Cerai

Cerai
bab 17


__ADS_3

Satu bulan kemudian tepat hari minggu ini di gedung serbaguna yang lumayan besar digelarlah pesta pernikhan yang sangat mewah sekali. Dari dekorasi dan bermacam-macam makanan yang begitu nikmat dan mewah serta ratusan undangan tersebut bahkan orang-orang bertanya-tanya pengusaha mana yang menggelar acara pernikahan yang begitu mewah ini. Karena nama Juna tidak masuk dalam kategori laki-laki pengusaha tentu saja karena dia hanya seorang manajer saja tentu namanya tidak akan terkenal dari kalangan bisnis yang memiliki perusahaan-perusahaan besar.


" Apa aku terlihat cantik hari ini?" Tanya Nayla setelah dirinya sudah siap dengan baju pengantin dan juga tata rias di wajahnya.


" Tentu saja kau bahkan terlihat sangat cantik sekali melebihi seorang putri aku benar-benar iri sama kamu," jawab sahabatnya.


Nayla tersenyum puas impiannya menikah Mbak seorang putri telah terwujud, bahkan dia sekarang mengenakan baju pengantin yang begitu sangat mewah dan harganya jangan ditanya lagi karena tentu sudah pasti gaun tersebut sangat mahal. Juna benar-benar menuruti apa keinginannya sampai-sampai merogoh uang miliaran untuk menggelar pesta mewah ini.


" Kamu beruntung banget sih bisa dapetin Juna udah ganteng baik, kaya raya lagi," puji teman-temannya. Tak ada yang tahu jika Juna adalah seorang manajer karena Nayla mengatakan kepada teman-temannya Jika Juna seorang pengusaha memiliki perusahaan bukan seorang manajer.


" Ayo kita foto-foto lagi." Nayla sibuk selfie bersama teman-teman untuk memamerkan di media sosialnya.


Sementara Juna dia memang sudah terlihat sangat tampan mengenakan jas putih dan juga ada bunga di kantongnya sama laki-laki itu tidak terlihat bahagia melainkan dia hanya duduk sambil meminum minuman yang berwarna merah.


Entah apa yang dipikirkan laki-laki itu tidak ada yang tahu.


Para tamu undangan semuanya sudah hadir dan MC pun memanggil pengantin laki-laki dan juga pengantin wanita untuk segera menduduki aula karena acara pernikahan akan segera berlangsung beberapa menit lagi.


Juna menarik nafasnya dalam-dalam kemudian ia hembuskan perlahan lalu ia bangkit dari duduknya kemudian mencari sang calon istri dan membawanya ke tempat pelaminan yang sudah disediakan.

__ADS_1


" Aku merasa sangat bahagia sekali Juna, pernikahan yang aku inginkan telah terwujud terima kasih." Nayla langsung memeluk lengan suaminya yang mungkin sudah sah beberapa jam yang lalu dan sekarang mereka sudah duduk di pelaminan untuk menyambut para tamu.


Di sana tidak terlihat Widya sama sekali hanya ada Anton saja yang menyaksikan anaknya menikah sementara Widya dia tidak ingin menghadiri pernikahan anaknya yang kedua. Walaupun sudah terucap kata Restu bukan berarti dia menyukai wanita itu hingga rasa kesal dan benci setiap melihat Nayla membuatnya darah tinggi maka dari itulah dia lebih baik untuk tidak hadir di pernikahan itu daripada mati berdiri di sana.


Sementara itu Nanda baru datang di acara pernikahan mantan suaminya dia terlihat sangat cantik sekali hari ini dengan gaun putih, rambut di tata rapi dan make up yang begitu membuatnya semakin terlihat sangat cantik tak biasanya wanita itu ingin berdandan namun kali ini dia menunjukkan jika dirinya adalah wanita yang sangat cantik.


" Kak, apa kakak bener-bener yakin mau datang ke pernikahan ini?" Maya sangat khawatir sekali dia tidak ingin atasannya itu merasakan sakit hati melihat sang mantan kini sudah mendapatkan istri baru.


" Iya May, lagi pula tidak ada hubungan apa-apa lagi antara aku dan dia. Jadi tidak perlu untuk menghindar, ayo masuk kita adalah tamu spesial bagi mereka, kita beri mereka ucapan selamat."


Dengan jiwa yang sudah yakin Nanda memasuki pesta pernikahan yang digelar sangat mewah ini berbeda sekali dengan pernikahannya dulu namanya tidak ingin membanding-bandingkan toh semuanya sudah masa lalu.


Dengan anggun dan elegan Nanda melangkah, semua mata tertuju padanya seperti sedang melihat bidadari yang sedang turun dari surga.


Tentu Nayla sangat begitu kesal harusnya ini adalah hari kebahagiaannya di mana dirinya yang menjadi peran utama dan menjadi pusat perhatian dengan kecantikan dan kemewahan yang ia kenakan. Tetapi orang-orang malah tidak memujinya sama sekali melainkan memuji orang lain dan yang paling ia kesal adalah mantan istri dari suaminya itu.


" Apa-apaan mereka, apa mereka buta. Tidak ada wanita yang cantik selain aku di gedung ini." Gumamnya kesal kemudian dia sangat penasaran secantik apa mantan sahabatnya itu karena ya tahu jika Nanda adalah wanita biasa-biasa saja.


Tak lama kemudian Anda melangkah menuju atas pelaminan untuk memberikan ucapan kepada pasangan yang baru menikah itu. Dengan senyum indahnya membuat semua terpana saat menatapnya. Bahkan termasuk zona yang tak berkedip menatap dirinya.

__ADS_1


" Nanda ..." Ucapnya.


" Juna!" Kesal Nayla kemudian dia mencubit lengan suaminya itu karena tak berkedip menatap mantan istri.


Sementara Nayla hanya menatapnya sinis dia tidak terkesan dengan kecantikan Nanda saat ini melainkan kesal karena menurutnya biasa saja namun orang-orang begitu lebay, Karena wanita itu tak biasa merias diri hingga penampilannya sedikit berbeda itulah yang Nayla pikirkan.


" Selamat ya atas pernikahan kalian, aku doakan semoga langgeng sampai maut memisahkan. Dan mendapatkan momongan yang cantik dan juga ganteng serta kebahagiaan dalam hidup kalian," ucap Nanda dengan doa yang tulus kepada mantan suami dan juga mantan sahabat.


" Terima kasih atas doanya dan terima kasih juga karena sudah hadir di acara pernikahan kami," jawab lucu nah dia terus memandang wajah Nanda.


" Tidak perlu kamu doakan, karena tanpa doa mu kami bakalan bahagia dan langgeng sampai tua. Sebab kami saling mencintai," ujar Nayla ketus dan menatap sinis Nanda.


" Jaga ucapan kamu Nayla!" Kata Juna.


" Apaan sih, yang harusnya di jaga itu mata kamu. Bukan aku," jawab Nayla tak mau kalah.


Nanda tersenyum kemudian dia bergegas turun dari pelaminan daripada membuat suami istri yang baru saja menikah itu berantem gara-gara dirinya lebih baik dia pergi meninggalkan mereka dan mencari sesuatu untuk dimakan karena perutnya sedikit rasa lapar.


" Pernikahannya mewah banget ya, Kak. Apalagi makanannya banyak dan enak-enak," ucap Maya.

__ADS_1


Nanda hanya mengangguk saja, ya mungkin beginilah jika pernikahan yang dilandasi dengan cinta. Mewah dan meriah membuat semua orang bahagia berbeda sekali jika pernikahan hanya dengan dijodohkan tanpa adanya cinta tentu terlihat biasa-biasa saja. Namun Nanda tidak peduli toh pernikahan mewah atau tidak karena bagi dirinya yang penting sah dan dia tidak tahu apakah kedepannya ya bakalan merasakan pernikahan lagi atau tidak karena tentu cinta dia sudah tidak terlalu percaya lagi.


" Tante ..." Suara anak kecil yang sangat familiar membuat Nanda menoleh mencari kiri dan kanan, karena sudah mengetahui pemilik suara itu yang membuatnya bersemangat di tempat acara ini dan juga dirinya merindukan gadis kecil itu.


__ADS_2