CEO tampan milik gadis desa

CEO tampan milik gadis desa
18.


__ADS_3

CTMGD 18


Lima menit berlalu Reno kini keluar dari kamar mandinya dengan raut wajahnya yang lega setelah selesai membuang sialnya.


Sesaat setelah itu tiba-tiba saja pintu kamarnya terbuka, " ceklek" bunyi pintu terbuka.


Reno sontak melotot dan menatap intens kearah pintu kamarnya.


" Karina?" Celetuknya Reno saat mengetahui yang membuka pintu kamarnya adalah Karina.


Karina tersenyum simpul saat tau Reno baru saja keluar dari kamar mandinya, " Reno, eum jadi gimana hah? Masa kamu gak kangen sama aku sih? Dulu kita pernah pacaran tau terus kita pernah eum" serunya Karina berniat menggoda Reno.


" pernah apa hah?" Balasnya reno dengan nada kerasnya ke Karina.


" ussts jangan bar bar seperti itu Reno, masa kamu tidak kangen dengan kelihaian aku waktu itu heum" karina menutup pintu kamar Reno setelah itu berjalan menghampiri Reno dengan tatapan menggodanya.


Reno yang melihat itu meneguk air liurnya dengan begitu kasarnya, " maksud kamu apa Karina? Kita udah tidak ada lagi hubungan apa apa. Udahlah Karina kamu juga tau kan kalau aku udah mau nikah sama aluna?" Serunya Reno ke Karina dengan raut wajah seperti memohon.


" aku tau itu Reno, tapi sampai kapanpun aku gak bakalan ngebiarin kamu jadi milik wanita kampung itu " serunya karina dengan penuh penekanan.


" tutup mulut kamu Karina, walaupun dia wanita kampung setidaknya dia lebih terhormat dari pada kamu! Heh...ternyata seperti ini sifat asli kamu Karina? Bukan hanya tukang selingkuh tapi juga ular!" Balasnya Reno dengan nada menghina Karina.


Tak lama setelah pertikaian itu tiba-tiba saja Kamila dari luar kamar berjalan menuju ke kamar Reno dengan tatapan yang penuh keheranan.


" apa apaan ini! Karina siapa yang suruh kamu masuk ke kamar Reno!" Seru Kamila saat mengetahui karina berada di dalam kamar Reno.


" eum enggak Tante, tadi Karina lihat kamar Reno sedikit berantakan jadi Karina berinisiatif buat bersihin Tante. Tapi sayangnya Reno salah paham sama Karina, Reno nyangka kalau Karina bakalan menggoda dirinya. Padahal tidak Tante karina tidak seperti itu" bohong Karina ke Kamila dengan memasang muka melasnya.

__ADS_1


Bodohnya Kamila mempercayai dan membelanya di depan Reno anaknya sendiri.


" apa benar apa yang dikatakan Karina ren? Kamu harusnya berterima kasih dong karena Karina udah mau bantuin kamu buat beresin kamar kamu. Bukannya malah nuduh yang gak gak!" Serunya Kamila memarahi Reno setelah itu ia menuntun Karina berjalan keluar dari kamar Reno.


Karina menatap Reno dengan tatapan yang penuh kemenangan," dasar perempuan ular" seru Reno lirik ke Karina setelah itu ia bergegas membanting pintu kamarnya.


Setelah Reno membanting pintu kamarnya kini Reno merebahkan tubuhnya di atas kasur miliknya, fikirannya benar-benar kacau saat Karina mengatakan bahwasanya dia bakal terus mengejar ngejar dirinya.


" akhhh, kenapa aku dulu kenal dengan wanita yang seperti Karina sih!" Gumam Reno mengusap wajahnya dengan kasar.


**


" kamu yang sabar ya Karina, Tante yakin umur pernikahan Reno dengan gadis kampung itu gak bakalan lama, kamu percaya sama Tante." serunya Kamila menenangkan Karina yang berpura pura menangis di depannya.


Karina mendengar itu mengangguk sambil menyunggingkan senyuman bangganya," bagus Tante Kamila sekarang udah mulai percaya sama aku di banding Reno, ini saatnya yang pas buat mengotori fikirannya. hahaha lihat aja Reno apa yang bakal kamu dapat saat kamu berhasil menyia-nyiakan aku" gumam Karina sembari tersenyum puas di pelukan Kamila.


Tak lama setelahnya kini Reno berjalan melewati mereka berdua dengan jalannya yang tergesa gesa.


" Reno mau kemana kamu!" Seru mama Reno ke anaknya itu yang terlihat berjalan tergesa gesa.


" bukan urusan mama, urus saja Karina" balas Reno dengan raut wajahnya yang kesal. Bagaimana tidak mama yang seharusnya mendukung anaknya ini malah mempercayai Karina sih wanita ular.


Reno bergegas menuju ke parkiran mobil, untuk mengambil mobilnya dan pergi dari rumahnya.


Kamila dan Karina yang melihat Reno mengendarai mobil dan pergi meninggalkan mereka berdua, sontak mereka saling adu pandang dan seakan sorot mata mereka saling bertanya.


"Tau sendirikan dia itu tidak pernah mau mendengar omongan dari mamanya, dia selalu kekeh dengan keegoisan dirinya" Kamila mendongak setelah itu menatap Karina.

__ADS_1


Mendengar itu Karina mengangguk sambil mengusap air mata buayanya.


"Kenapa sih Tan, Reno selalu mencampakan Karina? Apa Karina terlihat kurang cantik? Atau Karina kurang kaya Tante?" Karina mencoba merendah di depan Kamila.


Sorot mata Kamila tertuju pada Karina, sesaat setelah itu Kamila memeluk erat tubuh Karina.


" kamu cantik Karina, Kaya? Kamu juga kaya Karina. Entah apa yang ada di benak dia sampai-sampai dia memilih sih Aluna itu! Emang sih Aluna cantik tapi dia tidak sekaya kamu Karina" balasnya Kamila sambil terus memeluk karina yang beraktingnya sedih itu.


***


Di dalam mobil yang terlihat mewah itu, terlihat lelaki tampan yang usianya kira-kira 24 tahun, dengan wajahnya yang tampan dan oriontal membuat siapapun pasti akan terpanah saat melihatnya. Terlebih ketampanan dirinya khas tampan orang Indonesia.


Reno kini berjalan menuju ke kafe mewah yang ada di depannya, ia sengaja pergi ke kafe dimana tempat ia pergi saat ia merasa bosan saat dirumah.


Ia kini berjalan menuju ke dalam kafe itu, sesampai di dalam kafe Reno di sambut oleh sahabatnya yang bernama Reza, " tumben kamu kesini bro?" Tanya Reza yang berhasil membuat Reno menyulurkan senyuman manisnya.


" biasa bro kamu tau sendirikan, kalau gue sibuk urus acara pernikahan gue sama Aluna" balasnya Reno ke Reza sembari menyulurkan salaman dan pelukan ala-ala bromance.


" ohhh iya, aku sampai lupa ren hehe, ohh iya bukannya besok kalian nikahnya tapi Kenapa kamu masih terlihat enjoy enjoy gini ren?" Tanya Reza sambil melepas pelukan erat dari temannya.


"Haha, aku mah santai bro acaranya juga di bikin sederhana jadi gak perlu repot-repot, ohh iya besok jangan lupa datang ke acara pernikahan aku sama calon istri aku!" Balas Reno lalu duduk di meja kafe yang berada di barisan paling depan.


" siap, boss"


Lima menit Reno asik berbincang dengan teman akrabnya itu sampai sampai ia tak sadar kalau Karina berada di sampingnya, " ouhhh kamu kesini ternyata ren! Aku fikir kamu pergi kerumah wanita itu?" Karina berhasil membuat Reno terbelalak.


Reno yang mengetahui suara Karina berada di sampingnya sontak ia menatapnya sesaat setelah itu membuang mukanya," bukan urusan kamu," balasnya Reno singkat setelah itu mengacuhkan Karina.

__ADS_1


Karina yang melihat Reno mengacuhkan dirinya tidak tinggal diam, ia segera mendudukan dirinya persis di samping reno.


__ADS_2