Cinta 2 Negara

Cinta 2 Negara
Pertemuan yang Tak disengaja


__ADS_3

" Wisnu.. yang datang kesini semuanya artis, merinding gue.. " kata Farah sambil loncat kegirangan,


Wisnu cuma menggangguk sambil tersenyum. "dasar katrok.. " batin Wisnu.


Wisnu membawa Farrah masuk keruangan CEO, seseorang sudah menunggu dalam ruangan itu. "ini yang kamu rekomendasikan untuk bekerja disini, " tanya CEO itu sembari memeriksa CV milik Farrah.


" ne.. " jawab Wisnu singkat, " dia saudara saya bos.. dari Indonesia, ingin bekerja sebagai office girl disini.. bagaimana bos, diterima kan..?? jelas Wisnu pada bos nya.


Tuan Park, CEO tampan itu hanya mengangguk-anggukan kepala dan masih terus memeriksa berkas yang ada ditangannya.


" ok.. kamu saya terima, dan mulai besok kamu sudah bisa kerja," ucapnya sambil menutup map yang berisi berkas milik Farrah dan meletakkannya di atas meja kerjanya,


" khamsahamida.. tuan Park.. terimakasih, saya akan bekerja dengan baik."ucap Farah tersenyum senang. Mereka berdua pun keluar ruangan, dengan perasaan Yang sangat senang, saking senangnya tanpa sengaja Farrah menabrak seseorang, " bruuggghhh.. " orang itu tersungkur kelantai, " maaf tuan, saya tidak sengaja.. " ucap Farrah seraya menghampiri dan berusaha membatu orang itu berdiri.


"gwaenchanayo.. " ucap seseorang itu sambil berdiri dan menata kembali bajunya.


"Park Jimin.. " tiba-tiba saja keluar kata itu dari mulut mungil Farah..


"ne.. kau mengenalku..?? " jawab Jimin


Ternyata orang yang bertabrakan dengan Farah adalah Jimin bts, yang memang sedang melintas. Kebetulan para member bts saat itu hendak melakukan latihan, dan mereka tidak sengaja berpapasan dengan Farah dan Wisnu.


Para member tersenyum pada Farrah, membuat Farah ingin pingsan. "hey.. sadar.. kamu akan terbiasa ketemu mereka seperti itu.." canda Wisnu sambil mengacak-acak rambut Farah..


"aaiiisssshhhh... Wisnu... " pekik nya seketika..


Setelah seharian berkeliling kota Seoul, Farrah kembali ke apartemen, membersihkan diri dan kemudian istirahat. Tak henti-hentinya dia terbangun, wajah Park Jimin yang tersenyum padanya kembali terlintas. " aaiiiissshhh.. kenapa kepikiran terus sihh.. ini baru sehari, coba kalau tiap hari ketemu. BTS belum lagi Nct, hadeehhh.. aku bisa gila... " celotehnya sambil mengacak rambutnya kasar.


Paginya Farah bangun kesiangan, gara-gara semalam tidak bisa tidur kepikiran park Jimin terus. Selesai bersiap dia berangkat kerja, Sesampainya ditempat kerja, Farah langsung menuju housekeeping pantry tempat menyimpan alat kebersihan, lalu memulai pekerjaannya.


Mulai dari ruang CEO kemudian manager sampai ruang latihan pun tidak luput dari jamahannya.


Bersama bitna, teman yang baru dia kenal, Farah pergi ke kantin untuk sarapan, karna memang tadi terburu-buru dan nggak sempat sarapan.

__ADS_1


" Bitnayaa.. kau sudah berapa lama kerja disini," tanya Farah pada teman barunya itu


" sudah hampir 3 tahun.. kamu pasti kerasan kerja disini, disini tempatnya oppa-oppa ganteng," jawabnya dan kemudian mereka tertawa bersama.


" Hay... kamu office girl disini.. apa kabar..?? tiba-tiba seorang park Jimin menghapiri Farrah mengulurkan tangannya sambil tersenyum." Ya ampun.. tampannya.. " gumam Farah dalam hati, nggak nyangka seorang park Jimin yang tiba-tiba menyapa nya dan menanyakan kabarnya.


Farah masih terdiam tidak percaya dengan apa yang dilihatnya. Sampai akhirnya, " Farrah " panggil bitna dengan menepuk punggung Farah..


Jimin, Jungkook dan V kebetulan sedang dikantin dan seperti nya mereka juga memesan sesuatu untuk dimakan.


"Hay.. aku baik," jawab Farah dan mereka berjabat tangan.


" kalau boleh tau siapa nama Nuna, dari kemaren jiminsii tak hentinya bertanya-tanya siapakah gerangan yang menabraknya." tanya taehyung bercanda


"ahh bisa aja kamu taehyungaa.." ujar Jimin malu.


Dan mereka tertawa bersama. Mereka berlima makan bersama dalam 1 meja, selesai makan Farah dan bitna kembali ke pantry untuk melanjutkan pekerjaan mereka. Jimin dkk pun melanjutkan latihan mereka.


Malam itu Jimin sengaja menunggu Farrah, Jimin tau Farah masih sibuk dengan pekerjaannya didalam. Waktu menunjukkan pukul 11 malam waktu Korea, Farah keluar dari kantor. Jimin tersenyum melihatnya dan kemudian menghampiri Farah, " farrahssiii.. kau akan pulang," sapa Jimin bertanya pada Farah.


" aniiyo.. saya hanya ingin mengajakmu pulang bareng, bagaimana..??


" maaf jiminsii, bukannya saya menolak, tapi.." baru saja Farrah ingin membicarakan Wisnu, Wisnu sudah datang dengan mobil sedannya tepat dihadapan Farah,


" Farah.. ayo naik, kita mampir makan dulu ya.. aku lapar" ujar Wisnu.


" iya Wisnu.. sebentar.." ucap Farah pada Wisnu, " ini yang tadi mau saya katakan, maaf jiminsii lain kali aja.." kata Farah memberi pengertian.


" I'ts okey.. lain kali kita bertemu lagi.. " ucapnya sambil melambaikan tangan dan pergi.


Di perjalanan pulang, perasaan Farah terus kepikiran Jimin, dia merasa tidak enak padanya. Karena keasyikan melamun, Farah tidak sadar kalau Wisnu mengajaknya bicara. sambil menepuk bahu Farah Wisnu berkata," hey.. melamun aja.." ucapnya dengan suara agak keras


"aaa.. apaa... maaf Wisnu kamu bicara apa tadi," tanyamu karna memang nggak tau dia bicara apa.

__ADS_1


"astaga.. Farrah,, aku heran aja, sejak kapan seorang park Jimin suka ngobrol sama office girl, apa karena kamu cantik ya,, trus dideketin gitu."


" aaahhh.. apaan sihhh.. tadi itu cuma ngobrol biasa, dia nawarin tumpangan sama aku wis.. itu aja.. "jawab Farrah tersenyum manis,


Wisnu merasa ada sesuatu dihatinya saat melihat senyum Farah, tapi dia sendiri tidak yakin dengan perasaanya.


Sementara ditempat lain, di Hannam the hill, apartemen tempat Jimin tinggal bersama ke 7 member bts yang lain. Mereka sedang dinner sambil berbincang


Tanpa sepengetahuan Jimin, Suga memperhatikan Jimin dan berkata "ada yang sedang jatuh cinta guysss, cinta pada pandangan pertama" sambil menepuk punggung Jimin


" Yongiaaaa.. aniyoo.." ucap Jimin ngeles.


" iya Hyung benar.. pas selesai latihan, Jimin nunguuin tuhh cewek keluar, pengen ngajak pulang bareng katanya," tukas seokji


" gimana nasib rose Jim, kalian kan belum putus.." tanya namjoon


" jangan ngomongin rose dong," ucap Jimin buang muka


Jimin masih merasakan sakit hati saat rose memilih untuk meninggalkan dan memilih berkarir di LA. Dia sangat kecewa dengan pilihan kekasihnya itu, mati-matian Jimin melupakan rose selama kurang lebih 3 tahun ini.


Dan kehadiran Farrah seperti obat yang menawarkan rasa sakit dihatinya.


Jimin masuk kamar, saat tiba-tiba RM menanyakan tentang rose padanya, saat ini perasaannya campur aduk mengingat semua kenangan indahnya bersama rose. Dalam hatinya jimin masih sering merindukan rose, tapi disisi lain dia sangat kecewa dengan keputusan rose yang meninggalkannya begitu saja.


Air matanya meleleh seketika, Jimin menyesal, dia mencintai orang yang sama sekali tidak peduli dengan perasaan nya.


" Jim.. kalau belum tidur..?? tanya Jungkook dari luar kamar Jimin


" belum.. masuklah.. " jawab Jimin sembari menghapus air matanya.


" ada apa.. kamu belum tidur.." tanya Jimin


" kau sedih.. teringat rose.. bukan kamu sendiri yang bilang, hungan kalian selesai sejak rose pergi ninggalin kamu, kenapa harus sedih siihhh.." jelas Jungkook dengan nada kesal.

__ADS_1


" sudahlah JK.. aku nggak mau bahas ini lagi, sudah larut sebaiknya kau juga tidur.." ucap Jimin dengan senyum simpul yang agak memaksa, dan meminta Jungkook tidur disebelahnya.


__ADS_2