berlalu berjalan menuju ke dalam mall sambil melihat-lihat terlebih dahulu.


Terlebih Karina kali ini harus menunggu mamanya Kelvin yang mungkin lima menit lagi bakalan sampai, dan benar saja setelah kirain menunggu lima menit akhirnya mama Reno datang juga di hadapannya.


" Karina sayang, maafkan Tante ya, kamu pasti sudah menunggu Tante lama iya kan?" Serunya Kamila ke Karina Sambil memeluk cipika-cipiki.

__ADS_1


Karina tersenyum lemah lembut lalu menggelengkan kepalanya, " enggak kok Tante karina baru saja sampai" balasnya Karina sedikit berbohong.


__ADS_2