Channel Teror

Channel Teror
Part 1


__ADS_3

"Selamat pagi genksss!!! Noron--ers! Yang tersebar di seluruh pelosok Indonesia!


"Coba tebak, kita sedang ada di mana sekarang?".


Sebuah kamera mengarah ke sebuah gapura besar yang berwarna merah darah dengan tulisan hitam. Gapura itu melengkung di atas jalanan aspal, dengan dua pilar di sisi-sisinya yang menopang.


"Bener guyssss, kita ada di!" suara lantang seorang pria yang memandu sebuah acara chanel misteri horor di Youtube itu berubah berbisik. "DESA AIR KERUH!".


Nafasnya yang tadi biasa saja tiba-tiba terengah-engah. "Lihat guyssss, suasananya!" ujar pria itu lagi.


Pria itu mengarahkan kameranya berputar ke segala penjuru, agar penontonnya dapat melihat apa yang dia lihat di pintu masuk Desa yang menjadi perbincangan hangat akhir-akhir ini, di sosial media.


"Kita belum masuk, lhooo yaaa! Tapi suasananya udah serem banget sumpah!" ujarnya dengan nada ketakutan yang amat dalam.


"Gue nggak tau kenapa bisa ada kabut gini!" lelaki muda itu terus berbicara ke arah kamera ponselnya, yang merekam suasana di pintu masuk Desa yang akhir-akhir ini dikatakan paling angker di seluruh dunia.


"Cuacanya tiba-tiba dingin, padahal...Kayak 200 meter sebelum ini nihhhh, hawanya panas banget!" kamera yang dibawanya kini merekam dirinya yang sedang menunjukkan gimik kedinginan.


"Gue jadi nyesel nurutin kalian!" kata-katanya terputus, Alex berpikir sejenak sambil mengaruk-garuk alis tebalnya dengan tangan kirinya yang tak memegang kamera. "Tapi gue harus nepatin janji, kan yaaaa!" ujarnya, meski wajah tampannya dipenuhi dengan rasa takut.


"Demi kalian dan juga demi kakak gue!" ujarnya. "Gue akan nyari Bang Tara, kakak gue yang ilang di sini satu tahun yang lalu!".


Wajah tampan Alex tampak sangat ragu, dia kembali mengedarkan pandangan matanya ke segala penjuru. Mencoba mencari sebuah hal untuk meyakinkan tekatnya, namun yang ada keraguannya semakin menjadi-jadi.

__ADS_1


"Gue lanjut dulu ya genks!!! Nanti kita ketemu lagi!" pamitnya pada kamera yang di tentengnya. Alex sudah tak tau akan mengatakan apa lagi pada penonton chanel youtubenya.


Dia adalah content creator yang berkecimpung di dunia misteri-misteri aneh. Dirinya sangat tertarik dengan hal-hal mistis semenjak kakaknya yang bernama Tara Sadewa hilang saat menjalankan tugas negara di Desa Air Keruh yang sekarang menjadi tempatnya berpijak.


40.000 subscriber telah dia dapatkan dalam waktu singkat, setelah ia membagikan video terakhir kakaknya sebelum menghilang.


Banyak netizen yang menyarankan Alex untuk mencari kakaknya setelah melihat video terakhir Tara dan timnya. Sebab itulah hari ini Alex berdiri di pintu masuk desa yang menjadi viral setelah vidio Tara tersebar.


"Kita pulang aja, Lex!" ujar salah satu kru yang dibawa Alex.


Dia adalah Jihan, penulis lepas yang biasa membantu Alex untuk menyusun kata-kata yang harus diucapkan di semua videonya.


"Kita nggak bisa mundur di sini! Kalau kita mundur pasti subscriber channel kita akan turun!" ujar Bayu selaku kameramen di tim Alex.


"Kau benar, Bayu! Kita nggak bisa mundur!" kata Alex meskipun dia sendiri juga ragu.


Namun sebagai youtuber misteri paling kondang saat ini, dia tidak mungkin mengorbankan subscriber-nya yang sudah hampir mencapai dua juta hilang begitu saja. Ia harus melawan rasa takutnya untuk melewati beberapa hari kedepan, dia harus bertahan di desa air keruh setidaknya selama 3 hari.


Setidaknya dia harus berpura-pura seperti sedang mencari kakaknya yang sudah 1 tahun hilang. Agar para penonton channel youtube-nya tidak mengolok-olok dirinya.


Penakut!!!


Dasar nggak sayang sama kakak!

__ADS_1


Memanfaatkan kesengsaraan kakaknya untuk menjadi terkenal.


Alex tidak ingin ada tulisan semacam itu di kolom komentar channel youtube-nya.


Meski ketika kalimat di atas adalah sebuah kebenaran. Meskipun Alex mempunyai badan yang tinggi dan juga macho dia sebenarnya penakut, apalagi pada hal-hal yang berbau horor.


Alex juga tidak menyayangi kakaknya, saat kakaknya telah dinyatakan hilang dia seperti mendapatkan lotre. Akhirnya rival yang tidak bisa dikalahkan olehnya penghilang juga.


Lalu tentang memanfaatkan video kakaknya untuk mendongkrak popularitasnya, itu juga adalah sebuah unsur kesengajaan.


Tetapi karena unsur ketidaksengajaan itu Alex harus berada ditempat ini. Tempat yang mungkin bisa membuatnya lenyap dari muka bumi seperti kakaknya.


"Jadi kalian akan benar-benar pergi ke Desa Air Keruh?" tanya sopir yang di sewa oleh tim Alex Untuk mengantarkan mereka menuju desa angker ini.


"Kamu udah bilang akan mengantarkan kami! Jangan berubah pikiran!" Bayu mulai sewot.


"Saya ndak berubah pikiran, tapi kalian ini bener-bener yakin apa belom?


"Kalau ndak yakin nggak usah'lah! Dari pada nanti malah jadi penyesalan!" ujar Amran si sopir dengan logat Sumatra Selatan yang kental.


Alex, Bayu dan Jihan saling memandang satu-sama lain. Terlihat jelas dari ketiga pandangan mereka, ketakutan dan keraguan masih mereka rasakan sampai saat ini.


"Kita udah nggak punya pilihan lain!" ujar Alex.

__ADS_1


__ADS_2