Cinta 2 Negara

Cinta 2 Negara
Aku Mencintaimu Jimin Oppa


__ADS_3

Farah dan Wisnu pulang bersama, sore itu memang sangat dingin. Entah berapa derajat suhu dikorea. Farah agak menggigil karna memang tubuh nya sedang demam. Sudah 3 kali dia mimisan dikantor tadi.


Dalam mobil Wisnu, Farah masih memejamkan matanya, berkali-kali Wisnu memanggilnya namun dia tidak menjawab.


Wisnu tidak mengantar Farah ke apartemen melainkan pergi ke rumah sakit, karena dia merasa Farah terkena hipotermia.


ternyata benar, dokter bilang kalau Farah alergi cuaca dingin. Dan menyarankan untuk tetap dirumah selama cuaca dingin ini.


" aku tidak apa-apa Wisnu.. " ucapnya meracau


" tidak apa-apa bagaimana, kamu menggigil seperti itu, sampai mimisan pula." ujar Wisnu sedikit marah


" aku lapar.. kita mampir warung makan dulu ya.." bujuk Farah menenangkan Wisnu.


" kita makan dirumah, aku masakin sesuatu buat kamu. diluar dingin, kamu demam. nggak baik kalau harus diluar" jelas Wisnu


Akhirnya Farah pasrah saja sama Wisnu. Badannya lemas dan kepalanya agak pusing.


Sesampainya di apartemen Wisnu menyiapkan ramen untuk mereka berdua. Setelah makan, Wisnu memberinya obat dan mengantar Farah ke kamarnya.


Malam ini Wisnu sengaja tidak pulang ke apartemen nya. Dia ingin menjaga Farah, dan berharap demam Farah cepat turun.


Sesaat kemudian terdengar pintu apartemen Farah berbunyi, sepertinya ada tamu. Wisnu melihat siapa yang datang, ternyata Park Jimin.


Wisnu membuka pintu, " ada apa malam-malam begini Jimin datang kesini, " ucapnya dalam hati.


" Selamat malam.." ucap Jimin sambil tersenyum


" malam.. silahkan masuk.. kalau boleh tahu ada keperluan apa, malam-malam begini kamu datang." tanya Wisnu.


" Tadi siang Farah bilang dia sakit, aku hanya ingin tahu keadaannya saja.." jawab Jimin.


Sambil menganggukan kepala, Wisnu menuntun Jimin menuju kamar Farah.


" Dia demam, dan mengalami hipotermia ringan. Baru saja tertidur, mungkin pengaruh obat yang dia minum."


jelas Wisnu kepada Jimin.


" Hipotermia.. " jawab Jimin sembari melamun memikirkan sesuatu," apa karna lusa Farah pulang kemalaman dari menjenguk nya," gumam Jimin dalam hati.


" baiklah, Wisnu.. aku permisi pulang saja. sampaikan salam ku untuk Farah ya.. " ucapnya meninggalkan kamar Farah dan diikuti Wisnu dibelakang nya.


" terimakasih sudah datang, akan aku sampaikan nanti setelah dia bangun." ucap Wisnu


skipp


Karena ada pekerjaan yang harus dikerjakan pagi, Wisnu segera berangkat ke kantor tanpa menunggu Farah bangun. Diatas meja makan sudah Wisnu siapkan bubur panas, segelas teh panas, obat dan secarik kertas untuk Farah.

__ADS_1


" eehhhmmmm.. " gumam Farah yang masih diatas tempat tidurnya.


Krrruuukkkkk.. perutnya tiba-tiba berbunyi, menandakan kalau dia lapar. Farah keluar kamar menuju dapur, dimelihat tudung saji diatas meja makannya.


" hemmmmm.. " gumamnya, dari baunya kelihatannya enak.. pikir Farah,


Dia pun memakan bubur yang dibuat Wisnu tadi sambil membaca pesan tertulis dibawah mangkuk berisi bubur.


" jangan lupa makan, obatnya diminum dan istirahat.. nggak ada keluar-keluar kamar, cuaca masih dingin.. ARASO..!!" tulis surat dari Wisnu.


Handphone Farah berbunyi, dengan lirik lagu kesayangannya. Tertulis nama J.M di panggilan telponnya.


Farah meraih handphone dan menerima panggilan vc itu, " ne.. Jimin oppa.." ucap Farah


" kamu masih sakit.. " tanya Jimin


" sudah mendingan, kamu apa kabar..?? ucap Farah


" aku sudah didepan apartemen mu.. apa aku boleh masuk.. " kata Jimin


Seketika Farah kaget.. " mwo.. kamu depan rumahku.. " tanya Farah bangkit dan berjalan kedepan membukakan pintu untuk jimin.


Jimin datang sendirian, dia tersenyum semanis mungkin saat Farah membuka pintu untuknya.


" masuklah.. Jimin oppa.. " pinta Farah


" gumawo.. " jawab Jimin, masuk kedalam apartemen Farah.


Jimin duduk disofa, sedangkan Farah kedapur untuk membuatkan minum untuk Jimin. Dari belakang Jimin menyusulnya, dia pegang tangan Farah dan berkata,


" tidak usah repot-repot, aku datang kesini hanya untuk melihatmu saja, bogo sipeoyo.. farahsii.. " ucap Jimin masih menggenggam tangan Farah.


Farah hanya terdiam, menatap wajah Jimin.


" saranghae Jimin oppa.. " ucap Farah kemudian memeluk Jimin.


Jimin membalas pelukan Farah dengan sangat erat, " nado Salang haeyo " ucap Jimin berbisik ditelinga Farah.


Wajah Farah memerah saat Jimin melepas pelukannya. Jimin yang mengetahui itu pun tertawa. Rasa bahagia menyelimuti hati keduanya.


" kenapa.. kamu malu padaku farahsii.. " ucap Jimin menggoda, " kenapa harus malu, kita sekarang sudah resmi berpacaran kan..?? ujarnya lagi," tidak perlu malu, ayoo tatap aku.." pinta Jimin


Farah mencoba menatap mata Jimin," bukannya aku malu oppa, aku cuma takut terhipnotis mata kamu, " ucapnya bercanda


" memang benar semua wanita banyak yang terhipnotis saat melihat mataku, mereka bilang aku seksi hanya dengan melihat mataku saja." kata Jimin sedikit sombong.


" baru jadi pacar kamu sudah membuatku cemburu oppa.. " ucap Farah cemberut dan menjauhi Jimin.

__ADS_1


" kamu cemburu.. bee.." ucap Jimin memanggil Farah dengan nama bee, yang artinya lebah madu.


" kamu panggil aku apa.. bee.. apa itu bee..?? tanya Farah heran


" bee adalah lebah madu, yang berarti manis.. kamu memang semanis madu Farah.." ucap Jimin gombal


Farah pun tertawa lepas mendengar perkataan Jimin.


Jimin ternyata orangnya lucu dan romantis.


Tanpa mereka sadari, Wisnu ada disitu mendengar semua percakapan Farah dan jimin. Dia belain pulang cepat langsung ke apartemen Farah, hanya untuk memastikan Farah baik-baik saja dan membawakan makan untuk Farah.


saat Wisnu balik badan dan mau keluar, Farah memanggilnya," Wisnu.. kamu disitu.. sejak kapan, aku nggak dengar kamu masuk." ucap Farah


" barusan aku datang, cuma mau lihat kamu udah baikan apa belum, sama ini" katanya beralasan sambil mengulurkan tangannya yang membawa bungkusan untuk Farah.


" makasih.. apa ini.." ucap Farah bertanya..


" bugogi sama ojingeo twigim.. kesukaanmu kan, " ucapnya lagi


" Hay jiminsii.. kau sudah lama disini..?? tanya Wisnu ke Jimin.


" sejak tadi siang.." jawab Jimin


" o.. ya udah, kalian lanjutkan ngobrolnya, aku pamit dulu." ucap Wisnu sembari meninggalkan apartemen Farah.


skippp


" dia sering kesini, seperti itu langsung masuk.." ucap jimn bertanya


" Dia sudah seperti kakak laki-laki bagiku, dia menjagaku dengan baik disini" jawab Farah


" sekarang sudah ada aku, aku akan menjagamu lebih baik lagi." ucap Jimin sambil menggenggam tangan Farah.


Farah membalas dengan senyuman.


Tak terasa hari pun sudah malam, Jimin pamitan pulang. Farah harus istirahat karena belum sembuh benar. Sebenarnya Jimin enggan meninggalkan Farah sendiri dalam keadaan sakit.


" pergilah.. aku tidak apa-pa.. "


" benar tidak apa kalau aku tinggal, sebaiknya besok kamu tidak bekerja dulu, kamu harus banyak istirahat Farah.." jelas Jimin


" gwencana Jimin oppa.. pergilah.."


" besok aku berangkat ke Jepang untuk konser disana, selama 3 hari, kau baik-baik ya.. aku tinggal.."


" tidak masalah.. semoga konsermu sukses ya.. aku doakan dari sini."

__ADS_1


" seandainya kau bisa datang ke konserku, " gumam Jimin dalam hati nya.


Sebelum meninggalkan apartemen Farah, Jimin memeluk gadis pujaannya itu lalu mereka berciuman, ciuman itu ciuman pertama bagi Farah.


__ADS_2