Cinta 2 Negara

Cinta 2 Negara
S Y O K


__ADS_3

Jimin pulang ke Busan di temani taehyung, mereka berangkat dari rumah sakit Seoul.


Ponsel Jimin berbunyi, telpon dari ayahnya.


" ya appa.." tanya Jimin


" kamu dimana nak..?? kata ayah Jimin


" perjalanan ke Busan appa.. Jimin mau pulang, " Jawab Jimin


" o.. iya baiklah.. appa tunggu." ucap appanya.


" iya appa.." jawab Jimin


Jimin menutup telponnya.


Setelah sejam Jimin dan V sampai di rumah Jimin. Jimin di minta ayahnya untuk langsung pulang ke rumah, karena ibunya sudah pulang dari rumah sakit.


Di rumah sakit tempat Farah di rawat.


Kebetulan sore itu Farah sendiri di kamar inapnya, ayahnya pulang ke rumah, sedangkan jin sedang ada latihan.


Rose datang mengunjungi nya, " Sore farahsii.." ucapnya saat masuk ke dalam ruangan Farah.


" kau.. ada apa datang kesini..?? kata Farah kaget dengan kedatangan rose


Sambil mendekati Farah, rose bertanya," bagaimana keadaanmu.. aku turut berbelasungkawa ya.. kamu jangan sedih terus.. " ucap rose


" maksudmu berbelasungkawa, apa ya..??? tanya Farah


" kamu nggak tau..?? atau belum di kasih tahu..?? kan kamu keguguran.. !! kata rose dengan nada sinis


" apa.. nggak mungkin.. itu nggak benar..


" kalau kamu nggak percaya tanya saja saja sama dokter yang merawat kamu.." kata rose


Farah histeris, dia menangis sejadinya. Farah segera turun dari tempat tidurnya dan berlari keruangan dokter. Rose keluar dengan tawa bahagia.


" kau pikir derita kamu akan cukup sampai di sini, aku akan buatmu lebih menderita lagi Farah" gumam rose


Farah sampai di ruangan dokter, dokter ma kaget melihat Farah masuk ke ruangannya dengan nafas tersengal tanpa alas kaki.


" katakan dokter, apa aku keguguran.. apa itu benar..??? tanya Farah


" tenang farahsii.. aku akan telpon ayahmu ya..


" katakan dokter.." ucap Farah berteriak keras.


" maafkan aku, bukan maksud kami semua menyembunyikan ini darimu, kau masih lemah, kondisi mental dan psikis mu masih belum stabil, jadi kami masih merahasiakan ini darimu Farah." ucap dokter ma, dia memegang pundak Farah meyakinkan nya agar Farah tenang.

__ADS_1


Tangisnya tak tak terbendung mendengar penjelasan dokter ma, tubuhnya lemas, Farah jatuh terduduk di lantai. Dia menangis sejadi-jadinya sambil memegangi perutnya.


Dokter ma meminta Farah untuk berdiri dan duduk di sofa, namun Farah menolak. Farah hanya diam bersimpuh, air matanya tak berhenti mengalir.


Dokter ma membiarkan Farah seperti itu untuk sementara waktu, dia mencoba menelpon tuan Kim namun tidak ada jawaban," mungkin dia sibuk, aku akan menghubungi seokjin saja" gumamnya.


" iya dokter ada apa..??? jawab seokjin.


" cepat lah kemari, yang kita takutkan akhirnya terjadi, jin.. aku akan ceritakan setelah kau sampai sini." ucap dokter ma


Seokjin langsung berangkat ke rumah sakit ditemani JK dan Suga.


S K I P perjalanan ke rumah sakit


Setelah sampai seokjin, JK dan Suga segera ke ruangan dokter ma.


" Farah.. berdiri.. ayo.. duduk dulu ya.. " ucap jin sambil membopong tubuh Farah dan mendudukkannya di sofa.


" kita bicara sebentar diluar jin, " pinta dokter ma


" di sini saja dokter, aku akan mendengarkan juga, bukannya yang ingin kau bicarakan ada kaitannya denganku..?? ucap Farah


" farahsii.. biarkan dokter bicara dengan jin Hyung dulu, aku antar kau ke kamarmu ya.." ajar JK


" tidak perlu.." jawab Farah, " aku akan mendengarkan dokter," ucapnya lagi.


" baiklah, " dokter ma mulai menjelaskan, " Farah histeris karena dia sudah tahu yang sebenarnya, kalau dia mengalami keguguran. saya ingin memeriksanya lebih lanjut namun Farah menolak untuk saya sentuh. saya hanya melihat, sepertinya Farah mengalami syok yang cukup berat." kata dokter


" trus apa yang harus saya lakukan dok..?? tanya jin pada dokter..


" siapa yang memberitahu mu Farah...?? tanya Suga


Farah hanya diam sesaat kemudian menangis histeris,


" anakku mana oppa..?? anakku mana oppa..?? tangisnya semakin menjadi saat ayahnya datang.


Farah memeluk ayahnya sambil menangis tersedu.


" sudah sayang jangan nangis lagi.. appa sedih lihat kamu nangis sayang.." ucap tuan Kim sambil mengelus rambut putrinya itu.


" siapa yang ngasi tahu kamu sampai kamu syok berat kayak gini..?? tanya jin


" rose datang padaku appa.. dia mengatakan semua nya appa.. " ucap Farah sambil menangis.


" apa.. rose..?? rose yang mengatakan ini padamu..??? kata seokjin tidak percaya dengan apa yang dia dengar dari adiknya.


" iya oppa.. " jawab Farah dengan tangis yang semakin histeris.


Jimin datang bersama taehyung, karena Suga yang menelpon Jimin, dia memberitahu Jimin tentang kondisi Farah saat ini. Jimin memeluk Farah, berkali-kali dia mencium ujung kepala Farah.

__ADS_1


" kamu tenang ya.. aku di sini.. aku nggak akan ninggalin kamu bee.." ucap Jimin


Farah melepaskan pelukan Jimin," aku dikelilingi orang-orang yang baik dan sayang sama aku, tapi ternyata mereka lebih jahat dari orang yang sudah membuatku menderita. kenapa kau juga diam oppa..???


teriak Farah


" maafkan aku bee.. dokter melarang ku mengatakan ini padamu, karena waktunya belum tepat." ucap Jimin.


" aku mau pulang appa.. aku bisa semakin stres kalau lama-lama di sini. aku mau pulang sekarang." pinta Farah.


" kita tanya dokter dulu ya.." ucap appanya


" aku mau pulang sekarang, " kata Farah lagi sambil menarik selang infus yang tertancap di pergelangan tangan nya.


" apa yang kau lakukan bee..?? tanya Jimin dengan nada tinggi.


Seokjin pergi memanggil dokter ma dan memintanya untuk segera ke ruangan Farah.


" suster tolong.. beri dia obat penenang." pinta dokter ma


" baik dok.." jawab perawat


Perlahan Farah mulai tenang, Jimin meneteskan air mata melihat kondisi farah yang sangat menderita,


Jimin keluar dari kamar Farah, dia merasa sakit melihat orang yang di cintainya tersiksa, sedangkan dia tidak bisa berbuat apa-apa. JK mengikutinya dari belakang, dia tahu hati Hyung nya saat ini mungkin sangat hancur.


" aku akan menikahinya.. kali ini aku nggak akan menunggu lagi, apapun yang terjadi.." ucap Jimin saat JK menepuk pundaknya.


JK menganggukkan kepala dan tersenyum mendengar ucapan Jimin.


Malam itu Farah pulang dari rumah sakit, dia pulang kerumah appanya, Jimin ikut menemani Farah sampai di rumahnya.


" samchon.. aku berniat ingin melamar Farah, aku ingin menikah nya, " ucap Jimin meminta ijin pada ayah Farah dan seokjin.


" benarkah kau ingin menikahi putriku..??


" iya aku serius, aku tidak ingin kehilangannya lagi.


" selamat ya.. aku sangat senang," ucap jin sambil memeluk calon adik iparnya.


Malam ini Jimin menginap di rumah seokjin, dia ingin menjaga Farah dan memastikan dia benar-benar tidur dengan nyenyak.


" Bee.. besok aku akan resmi melamarmu, aku akan menjadikan mu ratuku seumur hidupku". ucap Jimin lirih, dia membelai lembut rambut Farah. Senyumnya terus mengembang di bibirnya. Pandangannya hanya tertuju pada gadi pujaan nya itu.


" aku janji bee.. aku nggak akan membuatmu sakit lagi, aku akan selalu membuatmu bahagia." gumamnya dalam hati.


Rasa kantuk sudah melandanya, Jimin memejamkan matanya dan tertidur disamping Farah.


** to be continue **

__ADS_1


__ADS_2