
Taehyung menelpon Farah, mengatakan kalau Jimin sudah sadar. Taehyung meminta Farah untuk datang menjenguk Jimin.
Farah sangat senang mendengarnya, dia bergegas berangkat ke rumah sakit ditemani Wisnu.
Beberapa hari ini bitna sulit dihubungi dan jarang sekali berkunjung ke apartemen Farah.
" kau sudah siap.. ??? tanya Wisnu ketika sampai parkiran rumah sakit
dengan menghela nafas dalam-dalam Farah berkata," siap..!!!
Mereka berdua melangkah menuju kamar inap, dimana Jimin dirawat.
" siang semuanya.. " ucap farah sopan sambil membuka pintu.
Semua yang ada didalam terkejut dibuatnya.
Ommanya Jimin tak kalah kaget, dia memasang muka tidak suka..
" untuk apa kamu datang kesini, Jimin masih istirahat setelah siuman semalam, dia belum bangun lagi." bisik ommanya Jimin menarik Farah agak menjauh dari Jimin.
" Tante.. Jimin bangun..!!! ujar Suga tak berselang lama
Farah dan omma seketika menghampiri ranjang Jimin.
"Jiminaa.. sayang.. ini omma sayang.. kamu mengenali omma..??? tanya omma
" aku akan panggil dokte.." kata Suga berjalan keluar disusul RM
Jimin memandang sekeliling nya dengan tatapan bingung.
" Oppa kau mengenalku.. " tanya Farah penuh harap.
" kau ingat sesuatu Jim " tanya Suga, seokjin dan JK hampir bersamaa.
Jimin masih terdiam, sampai dokter datang memeriksanya.
" Hemmm.. apa yang kau rasakan tuan Jimin.. apa kau mengingat sesuatu..??? tanya dokter sembari memeriksa denyut jantung dan tekanan darah Jimin.
" dia omma.. dia Suga Hyung, Seokjin Hyung, JK, V, RM Hyung, J hope Hyung." ucap Jimin dengan menunjuk satu-satu nama orang yang disebutnya.
Namun ada satu orang yang tidak disebut Jimin, iya.. benar Jimin tidak mengenali Farah.
" kau tidak ingat padaku Jimin oppa..??? tanya Farah dengan nada sedih..
" maaf.. kamu siapa, apa aku mengenalmu.. J hope Hyung dia pacar barumu..??? ucap Jimin balik bertanya.
Duuuaaaaarrrrrr...
Seperti tersambar petir, farah melangkah mundur dan hampir terjatuh,, mendengar perkataan Jimin. Dia tidak percaya kalau Jimin melupakannya.
" Omma,, gadis ini siapa.. rose mana omma, kenapa dia tidak kelihatan, apa rose jadi pergi ke LA dan meninggalkan aku omma." tanya Jimin histeris.
" sayang rose sedang konser dijepang bersama member blackpink lainnya, dia akan kembali.."
__ADS_1
" benarkah omma..??? tanya Jimin lagi
" iyaa.. rose tidak akan meninggalkanmu ke LA." jelas ommanya menghibur Jimin
Dokter meninggalkan ruangan dan meminta omma Jimin untuk menemuinya di ruangannya.
Farah masih mematung, menatap jimin dan berharap Jimin mengingatnya sedikit saja.
" Jim apa kau tidak mengingat Farah sedikit saja..??? tanya taehyung cemas
" sudahlah.. jangan paksa Jimin untuk terlalu mengingat hal yang tidak penting, yang penting sekarang Jimin pulih dulu." ucap RM
" RM benar teman-teman.. kita harus fokus sama kesembuhan Jimin dulu, " kata seokjin meyakinkan teman-temannya.
" maaf kan aku Nuna.. aku benar-benar tidak mengenalimu." jawab Jimin menahan sakit dikepalanya.
Farah berlari keluar, dia tidak sanggup dengan semua ini. Wisnu menyusul Farah setelah berpamitan pada member bts, dia mengejar Farah, namun Farah sudah jauh dan Wisnu kehilangan jejaknya.
" Dia pacar barumu kan Hyung.. ??? tanya jimin kemudian pada j hope, " dia cantik, semoga kalian langgeng ya,," ucapnya lagi kali ini dengan senyuman walau sedikit dipaksa.
J hope hanya tersenyum mendengar ucapan Jimin dan berkata, " Farah memang gadis yang cantik dan baik hati aku sangat menyukai nya, " ucap j hope berbohong
Jimin tersenyum
" Kau istirahat lah Hyung, jangan pikirkan yang lain, kami pulang dulu, RM dan seokjin Hyung yang akan menjaga mu disini." ujar taehyung.
Di ruangan dokter Nam
" Jimin kehilangan memorinya 4 tahun yang lalu, atau yang disebut dengan amnesia anterograde. " ucap dokter Nam menjelaskan.
" nyonya tenang saja, yang terpenting sekarang adalah kesembuhan Jimin. Jangan membuatnya berfikir terlalu keras atau memaksanya mengingat sesuatu. karena suatu saat nanti ingatan nya akan kembali." jelas dokter Nam
" Araso dokter.. terimakasih.." ucap ibu Jimin dan setelah itu meninggal kan ruangan dokter Nam.
Wisnu masih berlari mencari Farah, " kemana dia berlari tadi..??? gumam Wisnu dalam hati cemas
Wisnu kembali ke parkiran untuk mengambil mobilnya.
" ponsel juga nggak aktif, seneng banget ya buat aku bingung.." gerutu Wisnu kesal
Dia melajukan mobilnya perlahan, berharap dia menemukan Farah. Namun Farah menghilang bak ditelan bumi, " apakan dia pulang ke apartemen nya..??? gumam nya lagi dalam hati.
Saat mobil Wisnu melewati sebuah jalan dia melihat sesosok wanita yang seperti nya dia mengenalnya, iya.. benar itu bitna. Dia menghentikan mobilnya dan menghampiri bitna yang tengah berjalan sempoyongan,
" lepaskan aku.. cowok brengsek.. !!! gertak bitna marah
" yaa.. lepaskan dia.. beraninya sama perempuan..!!! ujar Wisnu seketika para preman yang menggangu bitna pergi.
" oohh.. wisnusiii.. kau menolongku dari preman-preman brengsek tadi... !!! gumawo.. Wisnusii.. !!!
" kau mabuk berat bitnayaa.. ayo aku antar pulang..!!
Wisnu mencoba memapah tubuh bitna dan memasukkan ke dalam mobil dengan menggendongnya," emmuaaacch... kau tampan sekali Wisnusii.. saranghae.." ucap bitna tiba-tiba mencium pipi Wisnu.
__ADS_1
Wisnu tersentak dan hampir menjatuhkan tubuh bitna.
" aku akan mengantarmu pulang," ucapnya lagi.
** s k i p **
Farah masih berjalan tak tentu arah, dia seakan kehilangan dunianya.
Chiiiiitttttt.... ciiiiiitttttt... tiba-tiba suara mobil berhenti mendadak tepat didepan Farah.
"aahhhh..... " teriak Farah kaget..
Tanpa di sadari, dari arah berlawanan melaju sebuah mobil dengan kecepatan rendah dan hampir menabrak Farah, masih untung hanya terserempet.
" nona.. apa kau baik-baik saja," tanya seseorang paroh baya yang keluar dari dalam mobil.
" maaf tuan, saya tidak melihat jalan.. maaff.. " ucap Farah kemudian tak sadarkan diri..
" nona.. bangun.. nona.. " ucap tuan paroh baya itu dan meminta supir nya untuk membawanya ke rumah sakit.
** Sampai di rumah sakit **
" tolong dokter, wanita ini hampir saya tabrak dan tiba-tiba dia pingsan." kata tuan paroh baya
" tuan Kim.. apa saya harus mengantar tuan pulang dulu, biar saya yang mengurus wanita ini." ucap seorang supir.
" saya akan menunggu nya sadar " ucapnya kepada supirnya sembari menelpon seseoran.
" aku akan pulang terlambat, ada sedikit masalah.. aniyo.. gwencanayo.." ucap tuan paroh baya ditelpon.
Masih di rumah sakit yang sama, Jimin mulai tertidur efek dari obat yang disuntikkan ke infusnya. malam itu ayah dan ibunya pulang, dan yang menjaga adalah giliran RM dan seokjin.
" apa kau mau kopi.." ucap jin pada RM
" tidak terimakasih, " jawabnya, " ahh jin Hyung, bawakan aq ramyon saja sama air putih." ucapnya lagi saat seokjin hendak beranjak pergi.
" okey.. " ucap jin menunjukkan jempol tangannya.
seokjin pergi ke kantin untuk membeli makanan dan minuman yang akan dimakannya bersama RM. Betapa kagetnya dia melihat appanya duduk sendiri didepan sebuah ruangan.
" appa.. kau sedang apa disini. ???
" ohh jin aa, appa tidak sengaja hampir menabrak seorang gadis dijalan tadi.!! ucapnya memberi pengertian pada jin putranya.
" bagaimana kondisi nya." tanya jin lagi
" dokter bilang tidak apa-apa, dia cuma syok aja." jawab Kim Tae HEE ayah seokjin.
Wisnu sudah sampai dirumah kontrakan yang ditempati bitna, berulang kali dia memencet tombol password tetap saja salah, sampai ketiga kali dan akhirnya terblokir.
Dengan terpaksa Wisnu membawa bitna ke apartemen nya, dan menidurkan nya diatas ranjang miliknya.
Wisnu kembali bangkit berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan diri.
__ADS_1
** to be continue **