Cinta 2 Negara

Cinta 2 Negara
Benih cinta itu tumbuh lagi


__ADS_3

Wisnu mengantar Farah ke Hannam the hills.


" terimakasih Wisnu.. bitna.. makasih ya.." katanya dengan melambaikan tangan pada kedua temannya itu.


Farah memasuki apartemen, menuju dapur karena lapar, dari tadi pagi dia belum makan apapun.


" kau sudah pulang..??? bagaimana tuan muda Jimin..???


" saya belum tahu nona.. semua orang tidak suka aku ada disana.. jadi aku pulang sebelum tuan Jimin bangun..


" farahsii.. apa benar dulu kau pacarnya tuan Jimin..??? dan kecelakaan itu terjadi karena mu.." tanya nona Shin kemudian menatap ajuma dan Farah penuh tanya


" nona Shin.. nona Farah dan tuan Jimin saling mencintai, mereka pasangan yang sangat serasi. ini bermula karena kedatangan nona rose " kata ajuma


" kenapa aku tidak pernah tau ajuma, aku sudah bekerja di sini sejak lama, yang aku tahu tuan Jimin dengan nona rose, dan nona rose meninggalkan tuan Jimin ke LA." kata nona Shin


farah hanya diam, segera dia habiskan makannya dan mencuci kembali piring kotor bekas makannya tadi.


" aku akan ke kamar j hope nona.. dia memintaku membersihkan kamar mandinya, setelah itu akan ku belikan bunganya." ucap Farah dan pergi meninggalkan nona Shin dan ajuma.


Dirumah sakit, Jimin pun bangun dari pingsannya.


" cagiya.. kau baik-baik aja..??? tanya rose


" Hyung.. kau sudah sadar..??? tanya taehyung juga


Jimin menampik tangan rose yang hampir memegang wajahnya. Jimin tidak merasa senang dengan keberadaan rose di ruangannya.


" aku ada dimana..??? kenapa perempuan ini disini..?? mana Farah..??? be.. be.. kau diman be.." teriak Jimin memanggil Farah dan mencarinya.


" kau sudah kembali Jim.. ingatanmu kembali Jim.. ??? tanya JK girang


" apa itu benar Jim..?? taehyung juga bertanya karena penasaran.


Rose kebingungan dengan sikap Jimin yang berubah seperti saat pertama dia pulang sebelum kecelakaan itu terjadi.


" aku rose oppa.. calon istrimu.." ucap rose mencoba meyakinkan Jimin


" sejak kapan aku memilihmu menjadi istriku.. taehyungaa katakan pada nya aku tidak mau diganggu, suruh dia keluar " kata Jimin sembari memalingkan wajahnya.


" keluarlah rose.. " ucap taehyung lirih


RM menarik tangan rose dan membawanya keluar ruangan Jimin.


" oppa.. bagaimana ini..?? kata rose sambil berkacak pinggang


" kau tenang, aku akan pikirkan cara agar Jimin kembali padamu.." ucap RM memeluk sepupunya itu.


" Jimin sudah sadar.. bagaimana kondisinya, " kata j hope yang baru saja datang bersama seokjin.

__ADS_1


" ohhh.. Jimin baik-baik saja, lihat lah dia.." kata RM


j hope dan jin tersenyum dan masuk keruangan Jimin.


" saat kita pulang nanti kamu akan segera ketemu farah, Farah pasti akan senang saat tau ingatanmu sudah kembali." kata taehyung


" apa.. kau mengingat semuanya Jim..?? tanya seokjin


" belum semua Hyung.. tapi aku sudah mulai ingat semua sebelum kecelakaan. "kata Jimin sambil membenarkan posisi duduknya.


Seokjin senang akhirnya ingatan Jimin kembali walau baru sebagian. Dia berharap Farah akan menepati janjinya untuk tidak terlalu dekat dengan Jimin.


Farah masih sibuk dengan kamar mandi j hope.


" kamar mandi masih bersih juga suruh bersihin lagi.. hemmm.." kata Farah ngedumel


Setelah selesai kembali ke kamarnya untuk mandi, dan setelah itu berangkat ke apotek beli obat-obatan untuk Suga dan taehyung. Kemudian beli bunga, sesuai permintaan JK


sampai di apotek ponsel Farah berbunyi, " iya.. ada apa tuan V..???


" kau dimana..?? masih sibuk..?? tanya taehyung


" ooo.. aku di apotik beli obat untukmu, tuan muda Jimin sama tuan muda Suga. Ada apa..??? kata Farah yang kembali bertanya


" tidak.. kalau sudah selesai, cepet pulang, ada yang menunggumu.." ucap taehyung kali ini dengan nada yang membuat Farah penasaran.


" bagaimana kondisi tuan muda Jimin.. ??? dia baik-baik saja kan.. " tanya Farah


Farah menyelesaikan tugasnya dan secepatnya pulang. Ponselnya kembali berdering, kali ini dari appanya, " apa kabar sayang.. ?? kenapa tidak datang berkunjung.. bagaimana kabar kakakmu seokjin..??? tanya appa nya


" appa.. aku baik, seokjin oppa juga baik. Appa sudah makan..?? kata Farah


" appa akan makan setelah rapat dewan ini nanti." jawab tuan Kim


" appa jangan telat makan, maafkan aku appa, Farah belum bisa merawat appa dengan baik, appa jaga kesehatan ya.." kata Farah sebelum menutup telponnya.


Jam 8 malam waktu Korea, Farah sampai apartemen, dia masuk ke dapur dulu untuk menaruh bahan makanan dikulkas. Setelah itu dia berjalan menuju studio untuk mencari Suga dan V.


Ternyata benar mereka berdua ada di sana.


" ini obat kalian.. " kata Farah menyerahkan obat dan kemudian pergi meninggalkan kan suga dan taehyung.


" kenapa taehyung diam, tadi ditelpon dia menyuruh ku cepat pulang tapi sekarang kenapa diam." gumam Farah sambil menaikkan bahunya.


Dilihatnya kembali V dan Suga masih asyik dengan laptopnya masing-masing, dan Farah tidak berani untuk bertanya macam-macam.


Taehyung yang menyadari kegelisahan Farah, dia tersenyum puas.


Farah berjalan menuju kamar Jimin, dia mengetuk pintu.

__ADS_1


" masuk saja.." jawab Jimin dari dalam.


" maaf tuan ini obat yang kau minta, " ucap Farah dengan memberikan kantung berisi obat itu pada Jimin, dan segera ingin meninggalkan kamar Jimin


" tunggu.. kau sangat tidak sopan bukannya sebelum majikan memerintahkan untuk pergi sebaiknya kau tidak pergi." kata Jimin menggoda Farah.


" maaf.. apa masih ada yang kau minta..??? tanya Farah


" tentu saja.. aku ingin makan masakan Indonesia, soto... iya soto daging, kau bisa kan..?? tanya Jimin.


Farah menatap wajah Jimin, " soto.. apa kau ingat sesuatu Jim.. tentang dulu kau sangat suka dengan masakan soto buatanku." gumam Farah dalam hati


" kenapa melamun.. ayo buatkan.. aku sangat lapar ini..!!


Farah tidak berkata apapun, dia hanya mengangguk dan meninggalkan kamar Jimin


Di dapur Farah memasak soto untuk Jimin, ajuma yanh kebetulan masuk dapur, bertanya padanya, " farahsii.. masak apa malam begini..?? kau lapar..?? tanya ajuma


" Jimin tiba-tiba ingin makan soto, ajuma.. apa terjadi sesuatu saat aku pergi tadi..??? apa Jimin mengingat sesuatu tentang aku.. ???


" tidak terjadi apa-apa, o... apa hubungannya soto sama ingatan tuan muda Jimin..??? tanya ajuma


" dulu Jimin sangat suka soto buatanku, aku pikir dia ingin makan soto karena ingat padaku.." ucap Farah dengan wajah kecewa.


"oo... begitu.. " jawab ajuma


" aku ke kamar tuan Jimin dulu ajuma." ucap Farah setelah selesai memasak.


s k i p


Farah mengetuk kamar Jimin, " masuklah farahsii.." ,jawab Jimin dari dalam kamar.


" sotonya sudah siap tuan, silahkan di makan, saya mau permisi ke kamar saya." ucap Farah sambil berjalan keluar kamar.


" tunggu bee.. " kata Jimin


Farah sangat terkejut mendengar Jimin memanggilnya dengan panggilan " bee "


" kau memanggil ku apa tuan..?? apa kau sudah ingat..??? kau mengingatku tuan Jimin." tanya Farah meneteskan air mata.


" jangan menangis bee..!! aku tidak sanggup melihat air matamu. " ucap Jimin dengan memeluk Farah


Jimin membawa Farah ke pelukannya, semakin erat, semakin lama dan dalam.


Farah tidak bisa berkata apapun, dia hanya menangis menahan betapa rindunya dia pada Jimin.


" maafkan aku bee.. aku sangat menyakiti mu saat aku kehilangan ingatanku.." ucap Jimin


" aku yang salah, aku yang menyebabkan kecelakaan itu, kalau saja aku tidak egois, kau tii..." ucapan Farah terpotong karena Jimin membungkam b*b*r farah dengan ciuman.

__ADS_1


** to be continue **


__ADS_2