Cerita Ghea & Dylan

Cerita Ghea & Dylan
BAGIAN 6: kenapa ibu berbohong


__ADS_3

pekerjaan Ghea hari ini sudah selesai, Ghea pergi menunggu taxi namun Riri menyusul Ghea


"Ghea gimana waktu rapat?


kamu gk kesulitan kan menjadi sekretaris dadakan ditambah rapat dadakan?


emang kejam ya CEO, pasti sulit y Ghea kasian " (sambil memeluk tangan Ghea)


"ri aku nggak apa apa kok, kamu tau nggak aku sekarang bukan sekretaris sementara lagi, malahan aku sekarang menjadi personal assistant nya CEO , aku bingung kenapa aku bisa tiba tiba jadi personal assistant nya dia"


(ujar Ghea sembari merogoh handphone karena ada notifikasi)


"kamu serius??,


itukan sulit, banget jadi sekretarisnya aja sulit kamu malah mudahnya jadi personal assistant nya CEO???


padahal dia gak mudah percaya sama orang loh Ghea" (terkejut sampai melotot)


"aku juga gak tau ri, tadi aku rapat padahal aku cuma kasih pandangan aja loh di rapatnya eh aku liat CEO menatap aku dengan tajam banget aku kira CEO tidak senang,


tapi setelah rapatnya selesai dia malah bilang Ghea mulai sekarang kamu jadi personal assistant ku


aku terkejut apa yg CEO bilang sampai gak bisa bilang apa apa,"


"wah ini keren sih, pokoknya nanti kamu harus teraktir aku oke" (Riri ikut senang)


kita kembali ke masalah CEO kenapa semudah itu menjadikan ghea personal assistant nya dia?, saat mereka dalam perjalanan pulang dari sehabis melayat ke rumah duka (Devina)


sebenarnya Andri yang menyetir saat itu dia sedang terhubung di telepon CEO karena ingin tau seperti apa latar belakang mereka saat kerja ataupun sesudah bekerja, CEO juga sebenarnya gerak cepat ingin mencari pengganti Devina saat itu juga dengan terhubung nya ditelepon Andri CEO bisa memantau pegawai mana yang layak dijadikan sekertaris atau personal assistant, dari awal CEO ingin dari salah satu pegawai nya menjadi pengganti Devina namun karena CEO tidak mudah percaya makanya dia melakukan seperti itu dia juga terhubung di mobil kedua yang ditumpangi pegawai lainnya, karena saat itu mereka membahas Ghea yang sangat pintar dan pernah juara olimpiade CEO jadi penasaran tentang Ghea , ketambah lagi diyakini oleh perkataan Riri saat itu,


disini kenapa alasannya CEO menjadikan Ghea sebagai personal assistant kenapa bukan sekertaris biasa?


karena Ghea memiliki potensi yang cukup bagus, CEO nyuruh seseorang untuk mencari data tentang Ghea, ternyata Ghea miliki keinginan menjadi sekretaris sebelumnya dan lulusan administrasi bisnis, walau dia dari keluarga berkecukupan Ghea orang yang mandiri disitulah CEO percaya pada ghea dan karena CEO sangat sibuk hingga dia juga merasa kalau CEO seperti ini terus mungkin akan sangat melelahkan makanya dia membutuhkan personal assistant!

__ADS_1


tanpa author ceritakan disini, ternyata CEO sudah meminta nomor nya Ghea agar tetap terhubung, waw apa secepat itukah kisah mereka saling jatuh cinta?


salah ya ini bukan bagian mereka jatuh cinta melainkan tentang potensi dan kepercayaan CEO pada ghea


beralih ke Ghea yang kini sudah berada di rumah, Ghea yang sedang mempelajari lebih dalam pekerjaan nya yang sekarang akan sangat lebih berat namun bagi Ghea tidak apa karena Ghea gemar bekerja,


"Ghea diminum dulu susu nya, kamu harus jaga kesehatanmu," (ujar ibu memperhatikan sang anak)


"ya ibu makasih, loh muka ibu kenapa kok pucat bnget?"


"enggak kok ibu gak apa apa kamu lanjutin aja ya ibu mau ke kamar dulu"


"iya Bu , ibu kalo lagi gaenak badan bilang aja sama Ghea nanti Ghea beliin obat, atau nggak ibu mau dikerokin?" (tawar Ghea)


"eh nggak kok ibu baik baik aja"


setelah ibu Ghea pergi Boby masuk dengan sangat tergesa gesa dan mengagetkan Ghea,


"kamu ini kenapa sih Boby ketuk pintu dulu dong " ( ujar sang kakak )


kakak,kakak liat aku nemuin ini saat ibu keluar dari rumah tadi siang terus terjatuh,"


terdapat kertas rekam medis,


Rekam medis adalah keterangan baik yang tertulis maupun terekam tentang identitas, anamnesa, penentuan fisik , laboratorium, diagnosa segala pelayanan dan tindakan medis yang diberikan kepada pasien dan pengobatan baik yang dirawat inap, rawat jalan maupun yang mendapatkan pelayanan gawat darurat.


mereka berdua sangat terkejut apa Yang ada dalam isi kertas tersebut,


"Boby berarti ibu.." (tidak melanjutkan perkataannya)


"tolong sadarkan aku kak, bahwa ini mimpi buruk, ibu tidak mungkin memiliki kanker kan kak?" (menangis dan menepuk lengan sang kakak)


"kita tanya kembali ke ibu namun tidak sekarang ya Bob soalnya tadi kakak liat ibu sangat pucat biarkan ibu istirahat, kamu kembali ke kamarmu gih jangan membuat ibu khawatir" (mencoba menguatkan dan tidak memperlihatkan kesedihan)

__ADS_1


walau Boby anak yang pintar dan dingin dia juga manusia biasa bagaimana bisa kuat jika tau ibunya mengidap kanker nmun belum tau pasti kanker itu sudah parah atau masih bisa ditangani karena kertasnya sudah koyak.


Ghea terpikirkan oleh hal hal yang buruk , dalam benak Ghea, Ghea tidak ingin hal apapun terjadi pada ibunya apalagi Ghea juga sangat terpuruk karena ayahnya yg meninggal.


saat pagi tiba Ghea bertanya pada ibunya, ibu nya hanya terdiam dan tidak bisa berkata apa apa, lalu Ghea memeluk ibunya sambil menahan ketakutan dan rasa ingin menangis pun dia tahan


"Bu tolong jujur sama Ghea, jangan sembunyikan sesuatu apapun itu dari Ghea, ibu mengidap kanker? apa sudah parah Bu"


"ibu takut kalo ibu cerita nanti kamu malah kecewa" (lirih ibu pada Ghea)


"ibu memang mengidap penyakit kanker Ghea, awalnya ibu belum menyadari nya, karena waktu itu serasa ibu demam, ibu pergi ke rumah sakit dan apa yang ibu dengar dari sang dokter dia bilang bahwa ibu malah mengidap kanker stadium II dan kata dokter ibu harus sering cek up dan karena ibu bekerja terus makanya ibu jarang cek up, lalu ibu menyadari bahwa tubuh ibu terasa semakin parah ibu kembali ke rumah sakit dan kata dokter kanker nya semakin meningkat menjadi stadium III lalu ibu berhenti bekerja, karena ibu berhenti bekerja ibu gak mau kalian kekurangan uang dan memikirkan hal apapun bagi ibu kalian lah harta ibu paling berharga ibu takut jika kalian tau ibu berhenti bekerja dan meminjam uang ke rentenir kalian akan sangat kecewa pada ibu ghea"(menjelaskan sembari gemetaran)


Pada stadium II, sel kanker sudah berkembang dan tumbuh dengan ukuran yang lebih besar. Namun, sel kanker ini masih berada di tempat awal tumbuh dan belum menyebar ke bagian tubuh lainnya. Kanker stadium II yang tidak segera ditangani bisa berkembang menjadi kanker stadium lanjut.


Sel kanker stadium III memiliki kemiripan dengan sel kanker stadium II. Hanya saja sel-sel tersebut sudah tumbuh lebih dalam ke jaringan atau organ tubuh.


Umumnya, sel kanker stadium III sudah mulai menyebar ke kelenjar getah bening di sekitarnya. Namun, penyebarannya belum sampai ke bagian tubuh lain yang jauh dari lokasi awal munculnya sel kanker.


"ya ampun ibu, Ghea sangat marah sama ibu bukan karena apa, ibu nyembunyikan hal sebesar ini, kenapa ibu gak bilang dari awal kalo ibu mengidap kanker Bu?? dan, dan jikalau Ghea tau pun ibu sudah tidak bisa bekerja pun Ghea dan Boby pun bisa menerima kenyataannya, kenapa ibu harus meminjam ke rentenir ibu tau sendiri lintah darat itu seperti apa, ibu ngelakuin itu cuma mau nutupin penyakit ibu dari anak ibu atau ibu takut anak ibu susah???


Ghea masih bisa Bu tinggal di gubuk sekalipun, kenapa ibu berbohong sebesar ini !! (ghea hampir menitihkan air mata)


tubuh Ghea bergerak sendirinya pergi meninggalkan sang ibu, bukan karena benci kepada ibunya namun Ghea sangat terpukul ibunya sakit tapi masih memikir kan sang anak sampai sampai harus meminjam uang ke rentenir, hati Ghea hancur Nerima kenyataan, ingin sekali ini hanyalah mimpi buruk namun berapa kali pun Ghea menampari pipinya sendiri tetap terasa sakit.


Ghea menghapus air matanya yang cukup deras itu karena dia tau,ini waktunya harus bekerja , saat dikantor, meskipun Ghea kepikiran sang ibu namun dia bekerja dengan sangat baik, Ghea menerima beberapa panggilan telepon dari perusahaan lain, namun terdapat handphone Ghea mendapat panggilan dari CEO


"*kamu dimana,? saya agak telat tolong urus semuanya"


"saya dikantor pak CEO, oh iya pak tadi saya menerima telepon dari direktur perusahaan Adi Wijaya katanya jam rapatnya digeser sedikit karena gangguan, " (balasan Ghea)


"baiklah, apa kamu sudah menyiapkan dokumen ya untuk rapat nanti?"


"iya pak saya sudah menyiapkannya, pak nanti setelah rapat bapak harus bertemu dengan pak Ezra" (jawaban Ghea )

__ADS_1


"iya, " (jawaban yang singkat*)


__ADS_2